Inggris Tak Akan Ikut AS Blokade Iran di Selat Hormuz
Ilustrasi Selat Hormuz.(Wikimedia Commons)
10:12
13 April 2026

Inggris Tak Akan Ikut AS Blokade Iran di Selat Hormuz

- Inggris disebut tidak akan terlibat dalam blokade militer AS terhadap Iran di Selat Hormuz.

Menurut informasi yang diperoleh BBC, kapal-kapal angkatan laut dan tentara Inggris tidak akan digunakan untuk memblokir pelabuhan Iran.

Namun, kapal penyapu ranjau dan kemampuan anti-drone Inggris akan terus beroperasi di wilayah tersebut.

"Kami terus mendukung kebebasan navigasi dan pembukaan Selat Hormuz, yang sangat dibutuhkan untuk mendukung ekonomi global dan biaya hidup di dalam negeri," kata seorang juru bicara pemerintah Inggris.

Baca juga: Trump Ngamuk Negosiasi AS-Iran Gagal, Mulai Blokade Selat Hormuz

Dukung kebebasan navigasi Selat Hormuz

Dalam percakapan sebelumnya dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menggarisbawahi perlunya kerja sama koalisi mitra yang luas untuk melindungi kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

"Kami sedang bekerja secara mendesak dengan Prancis dan mitra lainnya untuk membentuk koalisi luas guna melindungi kebebasan navigasi," jelas juru bicara itu.

Juru bicara tersebut menambahkan, kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz tidak boleh dikenakan biaya tol.

Hal ini seiring laporan bahwa Iran telah mulai menuntut biaya transit sebesar 2 juta dollar AS atau sekitar Rp 34 miliar untuk kapal tanker yang melewati Selat tersebut.

Keir telah berulang kali menolak keterlibatan langsung militer Inggris dalam konflik tersebut.

Baca juga: Diberi Rute Khusus, 3 Kapal Ini Berhasil Lewati Selat Hormuz Usai Gencatan Senjata

Blokade AS di Selat Hormuz

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis video yang diklaim menunjukkan kapal perusak milik Amerika Serikat mundur dari kawasan Selat Hormuz setelah mendapat peringatan dari angkatan laut Iran.Tasnim News Agency Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) merilis video yang diklaim menunjukkan kapal perusak milik Amerika Serikat mundur dari kawasan Selat Hormuz setelah mendapat peringatan dari angkatan laut Iran.

Sebelumnya, AS mengumumkan blokade tersebut setelah pembicaraan dengan Iran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri permusuhan di Timur Tengah. 

Setelah para negosiator AS dan Iran bertemu di Islamabad, Pakistan, Presiden Donald Trump mengatakan, AS akan mulai memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz.

Komando Pusat AS (Centcom) kemudian mengkonfirmasi bahwa pasukannya akan memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal yang meninggalkan dan memasuki pelabuhan Iran, termasuk yang terletak di Teluk Arab dan Teluk Oman.

Centcom menambahkan, pasukan AS tidak akan menghalangi kebebasan kapal yang melintas ke dan dari pelabuhan non-Iran. 

Namun, informasi tambahan akan diberikan kepada pelaut komersial melalui pemberitahuan resmi sebelum blokade dimulai.

Baca juga: AS Belum Tuntas Hancurkan Armada Iran, Kapal Kecil IRGC Masih Kuasai Hormuz

Trump sebut negara lain turut terlibat blokade

Trump mengatakan kepada Fox News, negara-negara lain akan terlibat dalam memblokade Selat Hormuz, tetapi tidak menyebutkan negara mana saja.

Menurutnya, NATO menawarkan bantuan untuk membersihkan selat tersebut dan menyatakan bahwa selat itu akan bebas digunakan kembali dalam waktu dekat.

Trump menuturkan, AS akan mengerahkan kapal penyapu ranjau.

"Saya mengerti bahwa Inggris dan beberapa negara lain mengirimkan kapal penyapu ranjau," kata Trump.

Tag:  #inggris #akan #ikut #blokade #iran #selat #hormuz

KOMENTAR