Final Liga Champions: Luis Enrique Percaya Diri PSG Mampu Tumbangkan Arsenal
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, menegaskan keyakinannya bahwa saat ini tidak ada tim yang lebih baik dibandingkan skuad besutannya di Eropa.
Pernyataan bernada optimis tersebut muncul setelah Paris Saint Germain memastikan satu tempat di babak final Liga Champions musim ini untuk menantang wakil Inggris, Arsenal, usai menyingkirkan Bayern Muenchen dengan agregat tipis 6-5.
Keberhasilan melaju ke partai puncak untuk kedua kalinya secara beruntun ini dianggap Luis Enrique sebagai pembuktian nyata atas kualitas timnya.
Meskipun harus melalui babak play-off setelah gagal menembus delapan besar fase liga, juru taktik asal Spanyol tersebut tetap memegang teguh keyakinannya bahwa tim asal Paris adalah yang terbaik di benua biru saat ini.
Keberhasilan PSG melaju ke Budapest didapat setelah bermain imbang 1-1 pada leg kedua di Allianz Arena.
Baca juga: Bayern Muenchen Vs PSG: Luis Enrique Kenang Memori Indah di Allianz Arena
Gol cepat Ousmane Dembele sempat membawa tim tamu unggul sebelum akhirnya Harry Kane menyamakan kedudukan di masa injury time.
Hasil tersebut sudah cukup membawa juara bertahan Eropa ini melenggang ke final.
"Apakah saya percaya kita bisa memenangkan final? Ya," kata Luis Enrique dikutip dari ESPN, Kamis (7/5/2026).
"Apakah Anda ingat apa yang saya katakan setelah babak penyisihan grup? Saya bilang saya tidak melihat tim mana pun yang lebih baik dari kami."
"Para kritikus mengatakan bahwa PSG mungkin tidak sehebat itu, tetapi saya benar," lanjutnya.
Meski percaya diri, mantan pelatih Barcelona tersebut tidak menutup mata terhadap kekuatan calon lawannya, Arsenal, yang tengah naik daun.
"Bayern berada di level yang sama dengan kami dan Arsenal telah menjadi salah satu tim terbaik musim ini," tehas Enrique.
Baca juga: Jelang Bayern Muenchen Vs PSG, Luis Enrique Jadikan Rafael Nadal sebagai Motivasi
"Mereka telah menjalani tahun yang luar biasa dan masih mengejar gelar Liga Premier."
"Mereka sudah sampai di final, tetapi saya percaya pada tim saya dan penting untuk menggarisbawahi hal itu," tambahnya.
Soliditas Pertahanan yang Meningkat
Selama ini, Paris Saint-Germain lebih dikenal karena daya ledak serangannya.
Wasit asal Portugal, Joao Pinheiro, dikelilingi para pemain Bayern Muenchen pada laga leg kedua semifinal Liga Champions antara FC Bayern Muenchen dan Paris Saint-Germain (PSG) di Munich, Jerman selatan pada 6 Mei 2026.
Namun, dalam laga di Bavaria, Enrique memuji mentalitas anak asuhnya yang mampu bermain disiplin dengan blok pertahanan rendah demi mengamankan tiket final.
"Hari ini kami menunjukkan bahwa ketika kami harus bertahan dengan blok pertahanan rendah, kami bisa melakukannya," tutur sang pelatih.
"Kami tidak suka melakukannya dan kami tidak memilih pemain untuk bermain seperti itu, tetapi kami bisa melakukannya. Sangat menyenangkan melihat pemain dengan mentalitas seperti ini. Kami meningkatkan pertahanan kami secara signifikan."
Ia menilai timnya telah belajar banyak dari pertemuan pertama di Parc des Princes.
"Minggu lalu kami terlalu sering menghadapi situasi satu lawan satu, tetapi di pertandingan ini kami memenangkan lebih banyak duel dan mempertahankan level permainan kami."
"Warga Paris suka memainkan sepak bola yang indah dan mereka suka berjuang, dan itulah filosofi kami."
Baca juga: Luis Enrique: PSG vs Bayern Muenchen Laga Terbaik Sepanjang Karier!
Dinamika Bursa Transfer Eropa
Di sisi lain, selagi fokus tertuju pada Liga Champions, dinamika bursa transfer musim panas juga mulai memanas.
Beberapa klub besar seperti AC Milan dan Juventus dilaporkan terus memantau situasi pemain melalui perantara seperti Davide Grassi.
Selain itu, nama-nama seperti Joao Pedro dari Chelsea juga kerap dikaitkan dengan pergerakan klub-klub elit menjelang dibukanya jendela transfer.
Namun bagi PSG, fokus utama saat ini adalah mengunci gelar Ligue 1 untuk kelima kalinya secara beruntun sebelum bertolak ke Hungaria.
Dengan kombinasi antara ketajaman lini depan dan pertahanan yang kian solid, Luis Enrique yakin timnya memiliki modal yang cukup untuk meredam ambisi Arsenal.
Kematangan mental dalam tiga tahun terakhir menjadi alasan utama sang pelatih begitu yakin bahwa timnya siap melumat siapa pun lawan yang menghadang di partai puncak nanti.
Tag: #final #liga #champions #luis #enrique #percaya #diri #mampu #tumbangkan #arsenal