Evaluasi Kurniawan Dwi Yulianto Jelang Lawan Jepang di Laga Pamungkas
Langkah Timnas U17 Indonesia di Piala Asia U17 2026 mendapat tantangan berat setelah kalah dari Qatar pada pertandingan kedua Grup B.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
09:28
10 Mei 2026

Evaluasi Kurniawan Dwi Yulianto Jelang Lawan Jepang di Laga Pamungkas

Langkah Timnas U17 Indonesia dalam ajang Piala Asia U17 2026 menemui tantangan besar usai dipaksa mengakui keunggulan Qatar pada pertandingan kedua Grup B.

Bermain di Stadion King Abdullah Sports City Training, Jeddah, skuad Garuda Muda harus menelan pil pahit setelah menyerah dengan skor akhir 0-2.

Kekalahan ini membuat posisi Timnas U17 Indonesia merosot ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup B.

Walaupun memiliki raihan poin yang sama dengan Qatar, Timnas U17 Indonesia harus berada di bawah tim asuhan  Alvaro Meija karena kalah dalam hitungan head-to-head.

Dua gol kemenangan Qatar yang dicetak oleh Ayokunle Samuel Tokode pada menit ke-57 dan Dhiaeddine Larbi pada menit ke-66 menjadi sorotan utama.

Baca juga: Kata-kata Kurniawan DY Usai Hasil Timnas U17 Indonesia Vs Qatar 0-2

Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menilai anak asuhnya belum siap mengantisipasi serangan balik cepat lawan ketika kehilangan bola.

"Ya, pertama secara hasil kita tahu kita kalah. Tentu tidak sesuai yang kita harapkan." kata Kurniawan dalam rilis yang diterima KOMPAS.com.

"Tapi tetap saya mengapresiasi kerja keras dari para pemain. Terutama kedisiplinan mereka di sepanjang laga."

Lebih lanjut, ia membedah celah yang dimanfaatkan oleh lawan.

"Memang dua gol terjadi karena transisi negatif kita. Jadi ketika kita hilang bola, tim lawan mampu memanfaatkan itu. Dan kita kurang siap dalam hal itu," lanjutnya.

"Walaupun sepanjang babak pertama kita bermain cukup bagus. Masalah disiplin mereka, terus peluang kita juga ada."

Sorotan soal Penyelesaian Akhir

Baca juga: Kurniawan Ungkap Kunci Timnas U17 Indonesia Libas China di Piala Asia U17 2026

Selain persoalan transisi, efektivitas di lini depan turut menjadi evaluasi penting.

Indonesia sebenarnya memiliki beberapa kesempatan emas di paruh pertama, termasuk hadiah penalti, namun gagal dimaksimalkan untuk mengubah keadaan.

Pelatih timnas u17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto saat laga pertama babak penyisihan Grup A ASEAN U17 Championship 2026 melawan Timor Leste yang berakhir dengan skor 4-0 di Stadion Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Pelatih timnas u17 Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto saat laga pertama babak penyisihan Grup A ASEAN U17 Championship 2026 melawan Timor Leste yang berakhir dengan skor 4-0 di Stadion Joko Samudro Gresik, Jawa Timur, Senin (13/4/2026) malam.

Kini, tim pelatih berupaya memulihkan kondisi psikologis pemain sebelum menghadapi tim kuat, Jepang.

"Di babak pertama ada (lebih kurang) three peluang, termasuk penalti. Tapi memang sayang belum bisa terjadi gol," jelas Kurniawan.

"Kedepannya tentu kita di coaching staff dan official semua harus bekerja lebih keras untuk mengembalikan mental para pemain," ungkap pelatih kelahiran Magelang tersebut.

Optimisme Menatap Laga Pamungkas

Meski berada di situasi sulit, Kurniawan menegaskan bahwa harapan untuk melaju ke fase gugur masih terjaga.

Baca juga: Nova Arianto Panggil Mathew Baker untuk Piala AFF U19, Komunikasi dengan Kurniawan

Ia meminta para pemain untuk segera bangkit dari kekecewaan dan mengerahkan seluruh kemampuan terbaik pada pertandingan terakhir grup.

"Setelah kita kalah tadi malam itu tugas dari kita di coaching staff dan official untuk mengembalikan mental mereka untuk tidak semakin terpuruk."

"Karena peluang masih ada, masih terbuka. Dan kita berusaha untuk fight maksimal sampai perjuangan terakhir kita," pungkasnya.

Tag:  #evaluasi #kurniawan #yulianto #jelang #lawan #jepang #laga #pamungkas

KOMENTAR