Indonesia, 5 Besar Pengguna ChatGPT untuk Belajar
Ilustrasi OpenAI, pengembang ChatGPT.(businessoutreach.in)
17:09
9 April 2026

Indonesia, 5 Besar Pengguna ChatGPT untuk Belajar

– Indonesia termasuk lima negara di dunia dengan penggunaan ChatGPT tertinggi untuk keperluan pendidikan. Hal ini diungkapkan oleh Raghav Gupta, Head of Education, Asia Pacific, OpenAI, saat jumpa media di Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Menurut Gupta, tingkat penggunaan ChatGPT untuk aktivitas belajar di Indonesia tergolong sangat tinggi dibandingkan negara lain, jika dilihat dari jumlah pesan yang dikirim pengguna.

"Jika melihat kepadatan penggunaan untuk aktivitas pendidikan dan pembelajaran, Indonesia termasuk lima besar negara di dunia dalam penggunaan ChatGPT per kapita, untuk pesan yang berkaitan dengan pendidikan," ujar Gupta.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam satu bulan saja, jumlah pesan terkait pembelajaran yang dikirim pengguna di Indonesia mencapai ratusan juta.

Baca juga: Belajar Mandiri Pakai AI, Siswa SMA Kudus Raih Nilai 100 Fisika di TKA

"Pada bulan Maret saja, sekitar 450 juta pesan terkait pendidikan dan pembelajaran dikirim ke ChatGPT," imbuhnya.

Gupta menambahkan bahwa mayoritas pengguna ChatGPT di Indonesia berasal dari kelompok usia muda.

Sekitar 70 persen pengguna berada dalam rentang usia 18 hingga 34 tahun, yang mencakup mahasiswa, pelajar tingkat sarjana maupun pasca-sarjana, serta profesional muda.

Raghav Gupta, Head of Education, Asia Pacific, OpenAI.KOMPAS.com/Reska K. Nistanto. Raghav Gupta, Head of Education, Asia Pacific, OpenAI.

Secara global, penggunaan ChatGPT juga terus meningkat pesat sejak pertama kali diluncurkan pada November 2022. Saat ini, lebih dari 900 juta orang menggunakan ChatGPT setiap minggu.

Menurut Gupta, kegiatan belajar menjadi salah satu penggunaan utama ChatGPT di berbagai negara. Dengan jumlah pengguna yang besar dan dominasi aktivitas belajar, ChatGPT bahkan mulai dipandang sebagai salah satu platform pembelajaran terbesar di dunia.

Baca juga: Cara Dapat Google Veo 3 Gratis Tanpa Akun Pelajar dengan Mudah

Meski demikian, Gupta menekankan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan perlu dilakukan secara tepat. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI yang terarah dapat membantu meningkatkan hasil belajar.

Di sisi lain, penggunaan AI sebagai jalan pintas dalam mengerjakan tugas juga dapat berdampak negatif terhadap proses berpikir dan kualitas pembelajaran.

Karena itu, menurut Gupta, penting bagi institusi pendidikan untuk mendorong penggunaan AI secara bertanggung jawab, sekaligus meningkatkan literasi AI di kalangan pelajar dan tenaga pendidik.

Tag:  #indonesia #besar #pengguna #chatgpt #untuk #belajar

KOMENTAR