Usai Lebaran, Harga Cabai Rawit Merah di Jateng Tembus Rp 70.000 per Kg
– Harga cabai rawit merah di pasaran kembali melonjak tinggi usai sempat turun pasca-Lebaran.
Jika sebelumnya berkisar Rp 60.000 per kilogram, kini berkurangnya pasokan cabai membuat harga kembali menyentuh Rp 70.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah, July Emmylia, mengatakan kenaikan harga telah terpantau secara merata di tingkat provinsi.
Baca juga: Kemarau Datang Lebih Dini, BI Waspadai Kenaikan Harga Cabai, Jagung, Beras
Izzah, pedagang sembako di Pasar 17 Agustus mengeluhkan tingginya harga cabai rawit di Pamekasan, Selasa (17/2/2026)
Berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) melalui JAGAD, harga cabai rawit merah mengalami kenaikan hari sebelumnya.
“Rerata provinsi mengalami kenaikan karena dalam momen Lebaran permintaan masih cukup tinggi, sementara stok yang masuk ke pasar berkurang,” ujar Emmy saat dikonfirmasi, Kamis (27/3/2026).
Menurut Emmy para pedagang besar masih cenderung berhati-hati dalam berbelanja lantaran kondisi pasar yang belum stabil.
“Pedagang cabai mereka masih ketakutan untuk kulakan banyak, mengingat pasar belum relatif stabil meskipun permintaan banyak,” lanjutnya.
Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi hingga Cabai di Surabaya Merangkak Naik
Dia membeberkan meski produksi cabai di tingkat petani tergolong surplus, sebagian hasil panen terserap ke luar Jawa Tengah sehingga berdampak pada jumlah pasokan di pasar lokal.
Dia menambahkan rata-rata harga cabai rawit merah di pasar tradisional di Jawa Tengah Rp 77.000 per kilogram.
“Secara rata-rata provinsi, harga cabai rawit merah mencapai Rp 77.000 per kilogram,” ungkap Emmy.
Salah satu pedagang di Pasar Kembangasari, Romlah, mengaku harga cabai rawit merah sempat turun dalam sesaat karena stok melimpah dan banyak masuk ke pasar lokal.
Ilustrasi cabai rawit
Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi-Cabai Kompak Naik di Ratusan Daerah
Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama.
“Harganya naik Rp 70.000 per kilogram. Padahal kemarin Rp 60.000 per kilogram, nyari barangnya susah,” kata Romlah.
Lalu Ragil, mengakui pedagang lain juga menyampaikan hal serupa.
Ia mengatakan kenaikan harga terjadi karena pasokan mulai tersendat, sementara permintaan kembali meningkat.
Baca juga: Jelang Lebaran, Harga Cabai di Malang Masih Tinggi
“Tadi malam harganya Rp 60.000 per kilogram, ini kulakan. Kalau sudah sampai ke pembeli harganya Rp 70.000 per kilogram,” ungkapnya.
Dia menyebut beberapa hari lalu harga bahkan sempat menyentuh Rp 50.000 per kilogram.
Saat itu, pasokan melimpah karena distribusi lebih banyak masuk ke pasar lokal.
“Jakarta sepi pada mudik, jadi stok masuk lokalan semua. Sekarang naik karena di Jakarta sudah mulai narik penjualannya, jadi harga cabai di pasar naik lagi, barangnya susah,” kata Ragil.
Tag: #usai #lebaran #harga #cabai #rawit #merah #jateng #tembus #70000