Pemerintah AS Mulai Investasi Komputasi Kuantum, IBM Dapat Dana Jumbo
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.(AFP/NATHAN HOWARD)
09:24
22 Mei 2026

Pemerintah AS Mulai Investasi Komputasi Kuantum, IBM Dapat Dana Jumbo

– Pemerintah AS memperluas portofolio investasi strategis mereka dengan masuk ke industri komputasi kuantum atau quantum computing.

Mengutip Yahoo Finance, Jumat (22/5/2026), Pemerintah AS mengumumkan akan memberikan hibah kepada sembilan perusahaan komputasi kuantum dengan imbalan kepemilikan saham minoritas.

Langkah tersebut menandai masuknya teknologi kuantum ke dalam daftar sektor strategis yang mendapat dukungan investasi pemerintah AS, setelah sebelumnya mencakup industri semikonduktor, baja, energi nuklir, dan mineral tanah jarang.

Baca juga: Trump Berencana Telepon Presiden Taiwan Lai Ching-te, Hubungan AS-China Memanas?

Kebijakan itu juga mempertegas meningkatnya peran komputasi kuantum dalam strategi keamanan nasional Amerika Serikat.

Pemerintahan Trump dalam setahun terakhir memang aktif menanamkan modal di berbagai sektor yang dinilai penting bagi daya saing ekonomi dan keamanan negara.

Pemerintah AS menyebut strategi tersebut tidak hanya bertujuan mendukung industri strategis, tetapi juga membuka peluang keuntungan investasi bagi negara.

Sebelumnya, pemerintah AS memperoleh golden share dalam kesepakatan akuisisi perusahaan baja US Steel oleh Nippon Steel. Pemerintah juga mengambil kepemilikan sebesar 8 persen di perusahaan energi nuklir Westinghouse.

Baca juga: Ahmadinejad, Trump, dan Ujian Politik Iran

Salah satu investasi paling menonjol dilakukan pada produsen chip Intel.

Sejak investasi tersebut diumumkan pada Agustus tahun lalu, harga saham Intel mencatat lonjakan signifikan dan menghasilkan keuntungan belum terealisasi bagi pemerintah AS yang disebut mencapai lebih dari 40 miliar dollar AS.

Trump bahkan sempat menyinggung keberhasilan investasi tersebut melalui media sosialnya bulan lalu.

Mirip strategi investasi mineral tanah jarang

Skema investasi komputasi kuantum dinilai memiliki pola serupa dengan pendekatan pemerintah AS di sektor mineral tanah jarang.

Selama beberapa tahun terakhir, Amerika Serikat (AS) berupaya mengurangi ketergantungan terhadap dominasi China dalam rantai pasok mineral tanah jarang, yang menjadi komponen penting bagi industri elektronik modern.

Pemerintah AS sebelumnya telah mengambil kepemilikan saham di sejumlah perusahaan mineral strategis, termasuk produsen magnet Vulcan Elements, perusahaan tambang MP Materials, serta USA Rare Earth.

Baca juga: Xi Jinping Akan Berkunjung ke Korea Utara, Bahas Masalah Donald Trump

Secara keseluruhan, pemerintahan Trump diketahui memiliki kepemilikan saham antara 5 persen hingga 15 persen di sedikitnya lima perusahaan tanah jarang.

Model investasi tersebut serupa dengan rencana pendanaan komputasi kuantum, yakni pemerintah menyalurkan hibah kepada perusahaan teknologi berisiko tinggi atau masih berkembang, dengan imbalan kepemilikan saham minoritas.

IBM terima dana terbesar

Dari total nilai investasi 2 miliar dollar AS, sekitar 1 miliar dollar AS dialokasikan untuk proyek baru IBM.

Namun investasi pemerintah tidak masuk langsung ke perusahaan induk IBM. Melainkan kepada perusahaan baru bernama Anderon, entitas independen yang dibentuk IBM untuk membangun fasilitas manufaktur chip kuantum khusus pertama di Amerika Serikat.

Baca juga: Trump dan Netanyahu Dilaporkan Cekcok di Telepon Bahas Perang Iran

Fasilitas tersebut direncanakan berlokasi di Albany, New York.

IBM menjelaskan Anderon akan beroperasi sebagai perusahaan mandiri. Juru bicara IBM menegaskan kepemilikan pemerintah hanya berlaku pada Anderon dan tidak mencakup IBM secara langsung.

Selain IBM, perusahaan manufaktur semikonduktor GlobalFoundries memperoleh pendanaan sebesar 375 juta dollar AS. Nilai tersebut diperkirakan akan menghasilkan kepemilikan pemerintah sekitar 1 persen saham perusahaan.

Sejumlah perusahaan lain juga memperoleh pendanaan masing-masing 100 juta dollar AS, termasuk D-Wave Quantum, Rigetti Computing, dan Infleqtion.

Secara keseluruhan, sembilan perusahaan menerima pendanaan dengan syarat pemerintah AS memperoleh saham minoritas tanpa hak pengendalian.

Pemerintah menyebut skema tersebut dirancang untuk meningkatkan manfaat ekonomi bagi pembayar pajak AS sekaligus memperkuat posisi negara dalam pengembangan teknologi strategis masa depan.

Pengumuman investasi itu turut mengangkat saham perusahaan-perusahaan terkait. Saham IBM tercatat melonjak lebih dari 7 persen, sementara beberapa perusahaan lain di sektor tersebut naik hingga 20 persen.

Tag:  #pemerintah #mulai #investasi #komputasi #kuantum #dapat #dana #jumbo

KOMENTAR