TNI Siapkan Pasukan dan Alutsista untuk Evakuasi 8 Pendulang Emas yang Dibunuh OPM
Komando Operasi TNI Habema siap mengerahkan pasukan untuk mengevakuasi delapan pendulang emas yang tewas diduga dibunuh TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo di wilayah Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Panglima Koops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga menyatakan, Koops TNI Habema juga menyiapkan alat komunikasi dan dukungan operasional untuk proses evakuasi di wilayah pedalaman Korowai.
“Kami memastikan seluruh personel dan alutsista pendukung berada dalam kondisi siap untuk melaksanakan evakuasi secara maksimal dengan tetap mempertimbangkan faktor keamanan, kondisi medan, dan keselamatan seluruh pihak di lapangan,” kata Yudha dalam siaran pers, Jumat (22/5/2025).
Baca juga: OPM Klaim Bakar SMPN Koasrama Usai Tembak Mati 8 Pendulang Emas di Yahukimo
Menurut dia, proses evakuasi dilakukan melalui koordinasi bersama satuan TNI, unsur penerbangan, dan personel gabungan yang akan diterjunkan ke lokasi.
Yudha menyebutkan, medan di wilayah Korowai cukup berat karena berada di daerah pedalaman dengan akses terbatas dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Selain menyiapkan evakuasi, personel gabungan TNI juga meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan di Yahukimo untuk mengantisipasi gangguan keamanan lanjutan.
Yudha turut memeriksa kesiapan pelaksanaan evakuasi pada Jumat pagi.
Baca juga: TNI Buru Kelompok OPM yang Diduga Bunuh 8 Pendulang Emas di Yahukimo
Ia mengecek kesiapan personel, perlengkapan, alat komunikasi, serta dukungan operasional yang akan digunakan dalam proses evakuasi korban di pedalaman Korowai.
Yudha meminta seluruh prajurit tetap mengutamakan profesionalisme, kewaspadaan, dan keselamatan selama bertugas.
“Saya bangga atas kesiapan dan semangat seluruh personel. Jangan lengah, tetap laksanakan tugas secara profesional, terukur, dan utamakan faktor keamanan serta keselamatan dalam setiap pergerakan di lapangan,” kata dia.
Baca juga: OPM Klaim Tembak Mati 8 Pendulang Emas di Yahukimo, Disebut Intelijen Menyamar
OPM bunuh pendulang emas
Diberitakan sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) mengeklaim bahwa mereka menembak mati sebanyak delapan orang pendulang emas ilegal di Korowai, Kabupaten Yahukimo pada Selasa, 19 Mei 2026.
Dalam video berdurasi lima menit yang diterima Kompas.com, Mayor Kopitua Heluka selaku Komandan Operasi Kodap XVI Yahukimo, mengatakan bahwa delapan orang yang ditembak merupakan intelijen yang menyamar untuk memata-matai pergerakan OPM di Yahukimo.
"Pasukan TPNPB OPM berhasil menembak mati delapan orang anggota TNI-Polri yang menyamar sebagai pendulang emas illegal di Korowai," kata Kopitua Heluka dalam video yang diterima pada Rabu (20/5/2026) malam.
Baca juga: Lumpuhkan 12 Tokoh OPM, TNI: Nyawa Warga Sipil Papua Tak Bisa Ditawar
Selain itu, Kopitua Heluka menyebut, penembakan terhadap delapan pendulang ini sebagai aksi balasan atas tewasnya dua anggota OPM yang ditembak mati aparat keamanan pada 17 Mei 2026.
"Ini adalah aksi balasan kami terhadap penembakan oleh aparat terhadap dua anggota kami di Yahukimo pada hari Minggu kemarin. Kami juga bertanggungjawab atas penembakan ini," ujar Kopitua Heluka.
Tag: #siapkan #pasukan #alutsista #untuk #evakuasi #pendulang #emas #yang #dibunuh