Mendadak Berubah, FIFA Larang Botol Isi Ulang Masuk Stadion Piala Dunia 2026
Interior Stadion Mercedes Benz di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, yang akan menjadi salah satu venue Piala Dunia 2026.(PSSI)
15:54
4 Juni 2026

Mendadak Berubah, FIFA Larang Botol Isi Ulang Masuk Stadion Piala Dunia 2026

- Perhelatan akbar Piala Dunia 2026 yang akan menampilkan rekor 104 pertandingan resmi diwarnai oleh perubahan regulasi yang mendadak. 

Pesta sepak bola terakbar yang diikuti oleh 48 tim dan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli mendatang.

Menjelang pembukaan turnamen, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi menerapkan perubahan mendadak dalam Stadium Code of Conduct.

Baca juga: 8 Hari Jelang Piala Dunia, Ibu Kota Meksiko Lumpuh dan Dilanda Kekacauan

Berdasarkan aturan terbaru tersebut, para fans yang menghadiri pertandingan kini tidak lagi diizinkan membawa botol minum isi ulang ke dalam area stadion.

Dalam pengumuman resminya pada Kamis (4/6/2026), FIFA menyatakan bahwa botol plastik isi ulang yang kosong dan transparan kini dilarang keras. 

Padahal, pada aturan sebelumnya, botol jenis tersebut sempat diizinkan untuk dibawa masuk oleh penonton ke dalam area pertandingan, sebagaimana dialnsir TRT World.

Kebijakan pengetatan ini sudah mulai berlaku sejak awal pekan ini. Tidak hanya botol minum isi ulang, pembatasan ketat ini juga mencakup segala jenis botol, gelas, wadah kaca, serta kaleng.

Pihak FIFA menjelaskan bahwa langkah ini sengaja diambil demi menekan potensi bahaya selama pertandingan berlangsung. 

Baca juga: Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

Aturan ini dirancang untuk mengurangi risiko pelemparan objek ke arah lapangan yang dapat mencederai para pemain, perangkat pertandingan, maupun sesama penonton.

"FIFA berkomitmen untuk melindungi kesehatan dan keselamatan semua pemain, wasit, penggemar, sukarelawan, dan staf," tulis pernyataan resmi organisasi tersebut.

FIFA menambahkan, pembatasan yang serupa sebenarnya sudah diberlakukan di beberapa lokasi penyelenggaraan turnamen tersebut sebelumnya.

Kendati demikian, keputusan yang diambil secara mendadak ini langsung memicu kekhawatiran di kalangan pendukung sepak bola, khususnya terkait akses untuk mendapatkan air minum bersih. 

Masalah ini menjadi sorotan tajam lantaran suhu udara di sejumlah kota tuan rumah diperkirakan akan sangat menyengat selama turnamen, yakni mencapai kisaran antara 26 hingga 28 derajat celsius.

Baca juga: Meksiko Rusuh Lagi 10 Hari Jelang Piala Dunia, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Guru

Menjawab keresahan para suporter, FIFA memastikan bahwa kota-kota tuan rumah akan menyediakan berbagai fasilitas mitigasi cuaca panas di sekitar area stadion. 

Beberapa fasilitas yang disiapkan antara lain tempat pengisian air, area pengembunan, tenda pendingin, hingga penyediaan kipas angin.

Selain fasilitas pengelolaan suhu panas, FIFA juga memberikan kepastian mengenai aspek komersial. 

Pihak organisasi menegaskan bahwa harga air minum yang dijual di dalam stadion dipastikan akan tetap konsisten dan sama dengan tarif yang biasanya dikenakan pada acara-acara lain di lokasi tersebut.

Baca juga: Masih Perang dengan AS, Iran Tunggu Izin Masuk untuk Piala Dunia

Tag:  #mendadak #berubah #fifa #larang #botol #ulang #masuk #stadion #piala #dunia #2026

KOMENTAR