TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital
Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri (kiri) dan Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto (kanan), dalam acara bertema ''Waktunya STARt! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini'' di Jakarta, Rabu (22/4/2026). [Suara.com/Dythia]
19:08
22 April 2026

TikTok Shop dan Tokopedia Latih UMKM Perempuan, Rahasia Jualan Online Laris di Era Digital

Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian Perdagangan RI menggelar pelatihan bagi ratusan perempuan pelaku usaha dalam rangka Hari Kartini. 

Program bertajuk Waktunya STARt! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini ini fokus pada edukasi perlindungan kekayaan intelektual (KI) serta pemanfaatan digitalisasi untuk mengembangkan bisnis.

Kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (22/4/2026) ini hadir sebagai respons atas masih rendahnya adopsi KI dan digitalisasi di kalangan UMKM Indonesia. 

Dari total 64 juta UMKM, sebanyak 88,95 persen belum memiliki kekayaan intelektual dan 68 persen belum memanfaatkan ruang digital.

Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto, mengatakan perempuan memiliki peran besar dalam sektor UMKM sehingga penguatan kapasitas digital menjadi sangat penting.

"Sementara 64,5 persen dari total pelaku UMKM adalah perempuan. Kepemilikan KI dan kemampuan membuat konten makin krusial bagi perempuan pelaku usaha untuk #JualanNyaman di era digital," jelasnya.

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri (tengah) dan Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto (ketiga dari kiri), dalam acara bertema Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri (tengah) dan Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto (ketiga dari kiri), dalam acara bertema "Waktunya STARt! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini" di Jakarta, Rabu (22/4/2026). [Suara.com/Dythia]

Menurut Vonny, kepemilikan KI dan kemampuan memanfaatkan konten digital dapat menciptakan bisnis berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha perempuan.

Manfaat Digitalisasi di TikTok Shop dan Tokopedia untuk Perempuan Pelaku Usaha

Digitalisasi melalui Tokopedia dan TikTok Shop dinilai memberi banyak manfaat bagi perempuan pengusaha, mulai dari memperluas pasar hingga meningkatkan penjualan.

Pemilik usaha yang memiliki KI juga berkesempatan bergabung ke ekosistem Mall di Tokopedia dan TikTok Shop.

Keuntungan yang didapat antara lain visibilitas produk lebih tinggi, dukungan promosi, hingga akses pemasaran eksklusif.

Bahkan, sejumlah penjual mencatat kenaikan transaksi lebih dari 15 kali lipat setelah bergabung dengan Mall.

Selain itu, konten digital seperti video pendek dan sesi LIVE kini semakin berpengaruh dalam mendorong keputusan belanja konsumen. 

Selama sahur Ramadan 2026, sesi LIVE di TikTok tercatat memicu lonjakan transaksi di Tokopedia dan TikTok Shop hingga 15 kali lipat.

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan UMKM lewat teknologi.

"Perempuan pelaku usaha berperan besar bagi ekonomi nasional, maka penguatan kapasitas UMKM melalui digitalisasi serta melindungi KI atas produk yang dihasilkan sangat penting agar makin banyak UMKM perempuan #JualanNyaman, naik kelas, dan berdaya saing," ujarnya.

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri dalam acara bertema Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri dalam acara bertema "Waktunya STARt! #JualanNyaman Spesial Hari Kartini" di Jakarta, Rabu (22/4/2026). [Suara.com/Dythia]

Konten Video Bantu Produk Lebih Dikenal

Pendiri brand lokal Althree Clothing, Marta Fransiska Hutahaean, mengungkapkan bahwa strategi konten video terbukti efektif meningkatkan penjualan.

"Lewat konten video, bisa #JualanNyaman karena memperkenalkan produk jadi lebih menarik, jangkauan pasar lebih luas, kedekatan dengan pelanggan juga makin terbangun, dan pada akhirnya mendorong kenaikan transaksi," katanya.

Dalam pelatihan ini, peserta juga mendapat akses ke berbagai klinik bisnis seperti Klinik Desain, Klinik Pemasaran, dan Klinik KI untuk membantu UMKM perempuan naik kelas secara digital.

Affiliate Creator Jadi Peluang Baru Perempuan

Tokopedia dan TikTok Shop juga menyoroti profesi affiliate content creator sebagai peluang ekonomi baru yang inklusif bagi perempuan.

Perwakilan affiliate content creator, Neng Ismayanti, mengatakan profesi ini bisa membantu sesama UMKM perempuan memasarkan produknya.

"Lewat ini saya bisa membantu sesama perempuan yang merupakan pelaku UMKM agar produknya makin dikenal lebih banyak orang dan laku di pasaran," ungkapnya di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Kampanye Kartini Berwastra Digelar Online

Masih dalam rangka Hari Kartini, Tokopedia dan TikTok Shop juga menghadirkan kampanye daring Kartini Berwastra hingga 23 April 2026 melalui halaman khusus di kedua platform.

Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap produk lokal sekaligus pemberdayaan perempuan Indonesia di era digital.

Editor: Dythia Novianty

Tag:  #tiktok #shop #tokopedia #latih #umkm #perempuan #rahasia #jualan #online #laris #digital

KOMENTAR