KAI Catat Pertumbuhan Perjalanan KA Jarak Jauh Menuju Banyuwangi pada Kuartal I-2026
Situasi naik turun penumpang KA Blambangan Ekpress di Stasiun Jember.(KOMPAS.com/Mega Silvia)
09:20
17 April 2026

KAI Catat Pertumbuhan Perjalanan KA Jarak Jauh Menuju Banyuwangi pada Kuartal I-2026


- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatatkan pertumbuhan jumlah penumpang KA jarak jauh sepanjang kuartal pertama tahun 2026. Pada kuartal I 2026, KA Blambangan Ekspres melayani sebanyak 121.699 pelanggan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, salah satu layanan dengan relasi terpanjang saat ini adalah KA Blambangan Ekspres yang melayani rute Pasar Senen–Ketapang pulang pergi.

Dengan jarak tempuh mencapai 1.031 kilometer, KA Blambangan Ekspres menjadi relasi kereta api terpanjang di Indonesia. Perjalanan ini melintasi jalur utara Jawa melalui kota-kota utama seperti Cirebon, Semarang, hingga Surabaya, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Banyuwangi di ujung timur Pulau Jawa.

“Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan jarak jauh dengan kereta api yang memberikan kepastian waktu serta kenyamanan sepanjang perjalanan,” kata Anne dalam keterangan resmi, Jumat (17/4/2026).

“KA Blambangan Ekspres membawa pelanggan melintasi banyak kota dan lanskap yang beragam. Dari hiruk pikuk Jakarta hingga suasana pesisir Banyuwangi, perjalanan ini menjadi bagian dari pengalaman yang bisa dinikmati sepanjang jalur rel yang indah,” ujar Anne.

Baca juga: KA Blambangan Ekspres Tertemper Truk di Probolinggo, Dua KA di Daop 8 Surabaya Alami Keterlambatan

Anne mengatakan, keandalan perjalanan ini juga ditopang oleh kinerja ketepatan waktu kereta api yang terus terjaga. Pada kuartal I 2026, On Time Performance (OTP) layanan penumpang mencatat keberangkatan sebesar 99,69 persen dan kedatangan 97,67 persen. OTP tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dengan keberangkatan 99,24 persen dan kedatangan 95,44 persen.

Dari sisi pariwisata, pergerakan menuju Banyuwangi menunjukkan tren yang terus tumbuh. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banyuwangi, pada kuartal I 2026 tercatat kunjungan wisatawan nusantara mencapai sekitar 1,3 juta perjalanan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, kunjungan wisatawan mancanegara tercatat sekitar 9.000 kunjungan pada periode yang sama.

Anne menjelaskan bahwa peningkatan ini berkaitan dengan semakin terbukanya akses menuju Banyuwangi, termasuk melalui layanan kereta api yang terhubung langsung dari Jakarta dan kota-kota besar di Pulau Jawa.

KA Blambangan Ekspres menjadi salah satu pilihan perjalanan yang menghubungkan wisatawan dengan berbagai destinasi seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, hingga Taman Nasional Baluran.

“Perjalanan menuju Banyuwangi kini semakin mudah dijangkau. KA Blambangan Ekspres menghadirkan pilihan perjalanan yang nyaman dengan waktu yang terukur, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan wisata dengan lebih pasti,” tambah Anne.

KA Blambangan Ekspres merupakan layanan kereta api kelas eksekutif dan ekonomi yang dirancang untuk melayani perjalanan jarak jauh. Fasilitas yang tersedia mendukung kenyamanan pelanggan, mulai dari tempat duduk ergonomis hingga suasana kabin yang mendukung perjalanan panjang.

KAI akan terus menjaga konsistensi layanan agar setiap perjalanan dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu. Melalui konektivitas yang semakin kuat, kereta api menjadi bagian penting dalam menghubungkan masyarakat dengan berbagai peluang, termasuk sektor pariwisata yang terus berkembang.

“Setiap perjalanan yang kami hadirkan membawa cerita dan tujuan yang berbeda. Kami ingin memastikan pelanggan merasakan pengalaman yang lebih nyaman, lebih tenang, dan berbeda di setiap perjalanan, sejak berangkat hingga tiba di tujuan,” tegas Anne.

Tag:  #catat #pertumbuhan #perjalanan #jarak #jauh #menuju #banyuwangi #pada #kuartal #2026

KOMENTAR