Jemaah Haji Mulai Dipulangkan 1 Juni, Ini Alur Keberangkatan dari Bandara Jeddah
Masa operasional haji 2026/1447 H telah memasuki fase pemulangan.
Jemaah haji Indonesia akan mulai dipulangkan melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi pada Senin (1/6/2026).
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Abdul Basir menjelaskan alur kedatangan hingga jemaah memasuki pesawat terbang. Ada regulasi jam kedatangan Jemaah di Bandara King Abdul Aziz Jeddah.
Jemaah diizinkan masuk ke bandara enam jam sebelum keberangkatan.
"Sedangkan untuk masuk gate-nya, empat jam sebelum keberangkatan mengingat ada pemeriksaan XRay yang membutuhkan waktu," ungkap Abdul Basir di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (31/5/2026).
Baca juga: Kemenhaj Kebut Persiapan Haji 2027 Usai Bertemu Otoritas Arab Saudi
Selanjutnya, petugas daker bandara akan membantu jemaah menurunkan barang bawaan termasuk koper kabin. Petugas melakukan penyisiran ulang agar tidak ada barang jemaah yang tertinggal di dalam bus.
Jemaah lalu diarahkan masuk ke ruang tunggu atau pavilion. Di lokasi tersebut, Jemaah diminta memeriksa Kembali apakah masih membawa kategori barang yang dilarang.
"Jemaah akan diberi kesempatan merapikan barang bawaannya dan diminta meninggalkan barang kategori dilarang," kata dia.
Basir mengimbau agar ketua regu, ketua rombongan dan petugas kloter membantu jemaah memeriksa dan merapikan barang bawaan.
Empat jam sebelum penerbangan, Jemaah haji mulai memasuki gate untuk melalui pemeriksaan X-Ray. Selanjutnya Jemaah menaiki pesawat untuk diterbangkan ke Tanah Air.
Baca juga: Jumlah Jemaah Haji 2026 yang Wafat Turun Tajam, Manajemen Disebut Makin Baik
Kategori barang terlarang
Jemaah haji Indonesia dilarang membawa air zamzam dalam koper selama fase pemulangan yang dimulai pada 1 Juni 2026.
Petugas XRay Bandara King Abdul Aziz Jeddah akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan jemaah haji Indonesia tidak membawa air zamzam.
"Jemaah sudah diberikan haknya untuk menerima air zamzam satu galon di tanah air dengan volume lima liter. Saat ini sebagian besar sudah terdistribusikan ke asrama haji (debarkasi), tinggal jemaah mengambilnya ketika pulang," katanya
Untuk keselamatan penerbangan, jemaah diminta tidak membawa barang yang membahayakan. Yakni barang mudah terbakar seperti korek api serta senjata tajam.
Jemaah juga tidak diperbolehkan membawa gas, aerosol, dan cairan melebihi 100 ml, serta uang melebihi Rp 100.000.000 atau SAR 25.000.
Tag: #jemaah #haji #mulai #dipulangkan #juni #alur #keberangkatan #dari #bandara #jeddah