Nasib Apes Penumpang Air India, Terbang 9 Jam Malah Balik ke Bandara Asal
Ilustrasi pesawat milik maskapai Air India.(PIXABAY/PILOT GO)
10:42
21 Maret 2026

Nasib Apes Penumpang Air India, Terbang 9 Jam Malah Balik ke Bandara Asal

- Maskapai Air India dengan nomor penerbangan AI185 rute Delhi, India, menuju Vancouver, Kanada terpaksa melakukan return to base (RTB) atau kembali ke bandara asal setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam.

Keputusan putar balik ini diambil akibat adanya kesalahan administratif terkait izin terbang pesawat di wilayah udara Kanada.

Pesawat jenis Boeing 777-200LR yang diterbangkan pilot ternyata belum mengantongi izin operasional untuk masuk ke negara tujuan.

Baca juga: Ada Laporan Kerusakan, Air India Setop Operasikan 1 Unit Boeing 787

Insiden yang dialami maskapai milik Tata Group ini terjadi pada Kamis (19/3/2026), sebagaimana dilansir Aviation A2Z.

Berdasarkan data pelacakan penerbangan, pesawat lepas landas dari Delhi pada pukul 11.34 waktu setempat dengan membawa kapasitas penumpang penuh.

Masalah baru terdeteksi setelah pesawat berada di udara selama lebih dari empat jam dan sudah memasuki ruang udara China, tepatnya di sekitar wilayah Kunming. 

Pihak maskapai menyadari adanya ketidaksesuaian regulasi dan segera memerintahkan pilot untuk kembali ke Delhi.

Pesawat akhirnya mendarat kembali di titik awal pada pukul 19.19 malam. 

Secara total, pesawat tersebut telah terbang selama hampir sembilan jam tanpa pernah sampai ke destinasi tujuan.

Baca juga: Air India Lupa 13 Tahun Parkir Pesawat di Bandara, Ditagih Ongkos Rp 1,8 M

Terganjal izin tipe pesawat

Penerbangan internasional diatur oleh perjanjian bilateral dan persetujuan regulator yang sangat ketat. 

Dalam kasus ini, otoritas Kanada memberikan izin bagi Air India untuk mengoperasikan rute tersebut khusus menggunakan armada Boeing 777-300ER.

Namun, pada hari kejadian, maskapai dan pilot justru mengerahkan Boeing 777-200LR. 

Meski sama-sama merupakan pesawat jarak jauh, tipe 200LR tersebut belum terdaftar dalam dokumen izin operasional untuk wilayah Kanada.

Melansir pemberitahuan dari Times of India, ketidaksesuaian regulasi semacam ini tergolong langka. 

Hal ini lebih mencerminkan adanya kelalaian operasional internal daripada kegagalan sistemik maskapai.

Baca juga: Air India Diselidiki Usai Operasikan Pesawat Tanpa Sertifikat Keselamatan

Nasib penumpang

Kesalahan prosedur ini membawa dampak finansial yang signifikan bagi Air India

Mengingat konsumsi bahan bakar Boeing 777 mencapai 8 hingga 9 ton per jam, penerbangan "sia-sia" selama sembilan jam tersebut menelan biaya yang sangat besar, terutama di tengah fluktuasi harga bahan bakar global.

Menanggapi insiden ini, manajemen Air India menyatakan bahwa keputusan putar balik diambil demi mematuhi prosedur standar.

"Penerbangan kembali (ke asal) dikarenakan adanya masalah operasional sesuai dengan prosedur standar," tulis pernyataan resmi Air India.

Terkait penanganan penumpang, maskapai memastikan seluruh penumpang telah mendapatkan bantuan setibanya di Delhi. 

Baca juga: Telantar 13 Tahun di Bandara, Pesawat Air India Dikenai Biaya Parkir Rp 1,8 M

Air India menyediakan akomodasi hotel dan melakukan pemesanan ulang jadwal penerbangan.

"Keselamatan dan kesejahteraan penumpang tetap menjadi prioritas utama kami. Kami menyesali ketidaknyamanan yang terjadi," tambah pihak maskapai.

Air India dikabarkan tengah mempertimbangkan tindakan internal terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kelalaian tersebut.

Penerbangan menuju Vancouver akhirnya dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan menggunakan armada yang sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca juga: Air India Kecelakaan Lagi, Pesawat Tergelincir dan Rusak Parah

Tag:  #nasib #apes #penumpang #india #terbang #malah #balik #bandara #asal

KOMENTAR