8 Wisata Candi di Jawa Timur, Lokasi, Sejarah, dan Peninggalan Kerajaannya
KOMPAS.COM – Jawa Timur memang nggak pernah habis kalau soal sejarah.
Sebagai bekas pusat kerajaan-kerajaan besar seperti Singasari hingga Majapahit, provinsi ini menyimpan banyak "harta karun" berupa candi yang estetik dan sarat makna.
Cocok banget buat kamu yang ingin jalan-jalan sambil belajar sejarah atau sekadar cari spot foto yang ikonik.
Menyadur informasi dari laman beberapa sumber, Jawa Timur memiliki deretan candi dengan arsitektur unik yang berbeda dari candi-candi di Jawa Tengah.
Penasaran candi mana saja yang wajib masuk bucket list kamu? Yuk, kita intip 8 wisata candi pilihan di Jawa Timur!
Berikut adalah rangkuman lokasi dan sejarah singkatnya:
Baca juga: Restorasi Candi Dipercepat untuk Majukan Pariwisata Budaya Indonesia
1. Candi Penataran (Blitar)
Candi Penataran yang merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Kediri.
Ini adalah kompleks candi termegah dan terluas di Jawa Timur. Berlokasi di lereng barat Gunung Kelud, candi ini merupakan peninggalan lintas kerajaan, mulai dari Kediri hingga Majapahit. Fungsinya dahulu adalah sebagai tempat pemujaan untuk menangkal bahaya dari Gunung Kelud.
2. Candi Singasari (Malang)
Candi Singasari di Malang. Salah satu candi di Jawa Timur.
Terletak di Kecamatan Singosari, candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Singasari. Uniknya, candi ini terlihat seolah belum selesai dibangun. Candi ini juga dikenal sebagai tempat pendarmaan Raja Kertanegara, raja terakhir Singasari.
Baca juga: Bukan Candi! Ternyata Ini yang Dicari Turis Arab saat Liburan ke Indonesia
3. Candi Jawi (Pasuruan)
Candi Jawi di Pasuruan, Jawa Timur.
Berlokasi di kaki Gunung Welirang, Candi Jawi punya pemandangan yang sangat indah. Dibangun pada abad ke-13, candi ini merupakan tempat pendarmaan Raja Kertanegara yang unik karena memadukan unsur Hindu dan Buddha dalam arsitekturnya.
4. Candi Tikus (Mojokerto)
Candi Tikus peninggalan Kerajaan Majapahit di Mojokerto, Jawa Timur.
Terletak di kompleks Trowulan, candi ini punya bentuk yang unik menyerupai petirtaan atau kolam pemandian. Diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Majapahit, candi ini ditemukan terkubur di bawah tanah sebelum akhirnya dipugar kembali.
Baca juga: Libur Akhir Tahun, 30.000 Wisatawan Diprediksi Kunjungi Candi Borobudur
5. Candi Bajang Ratu (Mojokerto)
Penampakan Candi Bajang Ratu, jejak arkeologis peninggalan Kerajaan Majapahit di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Jumat (6/2/2026).
Masih di Mojokerto, candi ini berbentuk gapura besar yang menjulang tinggi.
Bajang Ratu diyakini sebagai pintu masuk menuju bangunan suci untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara dari Majapahit. Arsitekturnya sangat megah untuk dijadikan latar foto.
6. Candi Badut (Malang)
Candi Badut di Malang, Jawa Timur.
Jangan tertawa karena namanya ya! Candi Badut adalah candi tertua di Jawa Timur yang berasal dari masa Kerajaan Kanjuruhan (sekitar tahun 760 Masehi).
Lokasinya berada di kawasan Tidar, Kota Malang, dan memiliki ciri khas gaya bangunan peralihan dari Jawa Tengah ke Jawa Timur.
Baca juga: Sempat Tutup, Wisata Sunrise Candi Borobudur Kini Buka Lagi
7. Candi Kidal (Malang)
Candi Kidal di Malang yang merupakan peninggalan Kerajaan Singasari.
Candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun sebagai penghormatan untuk Raja Anusapati.
Candi Kidal sangat terkenal dengan relief Garudeya yang menceritakan tentang pembebasan perbudakan—kisah yang sangat legendaris di Nusantara.
8. Candi Brahu (Mojokerto)
Candi Brahu di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, ditutup untuk umum sejak 21 Juni 2021 hingga 2 Juli 2021. Salah satu jejak arkeologis peninggalan Kerajaan Majapahit itu ditutup untuk umum guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Candi Brahu adalah salah satu candi tertua di kompleks Trowulan. Terbuat dari bata merah, candi ini diyakini sebagai tempat pembakaran jenazah para raja Majapahit, meskipun beberapa penelitian menyebutkan fungsinya sebagai bangunan suci Buddha.
Jika ingin berkunjung, waktu terbaik adalah saat pagi hari atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik.
Pastikan untuk selalu menjaga kebersihan dan menghormati aturan di area situs sejarah karena tempat-tempat ini merupakan warisan budaya yang sangat berharga.
Siap untuk flashback ke masa kejayaan kerajaan masa lalu? Jangan lupa siapkan kamera dan alas kaki yang nyaman!
Baca juga: Kebakaran di Kompleks Candi Borobudur, Wisata Tetap Buka dan Normal
Baca juga: Candi Arjuna Dieng Tutup Setengah Hari pada 24 Agustus 2025, Ada Ritual Cukur Rambut Gimbal
Tag: #wisata #candi #jawa #timur #lokasi #sejarah #peninggalan #kerajaannya