Perjalanan Sri Dayawati Hadirkan Skincare Magic of Nature dari Ladang Bunga Matahari
Bunga Citra Lestari (kiri) dan Sri Dayawati Hadisuwito (kanan) dalam acara grand launching rangkaian produk Magic of Nature di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Jumat (08/05)()
22:50
9 Mei 2026

Perjalanan Sri Dayawati Hadirkan Skincare Magic of Nature dari Ladang Bunga Matahari

Setiap perjalanan dimulai dari suatu tempat, bagi Sri Dayawati Hadisuwito tempat itu adalah ladang bunga matahari.

Daya membangun Magic of Nature, brand perawatan tubuh organik yang resmi diluncurkan di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Jumat (08/05).

Semua berawal ketika Sri Dayawati atau Daya memiliki keresahan pribadi, soal kulitnya yang sensitif.

“Saya punya cita-cita untuk menciptakan produk yang memang cocok buat saya pribadi dan tentunya kulit teman-teman kita semua yang mengalami seperti saya,” ungkap Daya saat peluncuran produk.

Baca juga: Cara Mudah Menanam dan Merawat Bunga Matahari

Daya pun memilih untuk membangun semuanya dari awal, mulai dari menanam bunga matahari sendiri di Jawa Tengah sampai memperjuangkan sertifikasi organik internasional selama bertahun-tahun.

Ia bercerita selama bertahun-tahun dirinya kesulitan menemukan produk mandi yang cocok untuk kulitnya. Bahkan, ia mengaku lebih sering menggunakan sabun bayi, sebab produk orang dewasa terasa terlalu keras di kulitnya, terutama produk lokal.

“Padahal saya menyadari kulit orang dewasa itu butuh perhatian yang lebih, yang tidak sepenuhnya bisa diberikan oleh produk bayi,” lanjutnya.

Berawal dari ladang bunga matahari di Jawa Tengah

Acara grand launching rangkaian produk Magic of Nature di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Jumat (08/05) Acara grand launching rangkaian produk Magic of Nature di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Jumat (08/05)Perjalanan Magic of Nature ternyata dimulai jauh sebelum produknya diluncurkan. Daya bercerita, inspirasi awalnya untuk menjadikan bunga matahari sebagai ekstrak inti produknya muncul saat ia melihat hamparan kebun bunga matahari di luar negeri.

Kemudian, begitu kembali ke tanah air, Daya pun mulai mencoba menanam bunga matahari di Jawa Tengah pada 2018. Namun, prosesnya tidak mudah karena bibit yang dibawa dari luar negeri sulit beradaptasi dengan iklim dan tanah di Indonesia.

“Saya awalnya tertarik dengan perkebunan bunga matahari itu. Kami memulai itu di tahun 2018, lalu kita kembangkan untuk mencoba menanam, tapi ternyata bunga matahari yang saya bawa bibitnya dari luar cukup agak sulit beradaptasi dengan iklim, tanah kita di sini,” kata Daya.

Baca juga: From This island Manfaatkan Kunyit Jadi Skincare, Bantu Mencerahkan Kulit dan Anti-Aging

Setelah mencari berbagai macam cara dan berdiskusi dengan profesor pembimbingnya, bunga matahari tersebut akhirnya berhasil tumbuh.

Ia juga mengenang, ketertarikannya membuat ekstrak bunga matahari untuk produk perawatan kulit juga bermula dari memorinya akan mendiang ibunya.

Sang ibu, cerita Daya, meminum sebuah vitamin dari brand lokal Indonesia yang memiliki gambar bunga matahari dalam kemasan dan memiliki kandungan vitamin E yang tinggi.

“Mungkin ini lah bahan utama yang selama ini saya cari-cari untuk membuat produk yang saya mau selama ini,” ungkap Daya.

Baca juga: Kapan Harus Ganti Skincare? Kenali 4 Tandanya

Perjuangan panjang mengejar sertifikasi organik

Acara grand launching rangkaian produk Magic of Nature di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Jumat (08/05) Acara grand launching rangkaian produk Magic of Nature di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Jumat (08/05)Jika banyak brand memilih fokus menjual produk terlebih dahulu dan memperoleh profit, Daya justru memilih jalur yang lebih panjang. Ia bersikeras mengejar sertifikasi organik internasional, demi menjaga kualitas produknya sebelum produk tersebut resmi dipasarkan.

