5 Cara Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Ilustrasi kesepian.(Dok. Unsplash/Danny Chen)
13:05
4 Mei 2026

5 Cara Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain

- Di era media sosial, membandingkan diri dengan orang lain menjadi kebiasaan yang sulit dihindari. 

Melihat teman membeli rumah, rekan kerja naik jabatan, atau orang lain tampak menjalani hidup sempurna sering kali memicu perasaan tertinggal.

Menurut psikolog, kebiasaan ini dapat berdampak buruk pada kesehatan mental jika dilakukan terus-menerus tanpa kesadaran.

Profesor psikologi dan neurosains dari University of North Carolina at Chapel Hill, Keith Payne, Ph.D menjelaskan, membandingkan diri sebenarnya adalah hal alami.

“Membandingkan diri pada dasarnya tidak selalu berbahaya, tetapi konteks ketika kita melakukannya sering kali justru membawa lebih banyak dampak buruk daripada manfaat,” jelasnya, seperti dikutip Prevention, Senin (4/5/2025).

Baca juga: 11 Kebiasaan yang Bikin Hubungan Cepat Kandas, Salah Satunya Malas Komunikasi

Lantas, bagaimana cara menghentikan kebiasaan ini agar tidak terus mengganggu ketenangan hidup?

5 Cara berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain

1. Pilih perbandingan yang memberi motivasi

Menurut Payne, tidak semua bentuk perbandingan harus dihindari. Ada kalanya melihat pencapaian orang lain justru bisa menjadi pemicu semangat.

Namun, kuncinya adalah memilih kapan dan dalam konteks apa kita melakukannya. Jika sedang berada dalam kondisi emosional stabil, melihat kesuksesan orang lain bisa menjadi inspirasi.

Sebaliknya, jika sedang lelah, stres, atau merasa kewalahan, membandingkan diri justru memperparah tekanan batin.

Payne menyarankan untuk lebih sering membandingkan diri dengan versi diri sendiri di masa lalu. Dengan begitu, fokus berpindah dari kompetisi eksternal menuju pertumbuhan pribadi. Cara ini membantu seseorang menyadari sejauh mana dirinya telah berkembang.

Baca juga: 11 Kebiasaan Kecil agar Lebih Tenang Menjalani Hidup Menurut Pakar

2. Fokus pada nilai hidup yang benar-benar penting 

Salah satu alasan seseorang mudah terjebak dalam perbandingan adalah karena kehilangan arah tentang apa yang sebenarnya penting baginya.

Ketika melihat orang lain memiliki sesuatu yang tampak mewah atau sukses, kita sering otomatis merasa kurang, meski hal tersebut sebenarnya bukan prioritas hidup kita.

Payne menekankan pentingnya mengenali nilai inti diri. Ia menyarankan untuk menuliskan hal-hal yang benar-benar bermakna dalam hidup, seperti kesehatan, keluarga, ketenangan, kreativitas, atau kebebasan waktu.

Dengan memiliki daftar nilai pribadi, seseorang dapat lebih mudah mengevaluasi apakah rasa iri yang muncul memang relevan atau sekadar respons impulsif.

Sering kali, setelah direnungkan, kita menyadari bahwa yang kita bandingkan sebenarnya bukan sesuatu yang benar-benar kita inginkan.

Baca juga: Mengapa Hubungan Cinta Tanpa Drama Sering Terasa Hambar

Membaca atau menulis saat duduk ternyata bisa membantu menjaga kesehatan otak dan menurunkan risiko demensia, menurut studi terbaru.freepik Membaca atau menulis saat duduk ternyata bisa membantu menjaga kesehatan otak dan menurunkan risiko demensia, menurut studi terbaru.

3. Ingat bahwa setiap orang memulai dari titik berbeda

Kesalahan terbesar dalam membandingkan diri adalah menganggap semua orang memulai perjalanan hidup dari garis start yang sama.

Padahal, setiap individu memiliki latar belakang, akses, privilege, tantangan, dan kesempatan yang berbeda. Payne mengingatkan bahwa banyak perbandingan tidaklah setara.

“Perbandingan tersebut sering kali tidak setara dan tidak bisa disejajarkan begitu saja,” ujarnya.

Seseorang yang berhasil di usia muda mungkin memiliki dukungan finansial besar sejak awal. Orang lain mungkin butuh waktu lebih lama karena harus berjuang dari nol.

Memahami konteks ini membantu kita melihat pencapaian orang lain secara lebih realistis.I ni bukan untuk meremehkan keberhasilan mereka, melainkan agar kita tidak menghukum diri sendiri secara tidak adil.

Baca juga: 5 Zodiak yang Dikenal Green Flag, Sifatnya Bikin Hubungan Lebih Sehat

4. Batasi paparan terhadap hal yang memicu perasaan tidak cukup

Media sosial sering menjadi pemicu terbesar kebiasaan membandingkan diri. Feed yang dipenuhi pencapaian, liburan mewah, tubuh ideal, atau gaya hidup glamor dapat membuat seseorang merasa hidupnya kurang berarti.

Payne menyarankan untuk memperhatikan pola emosional setelah berinteraksi dengan akun atau lingkungan tertentu.

Jika setelah melihat konten seseorang Anda selalu merasa tidak cukup baik, mungkin sudah waktunya mengambil jarak.

Membatasi paparan bukan berarti iri atau tidak mendukung orang lain. Ini adalah bentuk menjaga kesehatan mental.

Kurasi lingkungan digital yang lebih sehat dapat memberi ruang bagi pikiran untuk bernapas dan fokus pada realitas hidup sendiri.

Baca juga: Arti Bare Minimum dalam Hubungan, Ini Contoh dan Maknanya

5. Latih kesadaran diri saat pikiran mulai membandingkan

Langkah terakhir adalah membangun kesadaran. Sering kali kita membandingkan diri secara otomatis tanpa menyadarinya.

Begitu melihat pencapaian orang lain, pikiran langsung membuat kesimpulan bahwa kita gagal.

Saat pola ini muncul, berhentilah sejenak. Tanyakan pada diri sendiri, apakah perbandingan ini membantu saya berkembang, atau justru melukai saya?

Pertanyaan sederhana ini dapat memutus siklus overthinking. Dengan latihan konsisten, seseorang akan semakin terampil mengenali kapan pikirannya mulai terjebak dalam permainan perbandingan yang tidak sehat.

Baca juga: Aturan 2-2-2, Cara Sederhana Menjaga Kehangatan Hubungan Suami Istri

Hidup bukan perlombaan

Hidup setiap orang memiliki ritmenya sendiri. Membandingkan diri secara berlebihan hanya membuat seseorang kehilangan kemampuan menikmati prosesnya sendiri.

Seperti dijelaskan Payne, perbandingan sosial memang bagian dari sifat manusia.

Namun, ketika dilakukan dengan lebih sadar, kebiasaan ini bisa diarahkan menjadi alat refleksi, bukan sumber penderitaan.

Alih-alih terus menatap jalur orang lain, mungkin sudah saatnya lebih sering menoleh pada perjalanan diri sendiri, dan menyadari bahwa kamu telah melangkah lebih jauh dari yang dibayangkan.

Baca juga: Kenapa Hubungan Baru Gagal? Ini Penyebab Utamanya

Tag:  #cara #berhenti #membandingkan #diri #dengan #orang #lain

KOMENTAR