Arti Penting Pesta Gol Borneo FC di Perburuan Gelar Juara Super League
Pemain Borneo FC Mariano Peralta dijaga pemain Semen Padang saat laga pekan ke-29 Super League 2025-2026 yang berakhir dengan skor 3-0 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (25/4/2026) malam.(Dokumentasi Borneo FC)
07:50
26 April 2026

Arti Penting Pesta Gol Borneo FC di Perburuan Gelar Juara Super League

Borneo FC menunjukkan ketegasan dalam perburuan gelar juara Super League 2025-2026.

Borneo FC bermain dominan kala menaklukkan Semen Padang dengan skor meyakinkan 3-0 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (25/4/2026) malam WIB.

Kemenangan pada laga pekan ke-29 Super League 2025-2026 ini bukan sekadar tambahan poin, tetapi juga sinyal kuat bahwa Borneo FC belum menyerah dalam perebutan posisi puncak klasemen.

Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi yang dibangun membuahkan hasil cepat ketika Komang Teguh mencetak gol pada menit ke-9, memanfaatkan peluang di depan gawang yang dijaga Arthur da Silva.

Baca juga: Hasil Borneo FC Vs Semen Padang 3-0, Pesut Etam Samai Poin Persib Bandung

Permainan rapi dan terorganisir terus diperlihatkan tuan rumah.

Menjelang akhir babak pertama, Kaio Nunes menggandakan keunggulan pada menit ke-39, membuat Borneo FC menutup babak pertama dengan kepercayaan diri tinggi 2-0.

Di babak kedua, ritme permainan tetap terjaga. Pertahanan solid membuat Semen Padang kesulitan mengembangkan permainan.

Hingga akhirnya, Koldo Obieta memastikan kemenangan melalui gol di menit 90+4 dan menutup laga dengan skor 3-0.

Fokus Mengejar Puncak

Untuk itu pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes menegaskan bahwa laga ini memiliki arti penting dalam perjalanan tim mengarungi sisa pertandingan musim ini.

Baca juga: Pelatih Borneo FC Soroti Wasit di Akhir Musim Super League

“Agar kami tetap bisa mengejar pemuncak klasemen (Persib). Hari ini penting bagi kami untuk menyamai jumlah poin mereka dan memangkas selisih yang sebelumnya mereka miliki,” ujar pelatih asal Brasil itu.

Dengan hasil ini, Borneo FC kini memperoleh 66 poin menyamai raihan Persib Bandung dan menggeser puncak klasemen sementara.

Namun, persaingan masih terbuka lebar dengan lima pertandingan tersisa.

“Kami akan berjuang sampai akhir untuk mencari posisi terbaik, dan tentu saja mengincar posisi pertama,” imbuhnya.

Apalagi selama laga berlangsung beberapa momen juga tidak diwarnai pengecekan VAR terhadap gol-gol yang tercipta seperti laga-laga sebelumnya. Meski ia menilai hal tersebut sebagai bagian wajar dalam sepak bola modern.

Aksi Mariano Peralta (jersey oranye) saat Borneo FC membekap Semen Padang FC dengan skor 3-0 pada laga di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (25/4/2026) malam.Facebook Bornro FC Samarinda Aksi Mariano Peralta (jersey oranye) saat Borneo FC membekap Semen Padang FC dengan skor 3-0 pada laga di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (25/4/2026) malam.

“Itu adalah bagian dari peraturan. Jika ada kemungkinan offside atau keraguan soal pelanggaran, normal jika itu dicek. Untungnya gol-gol tersebut disahkan,” kata Fabio Lefundes.

Performa Individu dan Lima Laga Penentu Nasib

Selain kolektivitas tim pada laga melawan Semen Padang ini, ia memperhatikan kontribusi sejumlah pemain termasuk penjaga gawang Nadeo Agrawinata yang tampil konsisten sepanjang musim.

“Itulah alasan kenapa dia di Timnas. Dia satu-satunya pemain yang bermain penuh 90 menit di semua laga. Dia punya kepercayaan dari grup dan dari saya,” ujar mantan pelatih Madura United dan Persita Tangerang itu.

Baca juga: Kata Komite Wasit Soal Penambahan Kamera Garis Gawang di Super League

Ia juga mengapresiasi performa Mariano Peralta dan Rivaldo Pakpahan yang dinilai tampil solid dalam laga tersebut.

Meski pada menit ke-65 Rivaldo ditarik keluar digantikan Mohammad Anez, hal tersebut merupakan bagian dari strategi mengingat jadwal padat yang masih menanti.

Kini kemenangan pada pekan ini menjaga momentum Borneo FC menjelang babak akhir kompetisi.

Perolehan poin yang sama dengan Persib menjadikan setiap laga menjadi krusial.

Selanjutnya Borneo FC akan menghadapi tuan rumah Persik Kediri pada pekan ke-30 Super League 2025-2026 di Stadion Brawijaya Kediri, Rabu (28/4/2026).

Tag:  #arti #penting #pesta #borneo #perburuan #gelar #juara #super #league

KOMENTAR