Franco Baresi Bela Gennaro Gattuso Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 3 Kali Beruntun
Mantan pemain AC Milan, Franco Baresi, menyerukan introspeksi bagi seluruh elemen sepak bola Italia usai kegagalan lolos ke Piala Dunia FIFA 2026.(AFP/ELVIS BARUKCIC)
06:20
2 April 2026

Franco Baresi Bela Gennaro Gattuso Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 3 Kali Beruntun

Mantan pemain AC Milan, Franco Baresi, melayangkan seruan keras agar seluruh elemen sepak bola Italia melakukan introspeksi diri secara menyeluruh.

Hal ini menyusul kegagalan menyakitkan tim nasional Italia untuk menembus putaran final Piala Dunia 2026.

Degan begitu, Italia harus abesn alam tiga edisi turnamen FIFA tersebut secara berturut-turut.

Berbicara kepada Adnkronos, Franco Baresi menilai bahwa masalah yang menimpa sepak bola negaranya saat ini sangat mendalam.

Kekalahan dramatis lewat adu penalti melawan Bosnia-Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026), dianggapnya hanyalah puncak dari gunung es dari kegagalan struktural yang sudah berlangsung lama.

Baca juga: Respons Pelatih Argentina Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Dalam pandangannya, Franco Baresi menekankan bahwa tersingkirnya Azzurri tidak bisa hanya ditudingkan pada satu momen atau individu tertentu.

Meski kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni pada babak pertama sangat merugikan, ia menuntut adanya pengakuan kesalahan secara kolektif dari sistem sepak bola di Negeri Pizza.

“Kemarin ada beberapa kejadian yang berdampak negatif pada pertandingan bagi tim kami,” kata Baresi merujuk pada situasi bermain dengan sepuluh orang.

Namun, ia menambahkan catatan kritis terkait performa jangka panjang La Nazionale.

“Namun Italia tidak bisa terus-menerus sampai ke tahap terakhir hanya untuk bermain demi kualifikasi," lanjutnya.

"Seluruh sepak bola Italia harus mengakui kesalahan mereka, karena hasil dua puluh tahun terakhir sudah jelas terlihat, kecuali kemenangan di Kejuaraan Eropa.”

Pembelaan untuk Gennaro Gattuso

Baca juga: Pesan Emosional Gianluigi Donnarumma Usai Italia Absen di Piala Dunia Tiga Kali Beruntun

Di tengah gelombang kritik yang menerjang staf kepelatihan, Baresi justru tampil pasang badan untuk membela Gennaro Gattuso.

Menurutnya, pria yang juga merupakan mantan rekan setimnya di Milan tersebut telah memberikan upaya maksimal di tengah keterbatasan waktu dan situasi yang sulit.

Pelatih kepala timnas Italia Gennaro Gattuso dan kepala delegasi timnas Italia Gianluigi Buffon menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan kualifikasi Grup I Piala Dunia FIFA 2026 antara Italia dan Israel, di Stadion Bluenergy di Udine, Italia timur laut, pada 14 Oktober 2025.AFP/STEFANO RELLANDINI Pelatih kepala timnas Italia Gennaro Gattuso dan kepala delegasi timnas Italia Gianluigi Buffon menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan kualifikasi Grup I Piala Dunia FIFA 2026 antara Italia dan Israel, di Stadion Bluenergy di Udine, Italia timur laut, pada 14 Oktober 2025.

“Dalam beberapa bulan ini dia telah memberikan segalanya, jiwanya, dan menurut pendapat saya juga telah melakukan pekerjaan yang baik dengan sedikit waktu yang tersedia,” tuturnya.

Baresi menganggap tanggung jawab atas kegagalan ini tidak sepenuhnya berada di pundak sang pelatih.

“Sayangnya itu tidak cukup. Bukan hak saya untuk mengatakan apakah dia harus melanjutkan, tetapi dia jelas termasuk yang paling tidak bertanggung jawab atas kekalahan ini,” tutup Baresi.

Penderitaan Mendalam Sang Pelatih

Gennaro Gattuso sendiri tidak mampu menyembunyikan rasa pedihnya usai laga final play-off yang berlangsung penuh drama tersebut.

"Jika Anda menusuk saya dengan belati hari ini, tidak akan ada yang keluar, darah saya sudah habis," ujar Gattuso melalui Sky Sports Italia.

Ia menegaskan kebanggaannya terhadap perjuangan pemain meski hasil akhir sangat mengecewakan.

Baca juga: Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gianluigi Donnarumma: Tadi Malam Saya Menangis

"Rasanya sakit, sangat sakit, tetapi kami harus menerimanya. Saya tidak ingin berbicara tentang wasit atau apa pun. Kami menderita dengan semua umpan silang itu, kami memberikan segalanya."

Mengenai kelanjutan kariernya di kursi kepelatihan tim nasional, ia enggan memberikan spekulasi lebih lanjut saat ini.

"Saya tidak berpikir ini waktunya untuk membicarakan masa depan saya atau orang lain. Ini adalah sepak bola: terkadang membuat Anda merayakan. Terkadang, membuat Anda menderita," pungkasnya.

Tag:  #franco #baresi #bela #gennaro #gattuso #usai #italia #gagal #piala #dunia #kali #beruntun

KOMENTAR