Pesawat Pengintai Selandia Baru Pergoki Penyelundupan Barang ke Korea Utara
Pesawat pengintai P-8A Poseidon milik Selandia Baru.(ANGKATAN PERTAHANAN SELANDIA BARU)
16:42
28 April 2026

Pesawat Pengintai Selandia Baru Pergoki Penyelundupan Barang ke Korea Utara

- Militer Selandia Baru melaporkan temuan aktivitas pemindahan barang ilegal di laut. Aktivitas tersebut diduga kuat sebagai upaya Korea Utara untuk menghindari sanksi internasional.

Komodor Udara Angkatan Udara Selandia Baru Andy Scott mengungkapkan, pesawat pengintai P-8A Poseidon milik mereka telah mendeteksi potensi pelanggaran sanksi tersebut saat beroperasi di wilayah Laut Kuning dan Laut China Timur.

Selain memergoki dugaan pemindahan barang antar-kapal, Selandia Baru juga mencatat ada 35 kapal mencurigakan yang telah dilaporkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca juga: Efek Perang Iran Sampai Selandia Baru, Air New Zealand Menyerah Harga Avtur Melambung

"Penegakan hukum internasional sangat krusial bagi keamanan regional, dan kami bangga dapat berkontribusi dalam tugas penting ini," ujar Scott dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Selandia Baru telah rutin melakukan patroli di kawasan tersebut sejak 2018, sebagaimana dilansir AFP

Misi ini merupakan bagian dari upaya multilateral untuk menegakkan sanksi PBB yang melarang pengembangan senjata nuklir dan teknologi rudal balistik oleh Pyongyang.

Berdasarkan laporan militer, kapal-kapal tersebut diduga terlibat dalam perdagangan gelap minyak hasil pengilangan menuju Korea Utara

Baca juga: Warga Selandia Baru Ramai Kabur ke Australia, Kenapa?

Selain itu, terpantau pula adanya ekspor komoditas seperti batu bara, pasir, dan bijih besi yang hasilnya digunakan untuk mendanai program nuklir Korea Utara.

Di sisi lain, operasi pengawasan ini sempat memicu ketegangan diplomatik dengan China. 

Pada bulan ini, Beijing melayangkan protes dan menuduh patroli Selandia Baru sebagai bentuk pengintaian serta gangguan yang tidak bertanggung jawab di ruang udara China.

Pemerintah China menuding pesawat tersebut melakukan pengintaian jarak dekat di wilayah Laut Kuning dan Laut China Timur. 

Namun, Pemerintah Selandia Baru dengan tegas menolak tuduhan Beijing tersebut dan tetap melanjutkan misi pengawasannya.

Baca juga: Gaji Rp 1 Miliar, Australia Jadi Incaran Perawat Selandia Baru

Tag:  #pesawat #pengintai #selandia #baru #pergoki #penyelundupan #barang #korea #utara

KOMENTAR