Megawati Pernah Mau Cari Buzzer yang Menjelekkan Namanya, Berujung Dibiarkan
Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan Gelar Profesor Emeritus untuk Arief Hidayat di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/5/2026). (Dokumentasi PDIP)()
16:30
2 Mei 2026

Megawati Pernah Mau Cari Buzzer yang Menjelekkan Namanya, Berujung Dibiarkan

- Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengaku sempat hendak mencari pendengung atau buzzer menjelekkan namanya.

Namun, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) itu pada akhirnya membiarkannya.

Buzzer itu saya bilang banser. Karena apa? Enak saja kalau menjelekkan saya. Katanya saya ini jual Pulau Sipadan dan Ligitan,” ujar Megawati saat memberikan sambutan dalam acara Pengukuhan Gelar Profesor Emeritus untuk Arief Hidayat di Universitas Borobudur, Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Baca juga: Singgung Wacana RUU Pemilu Diambil Alih Pemerintah, Megawati: Kayak Poco-poco

Megawati mengaku sempat hendak mencari buzzer yang dulu menjelekkan namanya, tapi mereka dibiarkan karena memahami perbuatan itu untuk mengisi perut.

“Saya dalam batin, dipikir saya enggak punya pasukan, entar tak cari, tapi bagaimana. Terus saya mikir, kita ini Pancasila, dia kan cari duit juga. Jadi, ya sudahlah biarin,” kata Megawati.

Dalam acara ini, Megawati menyadari ada kalimatnya yang bisa dipelintir oleh para buzzer. Dia sempat memberi peringatan sebelum lebih jauh menyampaikan sambutannya.

“Karena saya lihat ini kok negara makin hari saya bilang kayak poco-poco, loh iya loh. Kalau.. awas ya kalo mau dikeluarkan dengan banser-banser loh,” kata Megawati.

Baca juga: Megawati Bingung Kasus Andrie Yunus Diproses di Pengadilan Militer

Adapub pada Sabtu (2/5/2026), Megawati menghadiri acara pengukuhan gelar Profesor Emeritus Bidang Hukum Tata Negara dari Universitas Borobudur kepada mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat.

Acara pengukuhan gelar untuk Arief Hidayat ini dihadiri oleh sejumlah rektor dan guru besar dari Universitas lain.

Beberapa pejabat dan mantan petinggi negara ikut hadir dalam acara, seperti mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia, Mahfud MD; mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly; hingga Jampidum Asep Nana Mulyana.

Baca juga: Pesan Megawati Jelang May Day: Kesejahteraan Buruh Syarat Mutlak Tercapainya Keadilan Sosial

Sementara itu, terlihat juga sejumlah hakim MK dulu rekan sejawat Arief, misalnya Suhartoyo dan Saldi Isra.

Tag:  #megawati #pernah #cari #buzzer #yang #menjelekkan #namanya #berujung #dibiarkan

KOMENTAR