Menhaj Akui Biaya Haji 2026 Dapat Naik imbas Lonjakan Harga Avtur
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf memberikan informasi terkini soal keberangkatan haji, Selasa (24/3/2026)(KOMPAS.com/IZZATUN NAJIBAH )
18:54
31 Maret 2026

Menhaj Akui Biaya Haji 2026 Dapat Naik imbas Lonjakan Harga Avtur

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengakui adanya potensi kenaikan biaya penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah atau 2026 akibat lonjakan harga avtur.

Gus Irfan mengatakan, meski kontrak dengan maskapai telah dilakukan, fluktuasi harga bahan bakar pesawat menjadi salah satu faktor utama yang diperhatikan pemerintah di tengah situasi dinamika geopolitik di Timur Tengah.

"Kemungkinan potensi tambahan biaya memang ada. Misalkan hari ini avtur sudah naik, walaupun kami sudah berkontrak dengan maskapai penerbangan beberapa bulan lalu," tutur Gus Irfan di Menara Kompas, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Kloter Pertama Jemaah Haji Mulai Masuk Asrama pada 21 April 2026

Ia menjelaskan, penerbangan haji Indonesia umumnya dilakukan secara langsung (direct flight), baik untuk jemaah reguler maupun khusus.

Namun, karena adanya konflik di Timur Tengah, terdapat kemungkinan perubahan jalur sehingga berpotensi menambah biaya penerbangan.

Kendati demikian, pemerintah masih berusaha keras mencari solusi agar tambahan biaya tersebut tidak membebani jemaah haji.

"Otomatis memerlukan tambahan biaya. Tapi InsyaAllah kita akan berusaha keras tidak perlu menambah biaya ke jemaah. Kamu upayakan sumber-sumber lain yang mungkin masih bisa kita upayakan nantinya," kata dia.

Baca juga: Menhaj: Haji 2026 Tetap Jalan, Mitigasi Disiapkan di Tengah Konflik

Salah satu upayanya adalah dengan terus menjalin koordinasi intensif dengan otoritas Arab Saudi untuk memastikan seluruh proses pelaksanaan haji berjalan lancar.

"Hari ini Wakil Menteri Haji sedang berada di Saudi juga untuk memastikan semua persiapan-persiapan itu. Alhamdulillah semua berjalan dengan baik,"ujar Gus Irfan.

Gus Irfan menegaskan bahwa apa pun situasi yang terjadi, keselamatan dan keamanan jemaah menjadi pertimbangan paling utama dalam pengambilan kebijakan.

"Seperti amanat Presiden bahwa keselamatan dan keamanan jemaah haji menjadi prioritas utama. Karena itu kita melakukan mitigasi berbagai kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi," ucap dia.

Tag:  #menhaj #akui #biaya #haji #2026 #dapat #naik #imbas #lonjakan #harga #avtur

KOMENTAR