Ia mengungkap, proses sertifikasi tersebut memakan waktu bertahun-tahun. Bahkan, beberapa bahan utama sempat ditolak, karena belum memenuhi standar organik internasional ECOCERT COSMOS Organic.

Tak hanya produknya yang diperiksa, tanah tempat bunga matahari ditanam pun harus lolos standar ketat, agar bebas kontaminasi bahan kimia.

Namun, penolakan demi penolakan tidak menggetarkan hati Daya. Perjuangan dan kegigihan Daya pun akhirnya membuahkan hasil. Magic of Nature resmi menjadi produk body care lokal pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi ECOCERT COSMOS Organic.

Ketika ditanya, apa yang memotivasi Daya untuk gigih memperjuangkan sertifikasi berstandar internasional yang ramah lingkungan, Daya memberikan jawaban yang sederhana.

Baca juga: Dari Produk Perawatan Tubuh ke Tanggung Jawab Lingkungan

“Karena untuk meyakinkan bahwa produk kita itu benar-benar berkualitas dan terpercaya, agar orang bisa percaya dengan produk kita,” ungkap Daya.

Regional Director of EcoCert in Southeast Asia, Samuel Chauffaille, yang turut hadir sesaat secara virtual mengatakan, bahwa proses sertifikasi yang dilewati oleh Magic of Nature tersebut bukan sekadar formalitas demi mendapatkan sertifikasi saja.

“Kami mengunjungi fasilitas produksi, meninjau formulasi, dan memastikan seluruh prosesnya memenuhi standar organik internasional yang ketat,” ujar Samuel.

Samuel menutup dengan mengatakan, bahwa hal paling krusial dari sertifikasi yang didapatkan oleh Magic of Nature ini adalah bukti kejujuran dan transparansi Magic of Nature sebagai brand perawatan kulit yang menjunjung keorganikan produk.

Baca juga: Ketahui Cara Praktis Membawa Makeup dan Body Care saat Traveling

Menggandeng BCL sebagai wajah brand

Bunga Citra Lestari (kiri) dan Sri Dayawati Hadisuwito (kanan) dalam acara grand launching rangkaian produk Magic of Nature di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Jumat (08/05) Bunga Citra Lestari (kiri) dan Sri Dayawati Hadisuwito (kanan) dalam acara grand launching rangkaian produk Magic of Nature di Gandaria City, Jakarta Selatan pada Jumat (08/05)Magic of Nature memilih penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) sebagai wajah brand. BCL mengaku, sebagai brand ambassador, ia memilih dengan selektif brand yang ia yakini dapat mewakili keresahannya pribadi.

“Produk organik itu lebih mendengarkan kebutuhan kulit, jadi kulit kita tidak overstimulated oleh kebanyakan bahan aktif dan kimia. Makanya saya suka sekali sama Magic of Nature, karena bahan-bahannya minimalis tapi benar-benar yang dibutuhkan oleh kulit saya,” ungkap BCL dikutip dari keterangan resmi.

Dalam acara pun, BCL mengaku tertarik dengan filosofi dan proses panjang di balik brand tersebut.

“I think it’s quite inspiring. Aku percaya sesuatu yang dibuat dari hati itu akan sampai juga ke hati orang-orang, termasuk dengan produk ini,” ujar BCL.

Baca juga: Enggak Pakai Ribet, Ini Simple Body Care Routine buat Kulit Sehat dan Glowing

BCL berharap produk yang dibuat dengan ketulusan ini akan berdampak baik untuk orang-orang yang memakai produknya.

Menanggapi perjalanan membangun Magic of Nature yang diceritakan oleh Daya, BCL mengatakan bahwa Magic of Nature terasa personal, karena dibangun dari pengalaman nyata pendirinya sendiri.

“Jadi bukan asal produk yang supaya laku, tapi ini intention-nya baik dari awal,” pungkas BCL.

Tag:  #perjalanan #dayawati #hadirkan #skincare #magic #nature #dari #ladang #bunga #matahari

KOMENTAR