IHSG Menguat 0,17 Persen di Sesi I, Ditopang TINS hingga ASII, Dibebani GOTO dan AADI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau hingga saat penutupan sesi I perdagangan Senin (4/5/2026), meski penguatan yang terjadi cenderung terbatas.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup naik tipis 0,17 persen ke level 6.968,523.
Penguatan indeks sempat terbentuk pada awal perdagangan, namun perlahan meluruh seiring meningkatnya tekanan jual di sejumlah saham. Meski demikian, IHSG masih mampu mencatatkan kenaikan tipis dengan dukungan dari beberapa saham berkapitalisasi besar.
Penguatan indeks ditopang oleh kenaikan saham PT Timah Tbk (TINS) yang melonjak 6,7 persen, diikuti PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) yang naik 3,0 persen, serta PT Astra International Tbk (ASII) yang menguat 1,7 persen.
“Pasar masih ditopang oleh penguatan di saham TINS naik 6,7 persen, PANI naik 3,0 persen, dan ASII naik 1,7 persen,” demikian keterangan Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Baca juga: IHSG Diprediksi Volatil Selama Sepekan Ini, Ritel Bisa Cermati Saham Komoditas
Di sisi lain, tekanan datang dari saham teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang turun 5,6 persen, serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang melemah 5,4 persen, sehingga membatasi laju penguatan indeks.
“Sementara GOTO turun 5,6 persen dan AADI 5,4 persen justru membebani,” lanjut Mirae Asset Sekuritas Indonesia.
Secara sektoral, enam dari sebelas indeks sektoral di Bursa Efek Indonesia tercatat menguat hingga sesi I, dengan sektor cyclicals dan non-cyclicals menjadi pendorong utama pergerakan pasar.
Sentimen positif terhadap IHSG juga datang dari kawasan regional. Bursa saham utama Asia kompak bergerak di zona hijau, dengan penguatan dipimpin oleh bursa Seoul dan Hong Kong, yang turut memberikan dukungan terhadap pergerakan IHSG di sesi I perdagangan.
Baca juga: IHSG Dibuka Menguat, Sempat Tembus Level 7.000 di Awal Perdagangan
Untuk diketahui, IHSG dibuka di level 6.988,916 dan sempat bergerak naik pada awal sesi sebelum mengalami tekanan jual yang membuat indeks turun hingga posisi terendah di 6.953,645. Setelah itu, IHSG mencoba stabil dan bergerak terbatas di kisaran 6.960-6.990 hingga penutupan sesi satu.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi mencapai 44,93 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 14,89 triliun dan frekuensi sebanyak 1,57 juta kali. Pergerakan saham juga relatif seimbang, dengan 340 saham menguat, 320 saham melemah, dan 157 saham stagnan.
Tag: #ihsg #menguat #persen #sesi #ditopang #tins #hingga #asii #dibebani #goto #aadi