Kritik Pedas Wayne Rooney Untuk Arsenal Usai Lolos ke Final Liga Champions
Mantan penyerang Manchester United, Wayne Rooney memberikan kritik kepada Arsenal usai berhasil mengamankan tiket final Liga Champions 2025-2026.
Arsenal sukses menyingkirkan Atletico Madrid di Stadion Emirates, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB dengan skor 1-0 (2-1 agg).
Bukayo Saka menjadi penyelamat wajah Arsenal di kandang sendiri lewat golnya pada menit k-44 memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Leandro Trossard.
Kemenangan ini memastikan Arsenal kembali menapaki partai final Liga Champions untuk kali kedua dalam sejarah setelah 20 tahun lalu.
Baca juga: Hasil Arsenal Vs Atletico 1-0, Bukayo Saka Berharap Kisah Berakhir Manis di Budapest
Penantian dua dekade berakhir dengan manis dan memberikan sukacita kepada seluruh pemain maupun pendukung Meriam London yang sama-sama merayakannya setelah laga.
Mikel Arteta dalam keterangannya di konferensi pers secara tersirat mengatakan jika targetnya saat ini setelah lolos ke final adalah meraih juara.
"Jelas kami telah mencurahkan begitu banyak kerja keras, semangat, dan keyakinan ke dalam apa yang kami lakukan dan hari ini kami mendapatkan imbalan untuk memiliki hari yang luar biasa di Budapest dalam beberapa minggu mendatang," tuturnya dikutip dari situs resmi Arsenal.
Baca juga: Arsenal Lolos ke Final Liga Champions, Akhiri Penantian 20 Tahun
Perayaan yang Berlebihan
Sementara itu, Wayne Rooney merasa jika perayaan Arsenal setelah laga melawan Atletico Madrid dianggap sangat berlebihan mengingat mereka belum menjadi juara.
"Perayaannya agak berlebihan," kata Rooney saat menjadi komentator di Amazon Prime dikutip dari Sportbible.
"Mereka belum memenangkannya."
Baca juga: Kata-kata Mikel Arteta Usai Hasil Arsenal Vs Atletico Madrid 1-0
Bukayo Saka mencetak gol pertama dalam pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions antara Arsenal vs Atletico Madrid di Stadion Emirates di London utara pada 5 Mei 2026. (Foto oleh Adrian Dennis / AFP)
Wayne Rooney merasa pernah ada di posisi Arsenal saat membawa Manchester United meraih trofi pada tahun 2008, meski juga merasakan kekalahan di final melawan Barcelona pada tahun 2009 dan 2011.
Meskipun begitu, ia mengakui bahwa Arsenal berhak menikmati perayaan kemenangan terbaru mereka.
Namun, mantan pelatih Derby County itu juga memperingatkan kepada skuad asuhan Arteta bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum mereka dapat merayakan kemenangan tersebut secara sesungguhnya.
Baca juga: Mikel Arteta Alihkan Fokus ke West Ham Usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions
Perayaan yang Wajar
Berbeda dari Rooney, mantan pemain Arsenal, Theo Walcott merasakan euforia yang sama atas keberhasilan Meriam London lolos ke final Liga Champions.
Dia juga menunjukkan bahwa bagi generasi pendukung dan pemain, ini akan menjadi final pertama dalam hidup mereka.
"Pemandangan yang luar biasa di sini. Saya belum pernah melihat Emirates seperti ini sebelumnya koneksi dengan para penggemar yang sering kita bicarakan," kata Walcott.
Ia menjadi saksi perjalanan Arsenal di panggung Eropa hingga mampu berada di puncak tertinggi lagi setelah penantian 20 tahun lamanya.
Baca juga: Sosok yang ada di Pikiran Mikel Arteta Usai Bawa Arsenal ke Final Liga Champions
"Beberapa orang di sini bahkan belum lahir ketika terakhir kali mereka mencapai final, dan sekarang pertanyaannya adalah 'bisakah mereka melangkah lebih jauh?' Mungkin mereka adalah tim yang mampu melakukannya tahun ini," tutupnya.
Pencapaian ini sekaligus membayar lunas kegagalan Arsenal musim lalu saat disingkirkan PSG di babak semifinal.
Kini, Arsenal akan menunggu pemenang antara Bayern Muenchen dan PSG yang baru akan bertanding pada Kamis (6/5/2026) dini hari WIB di Stadion Allianz Arena.
Tag: #kritik #pedas #wayne #rooney #untuk #arsenal #usai #lolos #final #liga #champions