Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman: Enggak Usah Diragukan!
Salah satu gudang penyimpanan beras Bulog.(DOK. Humas Bulog)
18:40
5 April 2026

Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman: Enggak Usah Diragukan!

- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan stok cadangan beras pemerintah yang dikelola Perum Bulog tetap stabil di tengah gejolak geopolitik global, termasuk di Timur Tengah. Saat ini, stok beras nasional tercatat mencapai 4,5 juta ton.

“(Stok beras pemerintah) sekarang kurang lebih 4,5 juta ton. Ini tertinggi selama republik ini berdiri. Jadi, enggak usah diragukan,” ujar Amran saat meninjau Gudang Bulog Panaikang di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026) dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan, lonjakan stok beras ini merupakan hasil dari berbagai kebijakan strategis pemerintah untuk mendorong produksi dalam waktu singkat.

Baca juga: Mentan Amran: Kami Sudah Pengalaman Mengelola El Nino...

Beberapa di antaranya meliputi kenaikan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp 6.500 per kilogram, penurunan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen, serta transformasi menuju pertanian modern.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, program prioritas utama Presiden itu terbukti bisa menaikkan produksi beras dalam waktu yang singkat, hanya satu tahun,” ujarnya.

Amran mengungkapkan, tingginya stok beras bahkan telah melampaui kapasitas gudang yang tersedia. Saat ini kapasitas gudang Bulog sekitar 3 juta ton, sehingga pemerintah harus menyewa tambahan gudang hingga 2 juta ton.

“Gudang kita sudah penuh, kapasitas gudang hanya 3 juta ton, sekarang sudah sewa 2 juta ton gudang. Ini kita akan sewa lagi ke depan. Kemungkinan, ke depan itu, dalam 10 hari, 20 hari, stok (beras) sudah 5 juta ton,” ucapnya.

Ia menegaskan capaian ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Pernah nggak dengar Republik Indonesia punya beras stok 5 juta ton? Jadi, nggak usah khawatir, pangan aman,” tegasnya.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, saat ditemui di di Kompleks Gudang Bulog Kanwil DKI & Banten, Jakarta Utara, Rabu (4/2/2026).KOMPAS.com/Syakirun Ni'am Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, saat ditemui di di Kompleks Gudang Bulog Kanwil DKI & Banten, Jakarta Utara, Rabu (4/2/2026).Secara regional, peningkatan stok juga terlihat signifikan, khususnya di Sulawesi Selatan. Amran menyebut stok beras di wilayah tersebut kini mencapai 761 ribu ton, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelumnya yang hanya sekitar 300 ribu ton.

“Di Sulawesi Selatan saja, dulu itu 300 ribu ton, hari ini (stok beras) 761 ribu ton, dua kali lipat. Stok seluruh Indonesia 4,5 juta ton. Dalam 20 hari lagi, 5 juta ton dan tidak menutup kemungkinan dua bulan ke depan 6 juta ton,” jelasnya.

Untuk mendukung penyerapan hasil panen petani, pemerintah terus menambah kapasitas penyimpanan. Amran bahkan membandingkan kondisi saat ini dengan sebelumnya, ketika gudang justru disewakan karena minim stok.

“Bayangkan, dulu gudangnya yang disewakan ke orang karena tidak ada isinya. Sekarang ini sewa gudang,” ujarnya.

Ia memastikan ketersediaan beras tersebut telah diverifikasi langsung melalui pengecekan di lapangan.

“Kita harus cek langsung. Kita tidak boleh, bukan saatnya kita pura-pura. Kami lihat di depan, kami lihat truk. Ini gudang paling belakang, ini semua penuh,” tegas Amran.

“Ini tolong disampaikan kepada orang yang tidak percaya. Dan, yang tidak percaya, boleh mengecek gudang seluruh Indonesia,” tambahnya.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis ketahanan pangan nasional tetap terjaga dalam jangka panjang. Apalagi jika memperhitungkan stok di sektor horeka serta potensi panen yang sedang berlangsung.

“Artinya, 11 bulan ke depan ini aman. Stok untuk rakyat Indonesia 11 bulan ke depan aman,” kata Amran.

Baca juga: Mentan Amran Sebut Cadangan Pangan RI Aman hingga 324 Hari

Tag:  #mentan #pastikan #stok #beras #nasional #aman #enggak #usah #diragukan

KOMENTAR