Petani Jagung Tuban Siap Sambut Kehadiran Prabowo di Panen Raya Nasional
Presiden Prabowo Subianto menggunakan Maung MV3 Tangguh saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Sulawesi Utara, salah satu wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina, Sabtu (9/5/2026).(Youtube/Setpres)
08:03
16 Mei 2026

Petani Jagung Tuban Siap Sambut Kehadiran Prabowo di Panen Raya Nasional

- Polri bersama petani jagung dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, bersiap menyambut kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Dusun Kedung Sari, Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Sabtu (16/5/2026).

Rencana kehadiran Presiden disebut menjadi penyemangat bagi para petani sekaligus momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari program Asta Cita Presiden menuju swasembada pangan.

"Polri bersama petani jagung Tuban menyambut penuh semangat rencana kehadiran Bapak Presiden RI pada Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026. Kehadiran Presiden di tengah petani menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan produktivitas dan memperkuat langkah menuju swasembada jagung nasional," kata Asisten Kapolri Bidang SDM sekaligus Kepala Satgas Ketahanan Pangan Polri Irjen Anwar dalam keterangannya, Sabtu.

Baca juga: Prabowo Juga Akan Panen Raya Jagung dan Luncurkan 166 SPPG Usai Resmikan Museum Marsinah

Menjelang pelaksanaan kegiatan, antusiasme masyarakat dan petani terlihat dari berbagai persiapan yang dilakukan di lokasi panen raya.

Kabupaten Tuban sendiri dikenal sebagai salah satu sentra penghasil jagung terbesar di Jawa Timur dengan sekitar 629 hektar lahan memasuki masa panen tahun ini.

Potensi tersebut dinilai menjadikan Tuban sebagai daerah strategis dalam mendukung target swasembada jagung nasional.

Anwar mengatakan, panen raya jagung serentak menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, Polri, dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurut dia, keberhasilan sektor pangan tidak terlepas dari kolaborasi seluruh pihak, termasuk dukungan Polri melalui pendampingan kepada petani, distribusi bibit unggul, pupuk, alat pertanian, hingga penguatan sinergi dengan kelompok tani melalui jajaran kewilayahan.

Baca juga: Prabowo Resmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk Hari Ini

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi jagung nasional jenis pipilan kering pada 2025 mencapai 16,11 juta ton, sedangkan kebutuhan nasional sebesar 15,64 juta ton.

Dengan demikian, Indonesia mencatat surplus sekitar 470.000 ton jagung.

Capaian itu disebut menjadi fondasi menuju target produksi jagung nasional sebesar 18 juta ton pada 2026.

Selain mengikuti panen raya jagung serentak, Presiden juga dijadwalkan meninjau stan inovasi ketahanan pangan Polri yang menampilkan berbagai program penguatan sektor pangan.

Sejumlah stan yang akan ditampilkan di antaranya Stand Pupuk Batu Bara Presisi, Stand Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri, Stand Gudang Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur, Stand Ketahanan Pangan Alternatif Uwi Ungu, Stand Benih Jagung Bhayangkara, Stand Miracle Carbob berbahan bonggol jagung, hingga Stand SPPG Polri.

Baca juga: Menengok Koleksi Museum Marsinah di Nganjuk yang Akan Diresmikan Presiden Prabowo Besok

Dalam agenda tersebut, Presiden juga dijadwalkan menyaksikan penyerahan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada perwakilan kelompok tani oleh jajaran Bank Himbara sebagai bentuk dukungan pembiayaan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Selain itu, akan dilakukan groundbreaking pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri untuk memperkuat sistem penyimpanan dan distribusi hasil pangan.

Pemerintah juga dijadwalkan meluncurkan operasional 166 SPPG Polri guna mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.

Rangkaian kegiatan lainnya meliputi peninjauan bakti kesehatan dan Gerakan Pangan Murah Polri serta pelepasan program pendukung ketahanan pangan.

Baca juga: PM Australia Telepon Prabowo, Terima Kasih karena Indonesia Setuju Ekspor Pupuk

“Ketahanan pangan adalah kekuatan bangsa. Saat petani semakin kuat dan hasil produksi meningkat, Indonesia semakin siap mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan. Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat untuk memastikan ketahanan pangan menjadi fondasi ketahanan nasional,” ungkapnya.

Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 diharapkan menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, Polri, petani, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat terwujudnya Indonesia mandiri pangan.

Tag:  #petani #jagung #tuban #siap #sambut #kehadiran #prabowo #panen #raya #nasional

KOMENTAR