Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Haji di Madinah Ditingkatkan, Petugas Harus Aktif
Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia merancang terobosan baru dengan menduplikasi sistem dompet digital (e-wallet) ala Pemerintah Arab Saudi.(Media Center Haji 2026)
14:10
6 Juni 2026

Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Haji di Madinah Ditingkatkan, Petugas Harus Aktif

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak meminta pelayanan kesehatan haji di Madinah ditingkatkan dalam menghadapi kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang kedua.

Dahnil juga meminta petugas haji aktif memantau jemaah yang tiba di Madinah setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Mekkah dan Armuzna.

“Hati-hati, ini gelombang kedua. Mereka pasti sudah capek di sana, sudah berat. Apalagi setelah puncak haji, kemudian nanti kembali ke sini, ada yang menjalankan arbain dan aktivitas lainnya. Itu bisa akumulatif,” ujar Dahnil saat meninjau Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, Jumat (5/6/2026), dikutip dari keterangan tertulis.

Baca juga: Wamenhaj Minta Layanan Kesehatan Haji di Madinah Siaga Hadapi Jemaah Gelombang Kedua

Dia menegaskan petugas kesehatan haji jangan hanya menunggu jemaah datang ke layanan kesehatan.

Petugas KKHI Madinah dan tim kesehatan diminta memperkuat koordinasi agar kondisi jemaah dapat terpantau sejak awal.

“Harus standby dan harus aktif. Selain layanan di sini, tim visitasi ke sektor juga harus berjalan,” kata Dahnil.

Dalam kunjungan itu, ia juga mengecek kesiapan layanan, ketersediaan obat, serta dukungan distribusi kebutuhan kesehatan untuk sektor-sektor di Madinah.

Baca juga: Jemaah Haji Mulai Tiba di Madinah, Masjid Nabawi Siapkan 141 Pintu

Menurut Dahnil, layanan kesehatan harus hadir cepat, responsif, dan menjangkau jemaah, khususnya lansia dan jemaah yang punya risiko kesehatan.

“Pastikan kebutuhan layanan di sini siap, termasuk obat-obatan dan distribusi ke sektor. Jemaah harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan baik,” tutur Wamenhaj.

Selain itu, ia mengapresiasi petugas kesehatan haji yang terus bersiaga melayani jemaah selama masa operasional haji.

Baca juga: Madinah Sambut Gelombang Pertama Jemaah Haji dari Mekkah, Ini Persiapannya

Ia mengingatkan seluruh petugas untuk menjaga stamina dan terus melayani dengan semangat.

Kementerian Haji juga memastikan penguatan layanan kesehatan di Madinah menjadi bagian penting dalam fase pasca-Armuzna dan pergerakan jemaah gelombang kedua.

“Kami berterima kasih kepada seluruh petugas kesehatan haji. Tetap jaga kesehatan, tetap siaga, dan berikan layanan terbaik untuk jemaah kita,” ujar Dahnil.

Tag:  #wamenhaj #minta #layanan #kesehatan #haji #madinah #ditingkatkan #petugas #harus #aktif

KOMENTAR