Tuai Protes Keras, FIFA Akhirnya Izinkan Botol Air Minum di Piala Dunia 2026
Trofi Piala Dunia terpampang di Stadion Azteca yang akan menjadi venue pembuka Piala Dunia 2026.(FIFA)
11:36
6 Juni 2026

Tuai Protes Keras, FIFA Akhirnya Izinkan Botol Air Minum di Piala Dunia 2026

– Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akhirnya melonggarkan aturan terkait larangan membawa botol minum ke dalam stadion untuk Piala Dunia 2026. 

Penonton kini diizinkan membawa satu botol air minum kemasan plastik sekali pakai, sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (6/6/2026).

Kebijakan baru ini diambil FIFA setelah keputusan mereka sebelumnya yang melarang semua jenis botol isi ulang memicu gelombang protes keras dari para penggemar sepak bola.

Baca juga: Drama Berakhir, AS Terbitkan Visa Timnas Iran Main di Piala Dunia

Chief Operating Officer (COO) Piala Dunia Heimo Schirgi menjelaskan, aturan pelonggaran ini berlaku untuk seluruh pertandingan yang digelar di Amerika Serikat (AS) dan Kanada.

"Semua penggemar akan diizinkan membawa satu botol air minum sekali pakai dari bahan plastik lembut berukuran 20 ons (590 ml) yang disegel dari pabrik ke dalam pertandingan FIFA World Cup 2026 di AS dan Kanada," ujar Schirgi melalui sebuah video yang diunggah di akun X resmi FIFA, Jumat (5/6/2026).

FIFA menyebut pengumuman terbaru ini sebagai bentuk "klarifikasi" atas kebijakan botol minum mereka. 

Dua hari sebelum pengumuman ini keluar, FIFA sempat menegaskan bahwa botol minum isi ulang sama sekali tidak diperbolehkan masuk ke area stadion.

Perubahan aturan tersebut sempat memicu kekhawatiran publik, karena dianggap sengaja memaksa para penonton yang kehausan untuk membeli air minum kemasan di dalam stadion dengan harga tertentu.

Baca juga: Viral Foto Timnas Norwegia ala Viking, Rayakan Comeback 28 Tahun ke Piala Dunia

Alasan keamanan

Meski memberikan kelonggaran untuk botol plastik sekali pakai, FIFA tetap memberlakukan larangan keras terhadap penonton yang membawa botol minum plastik keras atau botol isi ulang. 

Langkah ini diambil dengan alasan keselamatan di dalam stadion.

"Para penggemar tidak akan diizinkan membawa botol air minum yang berbahan keras dan dapat digunakan kembali karena alasan keselamatan dan keamanan," kata Schirgi sembari menunjukkan contoh wadah botol yang diperbolehkan dan dilarang.

Dalam pernyataan resminya kepada AFP, FIFA menegaskan bahwa kekhawatiran mengenai aspek keamanan tersebut tetap valid. 

Aturan ini diterapkan untuk mencegah risiko dan cedera pada pemain serta penonton.

FIFA juga menambahkan, beberapa stadion yang ditunjuk menjadi lokasi pertandingan sebenarnya sudah menerapkan aturan pelarangan botol dari luar jauh sebelum turnamen ini dimulai. 

"FIFA menerapkan pertimbangan ini di seluruh stadion turnamennya," tulis pernyataan tersebut.

Baca juga: Piala Dunia Belum Mulai, Timnas Jepang Sudah Dibuat Pusing di Meksiko

Cuaca panas

Pelonggaran aturan mengenai botol minum ini menjadi sorotan penting mengingat para ahli cuaca telah memperingatkan adanya risiko kesehatan yang serius akibat gelombang panas ekstrem di stadion-stadion terbuka. 

Piala Dunia 2026 sendiri akan diselenggarakan di tiga negara tuan rumah, yaitu AS, Kanada, dan Meksiko.

Berdasarkan laporan dari kelompok riset World Weather Attribution bulan lalu, sebanyak 26 dari 104 pertandingan Piala Dunia 2026 kemungkinan besar akan dimainkan dalam kondisi suhu yang sangat menyengat. 

Diperkirakan, indeks Wet Bulb Global Temperature (WBGT) pada laga-laga tersebut akan melebihi 26 derajat Celsius.

Sebagai informasi, WBGT adalah ukuran tingkat stres panas pada tubuh manusia yang menggabungkan faktor suhu udara, kelembapan, kecepatan angin, hingga paparan sinar matahari langsung.

Baca juga: Mendadak Berubah, FIFA Larang Botol Isi Ulang Masuk Stadion Piala Dunia 2026

Keluhan serupa mengenai suhu panas ekstrem ini juga pernah terjadi pada ajang FIFA Club World Cup tahun lalu di AS. 

Saat itu, banyak penonton yang melayangkan protes karena suhu udara yang sangat membakar, sementara mereka dilarang keras membawa botol air minum ke dalam area stadion.

Menanggapi kekhawatiran terkait potensi dehidrasi massal akibat cuaca panas, FIFA menyatakan bahwa mereka akan menyediakan sejumlah fasilitas mitigasi di seluruh area sekitar stadion. 

Fasilitas yang disiapkan antara lain stasiun pengkabutan air, kipas angin penyejuk, stasiun hidrasi untuk minum, dan tenda pendingin.

Sementara itu, untuk air minum kemasan yang dijual di dalam area stadion, FIFA memastikan harganya tidak akan melonjak secara sepihak. 

Menurut pihak FIFA, harga air minum botol di dalam venue pertandingan akan tetap konsisten dengan harga pada acara-acara lain yang biasa diadakan di masing-masing stadion tersebut.

Baca juga: Mendadak Berubah, FIFA Larang Botol Isi Ulang Masuk Stadion Piala Dunia 2026

Tag:  #tuai #protes #keras #fifa #akhirnya #izinkan #botol #minum #piala #dunia #2026

KOMENTAR