Kepala Baru BGN Moratorium Dapur MBG dan Siapkan Efisiensi Anggaran
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang menyapa wartawan sebelum konferensi pers di Kantor Pusat BGN, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Konferensi pers tersebut memperkenalkan dua Wakil Kepala BGN yang baru Agustina Arumsari bersama Mayjen TNI Trenggono dan menyampaikan perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 dimulai dari mengoptimalkan efisiensi anggaran. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/sgd(FAH)
20:48
4 Juni 2026

Kepala Baru BGN Moratorium Dapur MBG dan Siapkan Efisiensi Anggaran

 Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN Nanik S. Deyang menyatakan lembaganya akan kembali melakukan efisiensi meski anggaran tahun 2026 telah dipangkas.

Pernyataan itu disampaikan Nanik dalam konferensi pers perdananya setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto menjadi Kepala BGN baru.

Nanik menggantikan Dadan Hindayana yang terjerat kasus korupsi.

Nanik mengatakan, pimpinan baru BGN melakukan konsolidasi internal pada Kamis (4/6/2026).

“Hal utama yang telah kami bahas dan kami siapkan rencana kerjanya adalah menuju pada efisiensi anggaran,” kata Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Kamis.

Baca juga: Bantah Kabar Dana MBG Disetop, BGN: Hoaks

Menurut Nanik, pimpinan baru BGN akan fokus menjalankan efisiensi meski anggaran lembaga tersebut telah dipangkas.

Anggaran BGN turun dari Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun pada 2026.

Meski begitu, ia berjanji efisiensi tersebut tidak akan mengurangi kualitas layanan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

BGN saat ini sedang memperbaiki tata kelola kelembagaan.

Perbaikan itu dilakukan agar program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut lebih efektif dan menyasar penerima manfaat.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat,” ujar Nanik.

Nanik mengatakan, BGN akan memfokuskan MBG kepada kelompok masyarakat yang memang harus menjadi penerima manfaat.

BGN juga akan menunda pendaftaran dapur MBG baru.

Baca juga: Bantah Kabar Dana MBG Disetop, BGN: Hoaks

Sementara itu, dapur yang sudah beroperasi akan terus diperbaiki agar dapat menyajikan makanan berkualitas.

“Moratorium dapur titik-titik baru,” tutur Nanik.

BGN juga akan memperkuat pembinaan dan standardisasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Selain itu, BGN menyoroti layanan MBG di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T yang masih perlu diperbaiki.

“Karena itu kami melakukan penataan agar pemerataan manfaat program benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh anak Indonesia,” ucap Nanik.

Nanik mengatakan, BGN telah menyiapkan sejumlah skema pelaksanaan program MBG yang lebih efektif di kawasan 3T.

BGN tidak lagi hanya membangun fasilitas baru.

Lembaga tersebut juga akan memaksimalkan sarana yang sudah ada, seperti kantin sekolah, dapur umum, dan fasilitas komunitas.

Meski demikian, sarana tersebut tetap harus memenuhi syarat yang berlaku.

BGN juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai kalangan, termasuk Badan Usaha Milik Negara atau BUMN dan swasta melalui Corporate Social Responsibility atau CSR.

“Kami ingin memastikan setiap dapur menghasilkan makanan yang aman, sehat, dan bergizi,” tuturnya.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, perbaikan tata kelola akan dilakukan dengan meningkatkan sistem pengendalian internal hingga validasi informasi.

Menurut Agustina, tata kelola yang baik membutuhkan sistem yang kuat agar program pemerintah berjalan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

“Berbagai rekomendasi lembaga pengawas akan menjadi bagian dari upaya penyempurnaan tata kelola yang sedang kami lakukan,” kata Agustina.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Beberapa waktu setelah pencopotan tersebut, Kejaksaan Agung atau Kejagung menahan ketiganya atas dugaan korupsi mark up anggaran dan afiliasi dengan yayasan mitra MBG.

Prabowo kemudian mengangkat Nanik yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala BGN menjadi Kepala BGN baru.

Dua posisi wakil kepala BGN diisi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Tag:  #kepala #baru #moratorium #dapur #siapkan #efisiensi #anggaran

KOMENTAR