Karyawan Magang Diadu Lawan Humanoid, Sortir Paket 10 Jam Nonstop
- Seorang karyawan magang berhasil mengalahkan robot humanoid generasi terbaru buatan Figure AI, yakni F.03, dalam sebuah kompetisi adu ketangkasan fisik.
Namun, kemenangan manusia atas humanoid ini harus dibayar mahal dengan rasa sakit dan kelelahan fisik yang luar biasa.
Kompetisi bertajuk "Man vs. Machine" ini diselenggarakan oleh pihak Figure AI.
Dalam tantangan tersebut, seorang karyawan magang bernama Aime diadu dengan robot F.03 untuk menyortir paket di gudang logistik selama 10 jam penuh.
Keduanya ditugaskan untuk mendeteksi barcode, mengambil paket, dan meletakkannya di atas ban berjalan dengan posisi barcode yang seragam.
Hasilnya, sang manusia berhasil keluar sebagai juara dengan selisih yang sangat tipis, hanya terpaut 192 paket.
Aime sukses menyortir 12.924 paket dalam waktu 10 jam, dengan rata-rata kecepatan 2,79 detik per paket. Sementara itu, sang robot F.03 mengekor sangat ketat dengan menyelesaikan 12.732 paket pada kecepatan 2,83 detik per paket.
Persaingan keduanya dilaporkan berlangsung amat sengit. Robot F.03 bahkan sempat menyalip perolehan angka Aime di sekitar jam kelima kompetisi.
Momen itu terjadi lantaran Aime harus pergi ke toilet, sebuah kelemahan biologis manusia yang sama sekali tidak dimiliki oleh sang robot.
Beruntung, Aime mampu mengejar ketertinggalan dan merebut kembali posisi puncak hingga waktu habis.
Baca juga: Robot Humanoid China Naik Level, Kini Bisa Menari, Kungfu, dan Salto dengan Luwes
Congrats to Aime!! He said his left forearm is basically broken ????
Final scores:
→ F.03: 12,732 packages (2.83 seconds/package)
→ Aime: 12,924 packages (2.79 seconds/package)This is the last time a human will ever win pic.twitter.com/CalDzPZz4d
— Brett Adcock (@adcock_brett) May 18, 2026
Kemenangan terakhir manusia
Meski Aime menang, CEO Figure AI, Brett Adcock, membeberkan prediksi yang cukup mengerikan di balik pertandingan tersebut.
Adcock menyampaikan bahwa sang karyawan magang dilaporkan nyaris mengalami patah tulang lengan bawah akibat melakukan gerakan menyortir barang yang berat dan berulang selama 10 jam.
Melalui unggahan di media sosial X (dahulu Twitter), Adcock memberikan ucapan selamat kepada Aime atas kemenangannya.
Namun, ia juga melontarkan peringatan bernada ancaman terkait masa depan persaingan umat manusia dengan AI.
"Skor akhir: F.03: 12.732 paket, Aime: 12.924 paket. Ini adalah kali terakhir seorang manusia akan pernah menang," tulis sang CEO Figure AI.
Sebagai informasi, Figure 03 atau F.03 merupakan lini robot humanoid teranyar dari Figure AI yang dirancang untuk bisa bekerja secara aman bersama manusia di pabrik hingga area rumah tangga.
Robot ini digerakkan oleh otak kecerdasan buatan canggih (vision-language-action model) bernama Helix AI.
Kontes ini menjadi sebuah pengingat yang nyata di industri teknologi. Meski saat ini fisik manusia masih bisa menang menahan gempuran ketangguhan mesin, daya tahan robot kian hari kian sempurna dan siap menggantikan pekerja manusia dalam waktu dekat.
Baca juga: Pria Ini Tak Sengaja Hack Robot Vacuum Sedunia, DJI Kasih Ganjaran
Nasib kontras pekerja kantoran
Kemenangan tipis Aime di ranah fisik ini kontras jika dibandingkan dengan nasib para pekerja kantoran berbasis pengetahuan.
Di saat robot berwujud fisik buatan Figure AI masih harus berjuang keras dan kalah melawan manusia, perangkat lunak AI generatif di komputer justru sudah sukses membabat pekerjaan kerah putih secara nyata dan masif.
Ancaman ini ditegaskan oleh CEO Microsoft AI, Mustafa Suleyman. Ia baru-baru ini melontarkan prediksi bahwa AI akan mengotomatisasi sebagian besar pekerjaan profesional hanya dalam kurun waktu 12 hingga 18 bulan ke depan.
Suleyman secara blak-blakan menyebutkan deretan profesi yang berada di posisi paling rentan.
"Pekerjaan kerah putih, di mana Anda duduk di depan komputer, baik sebagai pengacara, akuntan, manajer proyek, atau orang pemasaran, sebagian besar tugas tersebut akan sepenuhnya diotomatisasi oleh AI dalam 12 hingga 18 bulan ke depan," tegas Suleyman, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Beincrypto.
Hal ini menjadi pengingat bagi pasar tenaga kerja saat ini. Meski otot fisik manusia masih sanggup menahan ketangguhan mesin baja di lantai logistik, peranti lunak di balik layar monitor nyatanya bekerja jauh lebih cepat dalam menggusur pekerjaan manusia.
Baca juga: Dipecat Perusahaan, Kakak-beradik Langsung Hapus Database Negara Dalam Hitungan Menit
Tag: #karyawan #magang #diadu #lawan #humanoid #sortir #paket #nonstop