Balas Dendam, AS Gempur Fasilitas Peluncur Rudal dan Drone Iran
Ilustrasi ledakan.(UNSPLASH/LUKE JERNEJCIC)
10:42
8 Mei 2026

Balas Dendam, AS Gempur Fasilitas Peluncur Rudal dan Drone Iran

Militer Amerika Serikat melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas militer Iran setelah tiga kapal perang AS diserang saat melintasi Selat Hormuz.

Dilansir CNN, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyebut fasilitas yang diserang merupakan lokasi peluncuran rudal, drone, dan kapal kecil yang digunakan untuk menyerang kapal perang AS.

“Pasukan AS mencegat serangan Iran yang tidak diprovokasi dan merespons dengan serangan untuk membela diri ketika kapal perusak rudal kendali Angkatan Laut AS melintasi Selat Hormuz menuju Teluk Oman pada 7 Mei,” kata CENTCOM dalam pernyataannya.

Baca juga: 3 Kapal Perang AS Diserang Iran di Selat Hormuz, Rudal dan Drone Diluncurkan

CENTCOM menambahkan, fasilitas Iran yang dimaksud mencakup “lokasi peluncuran rudal dan drone, pusat komando dan kendali, serta node intelijen, pengawasan, dan pengintaian.”

Tiga kapal perang AS diserang

Menurut CENTCOM, pasukan Iran meluncurkan sejumlah rudal, drone, dan kapal kecil ketika USS Truxtun (DDG-103), USS Rafael Peralta (DDG-115), dan USS Mason (DDG-87) melintasi jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.

“Tidak ada aset AS yang terkena serangan,” demikian pernyataan CENTCOM.

Presiden Donald Trump kemudian memperingatkan Iran agar tidak meningkatkan ketegangan dan segera menandatangani kesepakatan.

“Kami akan menghantam mereka jauh lebih keras dan jauh lebih brutal di masa depan jika mereka tidak segera menandatangani kesepakatan mereka!” tulis Trump di Truth Social.

Serangan di Bandar Abbas dan Qeshm

Seorang pejabat AS mengatakan kepada CNN bahwa serangan militer oleh AS dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Bandar Abbas dan Pulau Qeshm.

Sementara itu, juru bicara angkatan bersenjata Iran mengatakan, serangan udara AS menghantam wilayah sipil di sepanjang pesisir Pulau Qeshm, Bandar Khamir, dan Sirik.

Iran juga menuduh AS melanggar gencatan senjata yang masih berlangsung dengan menargetkan kapal tanker minyak Iran yang menuju Selat Hormuz.

Teheran menyatakan telah melakukan “aksi balasan” dengan menyerang kapal militer AS di timur selat dan selatan pelabuhan Chabahar.

Baca juga: Laporan CIA Bocor, Iran Disebut Masih Punya 70 Persen Rudal, Bantah Klaim Trump

Trump remehkan serangan AS ke Iran

Dikutip The Jerusalem Post, Trump menyebut tiga kapal perusak AS berhasil melewati Selat Hormuz “di bawah tembakan” tanpa mengalami kerusakan.

“Tiga kapal perusak kelas dunia Amerika baru saja berhasil melintasi Selat Hormuz di bawah tembakan. Tidak ada kerusakan pada ketiga kapal itu, tetapi kerusakan besar terjadi pada penyerang Iran,” kata Trump.

Ia juga mengeklaim bahwa kapal-kapal kecil Iran yang menyerang telah dihancurkan.

“Mereka dihancurkan sepenuhnya bersama banyak kapal kecil yang digunakan untuk menggantikan angkatan laut mereka yang telah lumpuh total,” ujarnya.

Pria berusia 79 tahun itu kemudian menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir.

“Rencananya sangat sederhana. Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Di tengah meningkatnya ketegangan, CENTCOM menekankan bahwa militer AS “tidak mencari eskalasi,” namun tetap siap melindungi pasukan Amerika dari serangan Iran.

Baca juga: Bentrok Lagi di Selat Hormuz, AS Hantam Tanker Iran Usai 3 Kapal Perangnya Diserang

Tag:  #balas #dendam #gempur #fasilitas #peluncur #rudal #drone #iran

KOMENTAR