Harga Minyak Melonjak, OPEC+ Tambah Kuota Produksi Juni 2026
Ilustrasi minyak bumi. (Freepik)
08:52
4 Mei 2026

Harga Minyak Melonjak, OPEC+ Tambah Kuota Produksi Juni 2026

Kelompok negara produsen minyak OPEC+ sepakat menaikkan target produksi sekitar 188.000 barrel per hari pada Juni 2026. Keputusan ini menjadi kenaikan kuota bulanan ketiga secara berturut-turut.

Langkah ini diambil saat konflik di Timur Tengah masih mengganggu pasokan energi global.

Reuters melaporkan, tujuh negara menyepakati kenaikan produksi. Negara tersebut terdiri dari Arab Saudi, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, Rusia, dan Oman.

Uni Emirat Arab resmi keluar dari OPEC+ per 1 Mei 2026. Jumlah anggota kini menjadi 21 negara termasuk Iran. Penentuan produksi selama ini banyak dipengaruhi tujuh negara tersebut bersama UEA.

Baca juga: Harga Minyak Turun dan Perang Mereda, IHSG Rebound? Ritel Disarankan Akumulasi Bertahap

Konflik Amerika Serikat dan Iran sejak 28 Februari 2026 berdampak pada penutupan Selat Hormuz. Kondisi ini menghambat ekspor minyak dari Arab Saudi, Irak, Kuwait, dan UEA.

Negara-negara tersebut sebelumnya memiliki kapasitas untuk meningkatkan produksi. Kondisi berubah setelah jalur distribusi terganggu.

Iran juga mengalami penurunan ekspor. Penurunan terjadi setelah Amerika Serikat menerapkan blokade sejak April.

Sumber Reuters menyebut kenaikan produksi 188.000 barrel per hari bersifat simbolis. Pengiriman minyak belum normal selama konflik berlangsung dan Selat Hormuz belum sepenuhnya pulih.

Gangguan pasokan mendorong harga minyak dunia naik. Harga sempat menembus 125 dollar AS per barrel. Level ini menjadi yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Analis mulai memperkirakan risiko kelangkaan bahan bakar pesawat dalam satu hingga dua bulan. Tekanan inflasi global juga meningkat seiring kenaikan harga energi.

Kenaikan kuota produksi kali ini hampir setara dengan bulan sebelumnya sebesar 206.000 barrel per hari. Angka disesuaikan setelah keluarnya Uni Emirat Arab dari OPEC+.

Langkah ini menunjukkan OPEC+ tetap menjalankan pendekatan produksi seperti biasa. Organisasi tersebut dinilai siap meningkatkan pasokan saat konflik mereda.

Baca juga: Bahlil: Minyak dari Rusia Sebentar Lagi Masuk

Laporan bulanan OPEC mencatat produksi minyak mentah mencapai 35,06 juta barrel per hari pada Maret 2026. Angka ini turun 7,7 juta barrel per hari dibandingkan Februari akibat gangguan ekspor dari Irak dan Arab Saudi.

Rusia juga memangkas produksi. Pemangkasan terjadi setelah serangan drone Ukraina merusak infrastruktur energi.

Tag:  #harga #minyak #melonjak #opec #tambah #kuota #produksi #juni #2026

KOMENTAR