Tren Investasi Emas Naik, Jual Emas Indonesia Bidik 100 Gerai pada 2026
Perusahaan jual beli emas dan gadai emas, Jual Emas Indonesia, menargetkan ekspansi hingga 100 gerai di seluruh Indonesia sepanjang 2026, di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai.(DOK. JUAL EMAS INDONESIA)
20:40
13 April 2026

Tren Investasi Emas Naik, Jual Emas Indonesia Bidik 100 Gerai pada 2026

Perusahaan jual beli emas, Jual Emas Indonesia, menargetkan ekspansi hingga 100 gerai di seluruh Indonesia sepanjang 2026, di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai.

Momentum ekspansi ini ditandai dengan pembukaan cabang terbaru di Pasar Lama, Tangerang, Jumat (10/4/2026).

Founder Jual Emas Indonesia Benjamin Master Adhisurya mengatakan, perusahaan hadir untuk menjawab berbagai permasalahan yang selama ini dihadapi masyarakat, khususnya terkait transparansi harga dan efisiensi transaksi.

Baca juga: BSI Tawarkan Investasi Emas Seharga Secangkir Kopi untuk Investor Pemula

Ilustrasi emas. Freepik Ilustrasi emas.

“Kami membawa standar baru Jual Emas Indonesia melalui tagline tercepat, tertinggi, terpercaya. Masyarakat bisa menjual emas dengan proses cepat, mendapatkan harga beli tinggi, serta merasakan pengalaman transaksi yang aman dan transparan,” ujar Benjamin dalam keterangan tertulis, Senin (13/4/2026).

Ia mengklaim, Jual Emas Indonesia mampu menawarkan harga buyback emas lebih tinggi dibandingkan pelaku pasar lain, sekaligus menyediakan logam mulia dengan harga lebih terjangkau.

Menurut Iben, strategi tersebut merupakan bagian dari model bisnis perusahaan yang mengandalkan efisiensi operasional dan tingginya perputaran transaksi.

“Kami mengambil margin yang lebih tipis, tetapi mengandalkan volume dan repetisi transaksi. Yang penting bisnisnya sustain dan customer kembali lagi,” jelasnya.

Baca juga: Cerita Pedagang Ayam Potong Investasi Emas, Konsisten Beli Tanpa Lihat Naik Turun Harga...

Ia menambahkan, penentuan harga mengacu pada harga emas dunia yang diolah melalui formula internal perusahaan, sehingga tetap kompetitif tanpa mengorbankan keberlanjutan bisnis.

Sementara itu, Founder Jual Emas Indonesia Juan Sen menegaskan seluruh proses pengecekan emas dilakukan secara terbuka di hadapan pelanggan.

Ilustrasi emas. DOK. Pixabay/hamiltonleen. Ilustrasi emas.

“Kami ingin memastikan tidak ada celah bagi ketidakjelasan. Semua pengecekan dilakukan di depan customer, sehingga mereka bisa langsung melihat kadar emasnya secara real-time,” ujarnya.

Perusahaan juga menerima emas dalam berbagai kondisi, termasuk emas rusak, tidak lengkap, hingga tanpa surat, dengan penawaran harga yang disebut tetap kompetitif.

Baca juga: Investasi Emas Digital Populer, Hindari Kesalahan Ini agar Tak Rugi

Menurut Juan, kebijakan tersebut ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya yang selama ini mengalami kesulitan menjual emas dalam kondisi tidak sempurna.

“Selama masih ada kandungan emas, kami tetap bisa memberikan penawaran terbaik. Semua dinilai berdasarkan kadar dan berat, tanpa membedakan kondisi fisik,” ujar Juan, yang telah berkecimpung 15 tahun di industri jual beli emas.

Untuk memastikan akurasi penilaian, perusahaan menggunakan teknologi X-Ray Fluorescence (XRF) dalam menguji kandungan emas. Teknologi ini disebut mampu memberikan hasil secara cepat, presisi, dan akurat hingga 99,99 persen tanpa merusak fisik perhiasan.

Selain layanan jual beli, Jual Emas Indonesia juga tengah menyiapkan layanan gadai emas yang saat ini masih dalam proses perizinan dan koordinasi dengan regulator.

Baca juga: Investasi Emas Digital: Ini yang Harus Dipahami Investor Pemula

Layanan tersebut ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat tanpa harus kehilangan kepemilikan atas aset emas.

“Banyak emas memiliki nilai sentimental. Dengan gadai, masyarakat tetap bisa memanfaatkan asetnya tanpa harus menjual,” kata Juan.

Ia menambahkan, ke depan layanan gadai akan menawarkan proses cepat, nilai appraisal tinggi, serta biaya yang kompetitif.

Sejak awal beroperasi, perusahaan mengklaim telah menerima respons pasar yang tinggi. Bahkan, menurut Iben, sejumlah pelanggan datang dari luar kota untuk bertransaksi.

Baca juga: Harga Naik Tajam, Minat Investasi Emas pada 2025 Justru Meningkat

Ilustrasi emas batangan, harga emas hari ini. DOK. Shutterstock. Ilustrasi emas batangan, harga emas hari ini.

“Ada pelanggan yang datang dari luar kota hanya untuk transaksi di sini. Ini menunjukkan bahwa transparansi dan harga yang kami tawarkan benar-benar dirasakan manfaatnya,” ungkapnya.

Saat ini, Jual Emas Indonesia telah mengoperasikan gerai di Tangerang dan Depok. Ekspansi selanjutnya akan dilakukan melalui kombinasi pembukaan cabang langsung serta skema kemitraan dengan investor.

“Kunci di bisnis ini adalah akses. Masyarakat akan memilih lokasi yang dekat ketika mereka butuh menjual atau membeli emas, sehingga jaringan cabang harus luas,” kata Iben.

Perusahaan juga menekankan aspek kenyamanan pelanggan di gerai, mulai dari proses transaksi yang cepat, pengecekan gratis, hingga penyediaan fasilitas tambahan seperti makanan ringan dan minuman selama menunggu.

Baca juga: Laporan World Gold Council: Dua dari Tiga Orang Indonesia Investasi Emas

Jual Emas Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang jual dan gadai emas dalam berbagai kondisi.

Perusahaan menyatakan mengedepankan transparansi harga, proses cepat, serta pemanfaatan teknologi dalam penilaian emas, seiring strategi ekspansi untuk memperluas jaringan secara nasional.

Tag:  #tren #investasi #emas #naik #jual #emas #indonesia #bidik #gerai #pada #2026

KOMENTAR