Mengenal Jenis Angpao dalam Prosesi Sangjit Beserta Maknanya
- Dalam tradisi sangjit, setiap detail seserahan yang dibawa pihak pria kepada pihak wanita memiliki makna khusus, termasuk angpao.
Bagi sebagian calon pengantin, istilah seperti angpao susu atau angpao lamar mungkin terdengar asing. Padahal, keduanya memiliki peran penting dalam prosesi pertunangan adat Tionghoa yang sarat filosofi.
Owner Sangjit Couture, Jennifer Saputra menjelaskan, angpao biasanya diletakkan di baki pertama bersama perhiasan sebagai simbol utama lamaran resmi dari pihak pria.
“Untuk di baki pertama ada angpao susu, angpao lamar, dan perhiasan,” jelas Jennifer saat ditemui The Garden of Everlasting Heritage, Where Traditions and Timeless Love Blossom, di Fairmont Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026).
Baca juga: Isi Baki Sangjit Lengkap Beserta Maknanya, Calon Pengantin Wajib Tahu
Menurut Jennifer, pemahaman tentang jenis angpao dan maknanya penting agar prosesi sangjit tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan dipahami sebagai bagian dari nilai budaya yang diwariskan lintas generasi.
Angpao susu sebagai tanda terima kasih
Salah satu angpao yang paling dikenal dalam tradisi sangjit adalah angpao susu. Angpao ini diberikan pihak pria kepada keluarga mempelai wanita sebagai bentuk penghormatan kepada orangtua.
“Angpao susu itu sebagai tanda terima kasih pihak pria karena sudah membesarkan calon mempelai wanita dari kecil sampai besar dan setelah ini akan dinikahkan,” kata Jennifer.
Secara filosofis, angpao susu menjadi simbol apresiasi atas kasih sayang, pengorbanan, dan perhatian yang telah diberikan orangtua kepada anak perempuan mereka hingga siap memasuki fase kehidupan baru.
Tradisi ini mencerminkan nilai penghormatan yang sangat dijunjung tinggi dalam budaya Tionghoa.
Pernikahan dipandang bukan hanya penyatuan dua individu, tetapi juga bentuk penerimaan terhadap keluarga besar masing-masing.
Karena itu, pemberian angpao susu menjadi momen simbolis yang menunjukkan kesungguhan pihak pria dalam mengambil tanggung jawab untuk melanjutkan perawatan dan perlindungan terhadap calon istrinya.
Ilustrasi
Angpao lamar dan aturan pengembaliannya
Selain angpao susu, ada pula angpao lamar atau yang kerap disebut angpao pesta. Angpao ini memiliki fungsi berbeda karena berkaitan langsung dengan prosesi pernikahan yang akan digelar.
“Ada uang angpao lamar atau angpao pesta. Ibaratnya itu uang pesata akan diberikan ke pihak wanita, tapi pihak wanita harus mengambil 1 kembar uang di atas dan sisanya dikembalikan ke pihak pria,” ujar Jennifer.
Baca juga: Pesona Dekorasi Pernikahan Bernuansa Alam yang Selalu Diminati
Dalam praktiknya, keluarga mempelai wanita hanya mengambil sebagian kecil dari nominal yang diberikan.
Pengembalian sisa uang tersebut menjadi simbol bahwa tanggung jawab pesta pernikahan tidak sepenuhnya dibebankan kepada pihak wanita. Jennifer menambahkan, aturan ini memiliki makna penting dalam adat.
“Jika tidak dikembalikan, maka dianggapnya pesta hari pernikahan akan dibayar sama pihak wanita,” jelasnya.
Tradisi ini menunjukkan adanya kesepahaman simbolis antara kedua keluarga mengenai pembagian tanggung jawab dalam penyelenggaraan pesta pernikahan.
Berapa nominal ideal untuk setiap angpao?
Dalam menentukan nominal angpao, angka yang digunakan juga tidak dipilih secara sembarangan. Jennifer mengatakan angka 8 menjadi pilihan yang paling umum.
“Aku biasanya menyarankan untuk uang atau emas itu angka 8. Misalnya, Rp 888.000 atau Rp 8.888.000. Boleh dipakai mata uang apapun, supaya enggak terlalu tebal uangnya,” katanya.
Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, angka 8 identik dengan keberuntungan, kemakmuran, dan kelancaran rezeki.
Penggunaan angka ini diharapkan membawa doa baik bagi perjalanan rumah tangga pasangan yang akan menikah.
Tak heran jika angka 8 kerap muncul dalam berbagai elemen prosesi, termasuk nominal angpao maupun jumlah seserahan.
Simbol keseriusan pihak pria
Selain angpao, Jennifer menjelaskan, tradisi sangjit pada masa lalu juga menekankan simbol kemapanan dari pihak pria.
“Sebenernya kalau zaman dulu itu sandang, pangan, papan wajib. Tapi sekarang juga masih ada di beberapa tradisi sampai dibawa sertifikat rumah, kunci mobil, untuk menunjukkan keseriusan dan kemapanannya,” ungkap Jennifer.
Simbol-simbol tersebut menjadi representasi kesiapan pihak pria dalam membangun rumah tangga.
Meski kini tradisi sangjit telah banyak beradaptasi dengan perkembangan zaman, makna di balik setiap angpao tetap dipertahankan.
Bukan soal nominal semata, melainkan pesan penghormatan, tanggung jawab, dan komitmen yang ingin disampaikan kepada keluarga calon mempelai wanita.
Baca juga: 50 Ucapan Selamat Lamaran Bahasa Inggris untuk Teman dan Sahabat
Tag: #mengenal #jenis #angpao #dalam #prosesi #sangjit #beserta #maknanya