PIS Dorong Literasi Kemaritiman Lewat Ocean LiteraSEA 2.0
PT Pertamina International Shipping (PIS) kembali melanjutkan program Ocean LiteraSEA melalui penyelenggaraan Ocean LiteraSEA 2.0 - Workshop Guru Empatik dan Pembelajaran Interaktif.(DOK. PERTAMINA INTERNATIONAL SHIPPING)
21:36
2 Juni 2026

PIS Dorong Literasi Kemaritiman Lewat Ocean LiteraSEA 2.0

PT Pertamina International Shipping (PIS) kembali melanjutkan program Ocean LiteraSEA melalui penyelenggaraan Ocean LiteraSEA 2.0 - Workshop Guru Empatik dan Pembelajaran Interaktif.

Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pendidikan kemaritiman di wilayah pesisir Indonesia.

Kegiatan kick-off program tersebut digelar secara hybrid di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.

Baca juga: Kapal PIS Tertahan di Teluk Arab, Belum Bisa Lintasi Selat Hormuz

Ilustrasi laut dalam Ilustrasi laut dalam

Program ini melibatkan guru-guru dari berbagai daerah di Indonesia serta dilaksanakan bersama Yayasan Inovasi Muda Indonesia sebagai mitra implementator.

Selain itu, kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan UPI, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta BPPMPV KPTK Gowa.

Kolaborasi tersebut menjadi wadah bagi berbagai pihak untuk membahas penguatan pendidikan kemaritiman, pembelajaran interaktif, pendekatan guru empatik, hingga pengembangan perangkat pembelajaran yang inklusif dan kontekstual bagi sekolah-sekolah pesisir Indonesia.

Penguatan kapasitas guru di wilayah pesisir

Melalui Workshop Guru Empatik dan Pembelajaran Interaktif, para guru jenjang SD, SLB, SMA, dan SMK memperoleh penguatan kapasitas dalam mendesain pembelajaran berbasis lingkungan pesisir.

Baca juga: Konflik Timur Tengah Memanas, PIS Pantau 4 Kapal dan Pekerja

Program ini juga mendorong integrasi isu kemaritiman ke dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Tidak hanya itu, para peserta mendapatkan pembekalan terkait pengembangan media ajar kreatif dan kontekstual, penggunaan metode storytelling dan experiential learning, serta penguatan komunikasi empatik dan pendekatan sosial emosional dalam kegiatan pembelajaran.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu guru menghadirkan proses pembelajaran yang lebih relevan dengan kondisi lingkungan tempat siswa tinggal, khususnya di kawasan pesisir yang memiliki keterkaitan erat dengan sektor kelautan.

Ilustrasi pesisir.freepik Ilustrasi pesisir.

Pendidikan sebagai bagian dari upaya menjaga laut

Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan, sebagai perusahaan yang bisnisnya tumbuh dan beroperasi di laut, perseroan memandang upaya menjaga keberlanjutan laut tidak hanya dilakukan melalui operasional perusahaan yang bertanggung jawab, tetapi juga melalui pendidikan.

Baca juga: Iran-Israel Perang, Pertamina Evakuasi Armada dan Kru Kapal PIS dari Area Teluk

“Melalui Ocean LiteraSEA, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini kepada generasi muda pesisir bahwa laut adalah masa depan yang harus dijaga bersama,” ujar Vega dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2026).

Menurut dia, pendidikan menjadi salah satu sarana untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga ekosistem laut dan lingkungan pesisir yang menjadi sumber penghidupan masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Dikaitkan dengan agenda pembangunan berkelanjutan

Vega menjelaskan, Ocean LiteraSEA juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan global atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Ia menyebutkan, program tersebut berkaitan dengan tujuan keempat SDGs mengenai pendidikan berkualitas, tujuan ke-13 mengenai penanganan perubahan iklim, dan tujuan ke-14 mengenai ekosistem laut.

Baca juga: Danantara Wajibkan Pelni, PIS, ASDP Beli Kapal dari PT PAL

Selain itu, program ini disebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi biru (blue economy), yang menempatkan keberlanjutan ekosistem laut sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi sekaligus kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berharap program ini dapat menciptakan efek berkelanjutan, di mana para guru menjadi penggerak lahirnya generasi yang lebih peduli terhadap laut dan lingkungan,” kata Vega.

Menjangkau ribuan siswa dan puluhan sekolah

Program Ocean LiteraSEA pertama kali diinisiasi pada 2023. Sejak saat itu, program tersebut telah menjangkau 69 sekolah pesisir dan memberikan manfaat kepada lebih dari 3.607 siswa.

Selain menjangkau ribuan siswa, program tersebut juga telah merevitalisasi 25 perpustakaan, menghadirkan lebih dari 15 beasiswa pelaut setiap tahun, serta menghasilkan 41 sertifikasi guru.

Baca juga: PIS Angkut 170 Miliar Liter BBM dan LPG Sepanjang 2025

Melalui Ocean LiteraSEA 2.0, PIS menyatakan kembali komitmennya untuk berkontribusi tidak hanya pada sektor maritim dan logistik energi, tetapi juga dalam pembangunan sosial melalui pendidikan bagi masyarakat pesisir Indonesia.

Program tersebut diharapkan dapat membantu membangun generasi muda yang memiliki kesadaran maritim, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan menghadapi tantangan masa depan secara berkelanjutan.

Tag:  #dorong #literasi #kemaritiman #lewat #ocean #literasea

KOMENTAR