IPO SpaceX Bisa Jadi yang Terbesar, Harga Saham Dipatok 135 Dollar AS
SpaceX tengah menyiapkan IPO pada 2026 dengan target dana lebih dari 25 miliar dollar AS. Jika terealisasi, valuasi perusahaan Elon Musk itu bisa melampaui 1 triliun dollar AS.(X/@SpaceX)
12:12
3 Juni 2026

IPO SpaceX Bisa Jadi yang Terbesar, Harga Saham Dipatok 135 Dollar AS

SpaceX berencana menetapkan harga saham penawaran umum perdana atau initial public offering, IPO, sebesar 135 dollar AS per saham.

Nilai tersebut setara sekitar Rp 2,42 juta per saham, dengan kurs Rp 17.927 per dollar AS.

SpaceX merupakan perusahaan roket dan komunikasi satelit milik Elon Musk.

Dilaporkan Reuters pada Rabu (3/6/2026), sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebut SpaceX ingin menghimpun dana 75 miliar dollar AS dari IPO ini. Nilai tersebut setara sekitar Rp 1.344,5 triliun.

Perusahaan berencana menjual 555,6 juta saham.

Dua sumber lain menyebut SpaceX menargetkan valuasi 1,75 triliun dollar AS. Nilai tersebut setara sekitar Rp 31.372,3 triliun.

Baca juga: Anthropic Bersiap IPO, Valuasi Tembus Rp 17.256 Triliun

Rencana IPO ini menjadi perhatian pasar karena SpaceX berpotensi memimpin gelombang perusahaan swasta besar yang bersiap masuk bursa.

Pasar publik juga diperkirakan akan diuji perusahaan kecerdasan buatan, seperti OpenAI dan Anthropic, setelah beberapa tahun minim IPO jumbo.

SpaceX ingin mencetak rekor melalui IPO tersebut.

Perusahaan juga mengambil langkah tidak lazim dengan menetapkan harga saham sebelum presentasi kepada investor dan proses bookbuilding.Elon Musk menyatakan bahwa SpaceX dan Tesla berencana membangun dua pabrik chip canggih di kawasan Austin, Texas, Amerika Serikat (AS).AFP/BRENDAN SMIALOWSKI Elon Musk menyatakan bahwa SpaceX dan Tesla berencana membangun dua pabrik chip canggih di kawasan Austin, Texas, Amerika Serikat (AS).

Perusahaan yang akan go public biasanya menetapkan kisaran harga lebih dulu.

Kisaran itu digunakan untuk mengukur minat investor dan memberi ruang penyesuaian harga sebelum saham mulai diperdagangkan.

Permintaan yang kuat biasanya mendorong harga akhir ke batas atas kisaran.

Harga juga bisa ditetapkan di atas kisaran jika minat investor sangat besar.

Roadshow investor SpaceX dimulai pada Kamis (4/6/2026). Sebelumnya, perusahaan telah menggelar beberapa pertemuan uji coba dengan investor.

Baca juga: Jelang IPO, SpaceX Disebut Berpeluang Dimerger dengan Tesla

Misi Mars dan pusat data luar angkasa

Musk juga mengubah banyak pakem IPO melalui rencana SpaceX.

Perubahan itu mencakup alokasi lebih besar untuk investor ritel, dorongan agar saham lebih cepat masuk indeks, serta rancangan tata kelola yang menjaga kontrol pendiri tetap kuat.

Valuasi SpaceX bergantung pada teknologi dan pasar yang sebagian besar belum terbentuk.

Prospek itu mencakup misi Mars hingga pusat data kecerdasan buatan di luar angkasa.

Reuters sebelumnya melaporkan, SpaceX mempertimbangkan alokasi hingga 30 persen saham IPO untuk investor individu.

Porsi ritel sebesar itu tidak biasa untuk IPO besar.

Langkah tersebut dinilai bertujuan memanfaatkan basis pengikut Musk dan memperluas kepemilikan saham perusahaan.

IPO SpaceX diperkirakan berbentuk penawaran saham baru. Artinya, seluruh dana hasil IPO akan masuk ke perusahaan.

Pemegang saham lama tidak bisa menjual saham mereka melalui IPO tersebut.

Salah satu sumber menyebut Musk wajib memegang saham SpaceX miliknya selama 366 hari setelah IPO.

Ketentuan itu menjadi sinyal komitmen Musk kepada investor.

Dana hasil IPO akan digunakan untuk sejumlah kebutuhan.

Salah satunya memperluas sumber daya komputasi kecerdasan buatan dan jaringan satelit SpaceX.

SpaceX bergabung dengan startup kecerdasan buatan milik Musk, xAI, pada awal tahun ini.

Kesepakatan itu memberi nilai SpaceX sebesar 1 triliun dollar AS atau sekitar Rp 17.927 triliun.

