QRIS Indonesia Resmi Dipakai di China, Upaya Beijing Kurangi Dominasi Dollar
Ilustrasi QRIS(canva.com)
17:36
4 Mei 2026

QRIS Indonesia Resmi Dipakai di China, Upaya Beijing Kurangi Dominasi Dollar

China dan Indonesia resmi meluncurkan sistem pembayaran QR lintas negara yang memungkinkan transaksi ritel dilakukan langsung dengan mata uang masing-masing.

Bank Indonesia (BI) menyebut perluasan QRIS lintas negara ini mulai berlaku pada Kamis (30/4/2026).

“Jika kita pergi ke China atau warga China datang ke Indonesia, mereka bisa menggunakan ponsel mereka untuk membayar,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo, seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Resmi, QRIS Indonesia Dipakai di Jepang

Dengan sistem ini, pengguna dari kedua negara dapat saling bertransaksi hanya dengan memindai kode QR melalui aplikasi domestik mereka.

Untuk tahap awal, sistem ini mendukung kode QR terpadu (QRIS), UnionPay QR, dan Alipay QR.

Dorongan China kurangi ketergantungan dollar

Ilustrasi mata uang yuan China.PIXABAY/MOERSCHY Ilustrasi mata uang yuan China.

Menurut laporan South China Morning Post, langkah ini merupakan bagian dari strategi China untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS serta mendorong internasionalisasi yuan.

Kepala ekonom Asia-Pasifik di Natixis, Alicia Garcia-Herrero, menilai langkah ini sebagai upaya memperdalam hubungan finansial kedua negara.

“Bagi Beijing, pendorong utamanya tampaknya adalah memajukan upaya dedolarisasi, mempromosikan penggunaan internasional yuan, dan memperkuat integrasi ekonomi dengan mitra utama di ASEAN di tengah dorongan geopolitik yang lebih luas untuk kemandirian finansial,” ujarnya.

China juga terus memperluas konektivitas keuangan di kawasan Asia Tenggara, yang merupakan mitra dagang terbesarnya secara blok. Skema serupa telah diterapkan di Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura.

Upaya ini sejalan dengan ambisi China memperluas jejak digital dan finansialnya ke lebih banyak negara. Salah satu instrumen penting dalam strategi tersebut adalah Cross-border Interbank Payment System (CIPS), alternatif jaringan keuangan yang dipimpin Barat.

Garcia-Herrero menambahkan bahwa semakin banyak bank luar negeri kini menjadi peserta langsung dalam sistem tersebut, sehingga meningkatkan konektivitas dan efisiensi penyelesaian transaksi.

Baca juga: Setelah Dipakai Jepang, QRIS Indonesia Diuji Coba di China

Pada Minggu, Wakil Gubernur Bank Sentral China Zhu Hexin juga bertemu dengan para pemimpin bank sentral dari ASEAN, Jepang, dan Korea Selatan di Uzbekistan untuk membahas kerja sama pembayaran lintas batas di kawasan.

Dampak pada pariwisata dan bisnis

Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong menyambut baik kerja sama ini dan memuji kemajuan Indonesia dalam inovasi keuangan dan digital.

Ketua Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Santoso Liem menilai kolaborasi ini sebagai peluang besar, terutama karena tingginya mobilitas wisatawan antara kedua negara serta potensi penguatan hubungan bisnis.

Salah satu tujuan utama inisiatif ini adalah mendorong belanja wisatawan asing di China, yang selama ini terkendala oleh sistem pembayaran domestik berbasis mobile.

Diketahui, data menunjukkan pariwisata antara China dan Asia Tenggara meningkat signifikan tahun lalu.

Indonesia mencatat 1,34 juta wisatawan asal China pada 2025, tertinggi dalam enam tahun terakhir dan menyumbang 8,7 persen dari total kunjungan internasional. Di sisi lain, China juga menjadi destinasi keempat terpopuler bagi wisatawan Indonesia.

Ke depan, integrasi sistem pembayaran ini akan dikembangkan secara bertahap, termasuk kemungkinan penambahan platform lain seperti WeChat Pay, seiring koordinasi antar penyedia layanan untuk memastikan konektivitas yang lancar.

Baca juga: Turis China Kini Bisa Belanja di Warung Pakai QRIS

Tag:  #qris #indonesia #resmi #dipakai #china #upaya #beijing #kurangi #dominasi #dollar

KOMENTAR