10 Perusahaan China Dapat Lampu Hijau Impor Chip AI Nvidia H200 dari Amerika
Ilustrasi pertarungan antaran AS vs China di industri chip global. (ABC.net)
14:06
15 Mei 2026

10 Perusahaan China Dapat Lampu Hijau Impor Chip AI Nvidia H200 dari Amerika

- Pemerintah Amerika Serikat (AS) dikabarkan telah memberi lampu hijau kepada sekitar 10 perusahaan teknologi China untuk membeli chip AI Nvidia H200.

Menurut laporan Reuters, Departemen Perdagangan AS telah menyetujui lisensi ini.

Beberapa nama yang disebut antara lain Alibaba, Tencent, ByteDance (induk TikTok), dan JD.com. Selain itu, distributor seperti Lenovo dan Foxconn juga disebut mendapat izin untuk menjual chip tersebut di China.

Setiap perusahaan disebut diizinkan membeli hingga 75.000 chip H200 sesuai ketentuan lisensi AS.

Nvidia H200 sendiri sebenarnya bukan chip AI paling mutakhir. Chip ini merupakan versi yang kemampuannya sudah dipangkas agar masih bisa lolos aturan ekspor AS untuk China.

Sebelumnya, AS memperketat ekspor chip Nvidia H200 ke China dengan tujuan demi melindungi posisi dominan dan keunggulan teknologi AS. Namun kini, kontrol ekspor itu sudah mulai dilonggarkan, tapi dengan syarat yang ketat.

Baca juga: Chip untuk iPhone Kian Langka, Apple Dekati Rival

Peraturan baru yang diterbitkan Januari lalu mewajibkan perusahaan China membuktikan bahwa chip tersebut tidak dipakai untuk kepentingan militer.

Nvidia juga diwajibkan memastikan stok chip tersedia di AS sebelum dikirim ke China.

Selain itu, pemerintahan Donald Trump disebut membuat skema khusus di mana AS akan menerima 25 persen pendapatan dari penjualan chip tersebut.

Karena hukum AS tidak mengizinkan pungutan ekspor langsung, chip itu nantinya harus lebih dulu melewati wilayah AS sebelum dikirim ke China.

Skema ini disebut memicu kekhawatiran di Beijing soal potensi celah keamanan atau manipulasi pada perangkat keras yang dikirim.

Sudah diizinkan, tapi China masih menahan

Ilustrasi GPU AI Nvidia H200.Nvidia Ilustrasi GPU AI Nvidia H200.Meski sudah mendapat persetujuan dari AS, penjualan chip H200 ternyata belum benar-benar berjalan.

Salah satu sumber Reuters mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan China mulai menahan diri membeli chip tersebut setelah mendapat arahan dari pemerintah Beijing.

China disebut khawatir ketergantungan pada chip AI Nvidia justru melemahkan ambisi mereka membangun industri domestik sendiri.

Saat ini, sejumlah perusahaan China mulai beralih memakai chip lokal seperti buatan Huawei.

Kondisi ini sekaligus memperlihatkan posisi Nvidia yang makin sulit di China. Padahal sebelumnya Nvidia pernah menguasai sekitar 90 hingga 95 persen pasar chip AI kelas atas di Negeri Tirai Bambu.

Namun, pendiri sekaligus CEO Nvidia Jensen Huang belum lama ini mengaku pangsa pasar Nvidia di China kini praktis turun menjadi nol akibat aturan kontrol ekspor AS.

Tolak berikan Blackwell dan Rubin ke China

Nvidia resmi meluncurkan arsitektur chip AI terbarunya bernama Vera Rubin dalam ajang CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.
Bloomberg/ Kent Nishimura via PCMag Nvidia resmi meluncurkan arsitektur chip AI terbarunya bernama Vera Rubin dalam ajang CES 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat.

Kendati perusahaannya harus menelan pil pahit kehilangan pasar raksasa, Huang rupanya tetap satu suara dengan pemerintahnya. Ia secara terbuka menyatakan setuju bahwa China memang tidak seharusnya memiliki akses terhadap chip AI paling mutakhir.

Baca juga: Nvidia Siap Kirim 80.000 Chip AI Canggih H200 ke China

Dalam kesempatan yang sama, Huang secara spesifik menyebut nama arsitektur GPU AI generasi terbarunya, yakni Blackwell dan Rubin. Ia dengan tegas menyatakan bahwa China sama sekali tidak boleh mendapatkan akses ke dua jajaran chip super canggih tersebut.

Menurut Huang, dalam perlombaan kecerdasan buatan global saat ini, AS mutlak harus memegang kendali penuh.

Ia juga menegaskan bahwa Amerika Serikat harus memiliki "yang pertama, yang terbanyak, dan yang terbaik" dalam hal kepemilikan perangkat keras AI.

Meski mendukung penuh ambisi supremasi teknologi AS, bos Nvidia itu juga mendesak agar tidak mematikan langkah perusahaan Amerika sepenuhnya di pasar global.

Ia meminta agar para pemain semikonduktor dari AS tetap diberikan kelonggaran, termasuk tetap berbisnis di pasar China untuk menjual lini produk yang tidak melanggar aturan ekspor sebagaimana dihimpun KompasTekno dari CNBC.

Tag:  #perusahaan #china #dapat #lampu #hijau #impor #chip #nvidia #h200 #dari #amerika

KOMENTAR