Pengembang chatbot Grok AI tersebut mendapat valuasi 250 miliar dollar AS. Nilai itu setara sekitar Rp 4.481,8 triliun.

Valuasi tinggi, bisnis belum semuanya untung

SpaceX tidak memiliki perusahaan pembanding langsung. Kondisi ini membuat penilaian valuasinya terbuka untuk ditafsirkan.

Morningstar memberi nilai 780 miliar dollar AS untuk SpaceX. Nilai tersebut setara sekitar Rp 13.983,1 triliun.

Angka itu 48 persen lebih rendah dari valuasi pasar privat SpaceX saat ini, menurut catatan riset tertanggal 1 Juni.

Sebagian besar nilai SpaceX berasal dari bisnis komunikasi satelit Starlink.

Segmen ini menjadi pendorong utama pendapatan, laba, dan pertumbuhan perusahaan pada tahun lalu.

Meski begitu, SpaceX mengaitkan sebagian besar prospek pertumbuhannya dengan kecerdasan buatan.

Rencana tersebut bergantung pada teknologi yang belum dikembangkan sepenuhnya.

Salah satunya pusat data bertenaga surya di luar angkasa. SpaceX menargetkan potensi pasar 28,5 triliun dollar AS. Nilai tersebut setara sekitar Rp 510.919,5 triliun, menurut laporan Reuters sebelumnya.

Dengan valuasi 1,75 triliun dollar AS dan pendapatan 18,67 miliar dollar AS pada 2025, SpaceX akan diperdagangkan dengan rasio harga terhadap pendapatan 93,7 kali. Pendapatan tersebut setara sekitar Rp 334,7 triliun.

Sebagai perbandingan, perusahaan luar angkasa Rocket Lab diperdagangkan pada rasio 118 kali.

Perusahaan analisis data Palantir Technologies berada pada 81 kali. Tesla berada di kisaran hampir 17 kali.

SpaceX belum bisa dinilai dengan rasio harga terhadap laba karena perusahaan masih mencatat kerugian bersih pada tahun lalu.

Gelombang IPO jumbo

IPO SpaceX diperkirakan menjadi pembuka gelombang IPO besar.

SpaceX, OpenAI, dan Anthropic secara bersama sama berpotensi menambah kapitalisasi pasar hampir 4 triliun dollar AS ke pasar publik. Nilai tersebut setara sekitar Rp 71.708 triliun.

Kondisi itu juga akan meningkatkan persaingan untuk menarik dana investor.

Bagi banyak investor, daya tarik utama berada pada Musk dan SpaceX.

Rekam jejak Musk di Tesla serta kemampuannya menarik minat investor ritel berpotensi mendorong permintaan saham SpaceX.

Meski demikian, dua dari tiga lini bisnis SpaceX masih menyedot banyak dana.

Hanya segmen konektivitas, yang menaungi konstelasi satelit Starlink, yang menghasilkan keuntungan.

Segmen tersebut juga dipandang luas sebagai sumber pendapatan utama perusahaan.

Pendapatan SpaceX naik menjadi 4,69 miliar dollar AS dalam tiga bulan yang berakhir 31 Maret. Nilai itu setara sekitar Rp 84,1 triliun.

Pada periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan SpaceX mencapai 4,07 miliar dollar AS atau sekitar Rp 73 triliun.

Kerugian melebar menjadi 1,27 dollar AS per saham.

Pada periode yang sama tahun lalu, kerugian tercatat 18 sen per saham.

Pada 2025, SpaceX membukukan rugi bersih 4,94 miliar dollar AS. Nilai tersebut setara sekitar Rp 88,5 triliun.

Setahun sebelumnya, perusahaan masih mencetak laba 791 juta dollar AS atau sekitar Rp 14,2 triliun.

Tata kelola jadi sorotan

Sebagian besar daya tarik SpaceX bergantung pada Musk.

Karena itu, sejumlah pakar menilai isu tata kelola perusahaan bisa membuat sebagian investor lebih berhati hati.

Prospektus IPO SpaceX mencantumkan struktur saham kelas ganda.

Struktur ini memusatkan hak suara di tangan Musk dan sekelompok kecil orang dalam perusahaan.

SpaceX menargetkan sahamnya diperdagangkan di Nasdaq dengan kode ticker "SPCX".

Dua sumber menyebut debut saham SpaceX diperkirakan berlangsung pada 12 Juni.

Goldman Sachs, Morgan Stanley, BofA Securities, Citigroup, dan J.P. Morgan bertindak sebagai manajer penjamin emisi bersama.

Kelima bank investasi itu memimpin sindikasi global yang menjamin IPO SpaceX.

Tag:  #spacex #bisa #jadi #yang #terbesar #harga #saham #dipatok #dollar

KOMENTAR