Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 0,9 Persen pada Triwulan I 2026
Sepanjang Januari?Maret 2026, IPC TPK membukukan total arus peti kemas (throughput) 850.768 TEUs(DOKUMENTASI PELINDO)
13:00
15 April 2026

Arus Peti Kemas IPC TPK Tumbuh 0,9 Persen pada Triwulan I 2026

 – PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat kinerja operasional yang solid pada triwulan I 2026 di tengah dinamika logistik selama periode Idul Fitri.

Sepanjang Januari–Maret 2026, IPC TPK membukukan total arus peti kemas (throughput)  850.768 TEUs, tumbuh 0,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 843.187 TEUs.

Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, mengatakan, capaian tersebut mencerminkan ketahanan operasional perusahaan meskipun terdapat pembatasan angkutan barang selama masa mudik Lebaran.

“IPC TPK telah mengoptimalkan aktivitas bongkar muat menjelang periode pembatasan, serta memastikan percepatan arus barang pasca pembatasan berakhir. Strategi ini memungkinkan kami menjaga kelancaran distribusi sekaligus meminimalkan potensi penumpukan di terminal,” ujar Pramestie dalam keterangannya, Rabu (15/4/2026).

Baca juga: Hindari Lonjakan Biaya Logistik, Industri Minta Implementasi Zero ODOL Dilakukan Bertahap

Pada Maret 2026, arus bongkar muat tercatat sebesar 250.352 TEUs atau turun sekitar 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 290.923 TEUs.

Namun demikian, kinerja pada segmen domestik justru menunjukkan tren positif. Volume peti kemas domestik tercatat meningkat 3,5 persen, dari 623.532 TEUs pada Maret 2025 menjadi 645.084 TEUs pada Maret 2026.

Menurut Pramestie, peningkatan ini mencerminkan tetap terjaganya aktivitas distribusi dalam negeri serta kuatnya konsumsi domestik selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Di sisi lain, arus peti kemas internasional mengalami penurunan sekitar 6,4 persen, dari 219.655 TEUs menjadi 205.684 TEUs. Penurunan ini dipengaruhi oleh penyesuaian jadwal pelayaran global serta dinamika distribusi barang lintas negara.

IPC TPK juga memastikan operasional tetap selaras dengan kebijakan nasional terkait pengaturan angkutan barang selama periode Lebaran. Koordinasi dilakukan secara intensif bersama regulator dan pemangku kepentingan untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran logistik dan mobilitas masyarakat.

Selain itu, layanan terminal tetap beroperasi penuh selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu (24/7) di seluruh area kerja.

“Momentum Idul Fitri menjadi peluang bagi kami untuk memperkuat sistem operasional yang adaptif dan terintegrasi. Ke depan, IPC TPK akan terus memperkuat kolaborasi dan perencanaan berbasis data guna memastikan kelancaran logistik nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Pramestie.

Secara wilayah, pertumbuhan throughput tercatat merata di sejumlah area operasional. Area Tanjung Priok tumbuh 1 persen, Pontianak 1,6 persen, Panjang 2 persen, serta Teluk Bayur mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 5,3 persen.

Baca juga: Melihat Prospek Logistik Indonesia ke AS Selepas Kebijakan Tarif Resiprokal

Tag:  #arus #peti #kemas #tumbuh #persen #pada #triwulan #2026

KOMENTAR