MICAM Milano, Peluang Industri Sepatu Indonesia Jadi Pemain Global
MICAM Milano, pameran sepatu terbesar di dunia yang mempertemukan brand, retailer, pembeli, distributor, serta pelaku industri alas kaki dari berbagai negara, yang diselenggarakan dua kali setahun di Fiera Milano Rho, Italia.(MARIA ELISA FERR)
23:20
3 April 2026

MICAM Milano, Peluang Industri Sepatu Indonesia Jadi Pemain Global

- Industri alas kaki Indonesia berpeluang besar untuk naik kelas dari sekadar pusat produksi global, menjadi pemain brand internasional.

Salah satu platform strategis yang dapat membuka peluang tersebut adalah MICAM Milano, pameran sepatu terbesar di dunia yang mempertemukan brand, retailer, pembeli, distributor, serta pelaku industri alas kaki dari berbagai negara.

MICAM Milano adalah pameran yang diselenggarakan dua kali setahun di Fiera Milano Rho, Italia. Tahun ini, pameran digelar pada Februari lalu dan 13-15 September mendatang.

Baca juga: Tren Sepatu Bergeser ke Lifestyle, Konsumen Cari yang Nyaman Dipakai

Pameran ini telah lama menjadi barometer penting dalam industri sepatu global. Pada edisi terbarunya, pameran ini menghadirkan sekitar 795 brand internasional, dan lebih dari 20.000 pengunjung industri dari lebih dari 130 negara.

Dari jumlah tersebuut, sekitar 57 persen pengunjung berasal dari luar Italia. Ini menegaskan posisi pameran tersebut sebagai salah satu pusat berjejaring dan bisnis paling strategis di industri alas kaki dunia.

CEO MICAM, Giorgio Possagno, mengatakan bahwa MICAM bukan hanya pameran dagang, tetapi juga platform penting bagi industri untuk membaca arah perubahan pasar global.

MICAM Milano, pameran sepatu terbesar di dunia yang mempertemukan brand, retailer, pembeli, distributor, serta pelaku industri alas kaki dari berbagai negara, yang diselenggarakan dua kali setahun di Fiera Milano Rho, Italia.MARIA ELISA FERR MICAM Milano, pameran sepatu terbesar di dunia yang mempertemukan brand, retailer, pembeli, distributor, serta pelaku industri alas kaki dari berbagai negara, yang diselenggarakan dua kali setahun di Fiera Milano Rho, Italia.

“MICAM bukan sekadar trade show. Ini adalah platform dinamis untuk bisnis dan visi strategis, tempat di mana keunggulan manufaktur bertemu dengan tren baru, teknologi, dan model distribusi masa depan,” ujar Possagno dalam pernyataan resmi yang Kompas.com terima, Jumat (3/4/2026).

Momentum emas industri sepatu dan kulit lokal unjuk gigi

Bagi Indonesia, momentum ini menjadi semakin relevan. Berdasarkan data Asosiasi Persepatuan Indonesia (APRISINDO), Indonesia saat ini termasuk empat besar produsen sepatu dunia dengan kapasitas produksi lebih dari 1 miliar pasang sepatu per tahun.

Selain produksi besar, Indonesia juga merupakan salah satu eksportir utama dalam industri alas kaki global.

Data APRISINDO menunjukkan, nilai ekspor alas kaki Indonesia pada 2023 mencapai sekitar 6,4 miliar dolar Amerika Serikat (AS), atau sekitar Rp 101 triliun, dengan pasar utama meliputi Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, dan sejumlah negara di Timur Tengah.

Ketua APRISINDO, Eddy Widjanarko, menilai, industri sepatu Indonesia memiliki fondasi manufaktur yang kuat, tetapi perlu memperkuat sisi desain, branding, dan akses pasar internasional.

“Indonesia sudah menjadi salah satu produsen sepatu terbesar di dunia. Tantangan berikutnya adalah bagaimana meningkatkan nilai tambah melalui inovasi desain, penguatan brand, dan penetrasi pasar global,” ujar Eddy.

