Alex Manninger Meninggal Dunia, Juventus Kenang Sosok Sang Juara Scudetto
Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola setelah mantan penjaga gawang Juventus, Alex Manninger, dilaporkan meninggal dunia pada usia 48 tahun, meninggalkan duka bagi para penggemar dan dunia sepak bola.(AFP/JOE KLAMAR)
08:46
17 April 2026

Alex Manninger Meninggal Dunia, Juventus Kenang Sosok Sang Juara Scudetto

Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola setelah mantan penjaga gawang Juventus, Alex Manninger, dilaporkan meninggal dunia pada usia 48 tahun.

Insiden tragis tersebut terjadi pada Kamis (16/4/2026) waktu setempat, di mana mobil yang dikendarainya tertabrak kereta api di sebuah perlintasan rel di wilayah Salzburg, Austria.

Merespons kepergian sang mantan pemain, Juventus langsung menyampaikan penghormatan mendalam melalui akun media sosial X mereka.

Klub raksasa Liga Italia tersebut mengenang mendiang bukan hanya sekadar sebagai sosok atlet, melainkan figur teladan dengan karakter yang amat membumi.

“Hari ini adalah hari yang sangat menyedihkan,” tulis pernyataan resmi klub dikutip dari Football italia, Jumat (17/4/2026).

Baca juga: Kecelakaan Fatal, Eks Juventus dan Arsenal Alex Manninger Tewas

“Kita telah kehilangan bukan hanya seorang atlet hebat, tetapi juga seorang pria dengan nilai-nilai langka: kerendahan hati, dedikasi, dan profesionalisme yang luar biasa."

"Alex Manninger akan dikenang atas teladan yang ia berikan, di dalam dan di luar lapangan," lanjut pernyataan klub.

"Juventus menyampaikan belasungkawa terdalam atas meninggalnya Alex Manninger dan turut berduka cita bersama keluarganya di saat-saat sulit ini.”

Kiprah Gemilang Sang Penjaga Gawang

Semasa aktif bermain, pria asal Austria ini mencatatkan rekam jejak yang solid di pentas Serie A.

Ia membela Si Nyonya Tua selama empat musim (2008-2012) dengan torehan 40 penampilan.

Puncak dedikasinya di Turin terbayar tuntas ketika ia turut mengantarkan tim merengkuh Scudetto pada musim 2011-2012 di bawah asuhan pelatih Antonio Conte.

Baca juga: Taklukkan Atalanta, Spalletti Akui Juventus Tampil dalam Tekanan

Selain di Turin, ia juga pernah berseragam klub Italia lainnya seperti Torino, Siena, Bologna, dan Fiorentina, mencatatkan total 137 penampilan di kasta tertinggi negeri piza tersebut.

Jauh sebelum petualangannya di Italia, pengoleksi 33 caps bersama timnas Austria ini merupakan sosok penting di Inggris.

Ia turut membantu Arsenal meraih gelar ganda (Liga Inggris dan Piala FA) pada musim 1997-1998, mencatatkan 64 penampilan selama lima tahun kariernya di London Utara.

Duka Mendalam Buffon dan Seaman

Kepergian sosok yang memulai kariernya di RB Salzburg ini memukul banyak pihak, tak terkecuali mantan rekan setimnya, Gianluigi Buffon.

Melalui unggahan di Instagram, kiper legendaris Italia itu menyampaikan pesan perpisahan yang sangat emosional.

“Setiap kata terasa berlebihan dan setiap air mata hanyalah tambahan atas kehilangan seorang teman dan sosok yang selalu saya kagumi,” tulis Buffon di Instagram.

“Anda memilih untuk tetap independen dari kecanduan dunia sepak bola, mencari kebahagiaan dalam hal-hal sederhana seperti hidup sehat di alam, memancing, alam, dan keluarga, itulah prinsip hidup Anda,” ucap kiper legendaris asal Italia itu.

"Di dunia yang sering kali tunduk dan berlutut, mengejar penindasan, karier, dan uang mudah, Anda selalu menegaskan kebebasan Anda, mempertahankan postur tegak, dengan kebanggaan seseorang yang tahu apa yang Anda inginkan."

Baca juga: Klasemen Liga Italia Usai AC Milan Terkapar dan Juventus Amankan 3 Poin

“Anda memiliki kekuatan untuk menjauh dari semua itu dan melihat kami dengan senyuman khas Anda seolah berkata 'Kamu semua, kalian tidak akan pernah bisa memiliki saya',” ujar Buffon.

"Saya harap, bahkan saya yakin, bahwa dari sana Anda akan terus membimbing anak-anak Anda yang cantik dan istri Anda yang muda," tutur Buffon.

Rasa kehilangan serupa juga diutarakan oleh legenda The Gunners, David Seaman, yang perannya pernah digantikan secara krusial oleh mendiang.

“Ini adalah kabar yang menghancurkan, sangat menyedihkan dan sulit untuk diterima,” ujar David Seaman.

“Ketika saya memikirkan Alex Manninger, dia adalah penjaga gawang luar biasa bagi kami, dia masuk menggantikan saya di momen yang sangat penting untuk membantu kami meraih gelar ganda,” ucapnya.

“Dia tampil sangat luar biasa, dia masih sangat muda saat masuk ke tim utama, bagi pemain berusia 20 tahun untuk tampil seperti itu di Arsenal adalah sesuatu yang sangat spesial,” katanya.

“Para penggemar mencintainya, dan saya akui sempat tidak pasti apakah saya akan kembali ke tim utama. Dia adalah pemain yang sangat besar bagi Arsenal,” kata Seaman.

Tag:  #alex #manninger #meninggal #dunia #juventus #kenang #sosok #sang #juara #scudetto

KOMENTAR