TPIA, BBCA, hingga AMMN Jadi Sasaran Jual Investor Asing
– Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) besar-besaran di pasar saham Indonesia sepanjang pekan 25–29 Mei 2026. Nilai jual bersih asing mencapai sekitar Rp 12,43 triliun seiring pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terkoreksi 0,56 persen menjadi 6.127,381 pada penutupan perdagangan Jumat (29/5/2026), dari level 6.162,045 pada pekan sebelumnya.
Pada perdagangan terakhir pekan tersebut, investor asing membukukan net sell sebesar Rp 8,519 triliun. Sementara secara akumulatif sepanjang tahun 2026, nilai jual bersih investor asing telah mencapai Rp 53,971 triliun.
Baca juga: IHSG Turun 0,56 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp 10.729 Triliun
Data RTI menunjukkan sejumlah saham berkapitalisasi besar menjadi sasaran utama aksi jual investor asing selama periode 25–29 Mei 2026.
TPIA, BBCA, dan AMMN paling banyak dilepas
Saham yang paling banyak dijual investor asing selama sepekan adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan nilai jual bersih mencapai Rp 2,5 triliun.
Di posisi berikutnya terdapat PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 2,3 triliun dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp 2 triliun.
Berikut daftar saham dengan nilai net sell asing terbesar sepanjang pekan:
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp 2,5 triliun
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 2,3 triliun
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 2 triliun
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 907,9 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 888,3 miliar
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT): Rp 641,4 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN): Rp 532,1 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp 373,8 miliar
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 340,7 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 266,6 miliar
Baca juga: 10 Saham IHSG Net Buy Terbesar Investor Asing Jumat (29/5), Emiten Multisektor Berjaya
IHSG melemah, transaksi justru meningkat
Meski IHSG berada di zona merah, aktivitas transaksi di BEI justru menunjukkan peningkatan nilai perdagangan.
BEI mencatat rata-rata nilai transaksi harian selama periode 25–29 Mei 2026 naik 30,37 persen menjadi Rp 28,38 triliun, dibandingkan Rp 21,77 triliun pada pekan sebelumnya.
Kenaikan aktivitas transaksi tersebut turut mendorong kapitalisasi pasar BEI meningkat 0,88 persen menjadi Rp 10.729 triliun dari Rp 10.635 triliun pada pekan sebelumnya.
Namun, dari sisi aktivitas perdagangan, rata-rata frekuensi transaksi harian turun 10,87 persen menjadi 2,11 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,37 juta kali transaksi.
Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian menyusut 15,6 persen menjadi 30,95 miliar saham dibandingkan 36,67 miliar saham pada pekan sebelumnya.
Pada perdagangan Jumat (29/5/2026), IHSG ditutup melemah tipis 0,05 persen ke level 6.127,38 dibandingkan hari sebelumnya.
Baca juga: Saham Dell Melonjak 33 Persen, Demam AI Dorong Wall Street ke Rekor Tertinggi
BEI dorong standar keterbukaan emiten
Di tengah dinamika perdagangan dan derasnya arus dana asing keluar dari pasar saham domestik, BEI terus mendorong penguatan tata kelola dan transparansi emiten.
Salah satunya dilakukan melalui penyelenggaraan Strategic Leadership Dialogue bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) pada Selasa (26/5/2026).
Forum bertema "Standar Pengungkapan Keberlanjutan (SPK) dalam Membangun Kepercayaan Pasar Modal Indonesia" tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman perusahaan tercatat mengenai implementasi standar pengungkapan keberlanjutan yang selaras dengan standar global IFRS S1 dan IFRS S2.
Dalam forum tersebut, para pemangku kepentingan menekankan pentingnya peran direksi dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan manajemen risiko perusahaan.
Sebagai dukungan terhadap implementasi standar tersebut, BEI juga terus mengembangkan infrastruktur pelaporan keberlanjutan melalui sistem SPE-IDXnet dan situs IDX Sustainability guna menyediakan data ESG yang lebih transparan dan berkualitas bagi investor.
Tag: #tpia #bbca #hingga #ammn #jadi #sasaran #jual #investor #asing