Baca juga: 4 Hal yang Dicari Kolektor Sepatu, dari Kolaborasi hingga Sejarah

MICAM Milano, pameran sepatu terbesar di dunia yang mempertemukan brand, retailer, pembeli, distributor, serta pelaku industri alas kaki dari berbagai negara, yang diselenggarakan dua kali setahun di Fiera Milano Rho, Italia.MARIA ELISA FERR MICAM Milano, pameran sepatu terbesar di dunia yang mempertemukan brand, retailer, pembeli, distributor, serta pelaku industri alas kaki dari berbagai negara, yang diselenggarakan dua kali setahun di Fiera Milano Rho, Italia.

Menurutnya, platform global seperti MICAM Milano dapat menjadi pintu penting bagi brand Indonesia untuk memperluas jaringan bisnis internasional, serta memahami perkembangan tren global dalam industri fesyen.

Potensi besar kerajinan kulit tradisional

Selain sepatu, Indonesia juga memiliki potensi besar dalam industri leather products seperti tas, aksesoris fesyen, hingga berbagai produk gaya hidup berbahan kulit.

Data Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menunjukkan, ekspor produk kulit Indonesia mencapai lebih dari 1 miliar dolar AS per tahun, sekitar lebih dari Rp 15,9 triliun, dengan pasar utama di Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, serta negara-negara Eropa.

Ekosistem industri kulit Indonesia juga didukung oleh berbagai sentra kerajinan yang telah berkembang selama puluhan tahun.

Daerah seperti Garut di Jawa Barat, Magetan di Jawa Timur, Yogyakarta, hingga Bali, dikenal sebagai pusat produksi leather goods yang menghasilkan berbagai produk berkualitas tinggi, dengan teknik craftsmanship tradisional.

Baca juga: Adityalogy Sebut Kolaborasi Brand dan Seniman Jadikan Sepatu Fashion Item Paling Diburu

Peluang untuk "lepas" dari bayang-bayang merek asing

Kendati demikian, sebagian besar industri alas kaki Indonesia masih berperan sebagai original equipment manufacturer (OEM) bagi brand internasional. Artinya, meskipun produk dibuat di Indonesia, nilai merek dan positioning global sering kali dimiliki oleh perusahaan asing.

MICAM Milano, pameran sepatu terbesar di dunia yang mempertemukan brand, retailer, pembeli, distributor, serta pelaku industri alas kaki dari berbagai negara, yang diselenggarakan dua kali setahun di Fiera Milano Rho, Italia.MARIA ELISA FERR MICAM Milano, pameran sepatu terbesar di dunia yang mempertemukan brand, retailer, pembeli, distributor, serta pelaku industri alas kaki dari berbagai negara, yang diselenggarakan dua kali setahun di Fiera Milano Rho, Italia.

Hadir dalam platform global seperti MICAM Milano membuka peluang bagi pelaku industri Indonesia untuk mempelajari bagaimana brand internasional membangun identitas merek, mengembangkan desain yang relevan dengan tren global, serta memasarkan produk mereka ke pasar internasional.

MICAM Milano juga dikenal sebagai pusat inovasi industri melalui berbagai program seperti MICAM Next yang membahas masa depan retail, teknologi, serta sustainability dalam industri fashion.

Selain itu, pameran ini menghadirkan fashion show dan Trend Buyer’s Guide yang membantu pembeli internasional mengidentifikasi brand yang relevan dengan tren pasar global.

Bagi retailer dan pembeli Indonesia, MICAM Milano menjadi kesempatan untuk menemukan brand baru dari berbagai negara, serta memahami arah tren alas kaki global yang akan memengaruhi pasar domestik.

Sementara bagi produsen dan brand lokal, partisipasi dalam platform global tersebut dapat membuka akses ke jaringan pembeli internasional yang luas, sekaligus meningkatkan visibilitas brand Indonesia di pasar global.

Dengan kekuatan manufaktur yang dimiliki, serta potensi besar dalam industri leather goods, Indonesia memiliki peluang untuk memanfaatkan momentum ini guna mempercepat transformasi industri alas kaki nasional.

Dari sekadar pusat produksi global, Indonesia memiliki potensi untuk berkembang menjadi pemain brand global yang menghadirkan produk alas kaki dan leather goods, dengan identitas kuat di pasar internasional.

Baca juga: Mario Minardi, Empat Dekade Warisan Sepatu Kulit dengan Sentuhan Modern

Tag:  #micam #milano #peluang #industri #sepatu #indonesia #jadi #pemain #global

KOMENTAR