Kemenko Polkam Klaim Situasi Papua Secara Umum Aman dan Kondusif
AKSI MASSA NABIRE - Tampak massa aksi yang sedang berorasi di Pasar Karang, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin,(27/4/2026). Mereka menyoroti berbagai insiden penembakan yang dilakukan aparat bersenjata terhadap 15 lebih warga sipil di Kabupaten Puncak. (Tribun-Papua.com/Calvin Louis Erari)
14:14
27 April 2026

Kemenko Polkam Klaim Situasi Papua Secara Umum Aman dan Kondusif

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyatakan bahwa situasi di Papua secara umum terpantau aman dan kondusif.

Kepala Biro Hubunga Masyarakat, Data, dan Informasi Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana mengatakan, lembaganya secara intensif memantau situasi di Papua beberapa hari terakhir.

“Kemen Polkam secara intensif dan berkelanjutan terus memonitor situasi Papua yang sampai dengan hari ini secara umum relatif aman dan kondusif,” kata Honi kepada Kompas.com, Senin (27/4/2026).

Baca juga: Demo Mahasiswa Tolak Militerisme di Jayapura Ricuh, Sekolah Diliburkan

Kendati demikian, Honi tidak menampik bahwa terjadi beberapa dinamika terkait keamanan di Papua.

“Upaya-upaya menjaga stabilitas terus diupayakan oleh TNI, Polri dan unsur-unsur pemerintah yang lain, termasuk pemerintah daerah,” ujar dia.

Sejauh ini, sejumlah aparat di wilayah tengah bekerja keras untuk menjaga situasinya tetap kondusif.

“Semoga semua dapat terkendali dan tidak ada anarkisme,” kata Honi.

Baca juga: Lalu Lintas Waena-Abepura Lumpuh Total Akibat Demo Mahasiswa Jayapura, Pengendara Putar Balik

Demo di Papua

Diberitakan sebelumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa Papua menggelar aksi demo di Kota Jayapura, Papua, pada Senin (27/4/2026).

Aksi ini berujung pada kericuhan.

Massa aksi melempar batu ke aparat yang berupaya mengadang pergerakan massa.

Ratusan mahasiswa ini mulai berkumpul sejak pagi di sejumlah titik, seperti Expo Waena, Perumnas Tiga, Lingkaran Abe dan kampus Universitas Cenderawasih.

Baca juga: Kisah Hengki Magai, Mahasiswa Papua yang Kuliah Pakai Koteka di Jayapura: Ini Identitas Kami...

Aksi demo ini dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan militerisme di Papua yang dianggap berlebihan dan menyebabkan jatuhnya korban sipil.

Massa yang berkumpul di Expo Waena dan Perumnas Tiga berupaya melakukan long march untuk bergabung dengan massa yang berada di Lingkaran Abepura, namun diadang oleh aparat kepolisian karena mengganggu ketertiban umum.

Massa yang tak terima diadang melakukan perlawanan dengan melempar batu ke arah aparat kepolisian yang berjaga sehingga dilakukan pembubaran paksa menggunakan tebakan meriam air dan gas air mata.

Massa telah dibubarkan dan saat ini aparat masih berjaga di sejumlah titik di Expo hingga Perumnas Tiga.

Sementara itu, massa yang berada di Lingkaran Abepura bergabung dengan massa lainnya di Universitas Cenderawasih dan masih melakukan orasi.

Aksi demo mahasiswa ini dilakukan secara serentak di Kota Jayapura, Nabire dan Wamena, Jayawijaya.

Tag:  #kemenko #polkam #klaim #situasi #papua #secara #umum #aman #kondusif

KOMENTAR