10 Saham Net Buy Terbesar Investor Asing, WIFI Juara
Layar menampilkan grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Senin (18/5/2026). IHSG ditutup anjlok 124,08 poin atau setara 1,85 persen ke level 6.599,24 pada pekan ketiga Mei 2026. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)
11:32
6 Juni 2026

10 Saham Net Buy Terbesar Investor Asing, WIFI Juara

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Jumat (5/6/2026) ditutup melemah.

Dikutip dari Bursa Efek Indonesia (BEI) via Stockbit, IHSG melemah 4,20 persen atau 245,02 poin ke level 5.594,76.

Seluruh sektor hampir semuanya melemah, sektor barang baku merosot paling tajam sebesar 9,05 persen, energi 5,61 persen, infrastruktur 5,05 persen, kesehatan 4,36 persen, transportasi 4,15 persen, lalu barang konsumer primer 3,99 persen.

Baca juga: IHSG Ambles Lebih Dalam dari Bursa Asia, Apa Biang Keroknya?

Sektor perindustrian ikut terdampak dengan pelemahan sebesar 3,54 persen, properti dan real estate 3,48 persen, barang konsumer primer 3,23 persen, teknologi 2,93 persen, dan keuangan 1,76 persen.

Total ada 38,04 miliar saham dengan total transaksi Rp 31,72 triliun.

Ada sebanyak 626 saham melemah, 108 saham menguat, dan 81 saham stagnan.

Baca juga: Investor Asing Angkat Kaki Buat IHSG Anjlok, Pemerintah Dinilai Lambat Merespons

Meski IHSG tertekan, investor asing tetap melakukan net buy kepada 10 emiten IHSG. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) meraup paling banyak disebabkan nilai sahamnya turun drastis.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Jumat (5/6/2026) dikutip dari Kontan.

Baca juga: IHSG Anjlok 4,20 Persen, Asing Lepas Saham Rp 3,7 Triliun

10 saham net buy terbesar asing 

  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 21,36 miliar 
  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA) Rp 19,04 miliar 
  • PT Timah Tbk (TINS) Rp 15,29 miliar 
  • PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp 12,53 miliar 
  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Rp 12,25 miliar 
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) Rp 7,57 miliar 
  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 5,7 miliar 
  • PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 4,88 miliar 
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 4,5 miliar 
  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 4,38 miliar

Rupiah masih melemah

Rupiah ditutup menguat 13 poin pada penutupan hari Jumat (5/6/2026) di angka Rp 18.036 per dollar AS.

Penguatan terjadi karena respons positif pasar atas laporan kinerha Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dinilai baik.

Baca juga: IHSG Ditutup Merosot 245 Poin ke 5.594,77, Saham WIFI Paling Merana

Namun secara tren mingguan, rupiah masih dalam kategori melemah.

Pada Senin (9/6/2026) mendatang, rupiah diprediksi masih di kisaran Rp 18.000 per dollar AS.

"Sedangkan untuk satu pekan di range 17.950-18.250," jelas pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: IHSG Sesi I Anjlok 2,53 Persen ke 5.692, Sektor Keuangan Paling Tertekan

Tag:  #saham #terbesar #investor #asing #wifi #juara

KOMENTAR