Pengamat: PSSI Jangan Biarkan Talenta Muda Timnas U17 Indonesia Mandek
Timnas U17 Indonesia berpose jelang babak penyisihan Grup B Piala Asia U17 2026 kontra China di King Abdullah Sport City, Arab Saudi, Selasa (5/5/2026) malam.(PSSI)
17:01
15 Mei 2026

Pengamat: PSSI Jangan Biarkan Talenta Muda Timnas U17 Indonesia Mandek

- Performa Timnas U17 Indonesia di Piala Asia U17 2026 memunculkan berbagai reaksi. Pasalnya, Garuda Muda harus puas finis di posisi juru kunci babak penyisihan Grup B dan belum berhasil merebut kembali tiket menuju Piala Dunia U17.

Namun pengamat sepak bola nasional Kesit B Handoyo meminta publik tidak buru-buru menghakimi para pemain muda Indonesia.

Sebab pemain-pemain ini masih berada dalam tahap perkembangan dan membutuhkan perhatian serius agar potensinya tidak hilang begitu saja.

Ia menegaskan bahwa inkonsistensi permainan di usia muda merupakan hal yang sangat wajar.

Para remaja ini masih mencari bentuk permainan, mental bertanding, hingga jati diri mereka sebagai pesepak bola profesional.

Baca juga: Kata Pelatih Timnas U17 Vietnam Usai Lolos Piala Dunia U17 2026

“Yang terpenting itu bagaimana pemain-pemain ini mendapatkan perhatian, kemudian jangan sampai putus pada kemampuannya,” kata pengamat yang biasa disapa bung Kesit itu kepada Kompas.com.

Performa level usia muda tidak boleh membuat pembinaan berhenti.

Justru pada fase inilah pemain muda membutuhkan dukungan terbesar agar mental dan kualitasnya terus berkembang.

Baca juga: Indonesia Gugur di Piala Asia U17 2026, Pengamat Nilai Garuda Muda Tetap Menjanjikan

Harus Ada Wadah Kompetisi yang Jelas

Kesit B Handoyo juga menilai salah satu tantangan terbesar sepak bola Indonesia saat ini adalah kurangnya wadah kompetisi untuk pemain usia muda.

Tanpa kompetisi rutin, kemampuan pemain akan sulit berkembang secara konsisten.

Ia menyebut para pemain ini merupakan aset masa depan sepak bola Indonesia. Karena itu, pembinaan tidak boleh berhenti hanya karena gagal di satu turnamen.

“Mereka ini cikal bakal untuk Timnas karena beberapa mereka masih bisa main lagi di Timnas u17 tapi mungkin ada yang sudah tidak bisa main dan main di kelompok usia selanjutnya u19 dan seterusnya,” tuturnya.

Kini ia juga meminta semua pihak menerima kenyataan bahwa timnas U17 Indonesia memang belum mampu memenuhi target di Piala Asia U17 2026.

Ia menegaskan bahwa hasil di turnamen tersebut tidak boleh membuat para pemain kehilangan kesempatan berkembang.

Aksi pemain Timnas U17 Indonesia, Dava Yunna, pada laga Piala Asia U17, Timnas U17 Indonesia vs Qatar, di Lapangan A King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026) pukul 23.30 WIB.PSSI Aksi pemain Timnas U17 Indonesia, Dava Yunna, pada laga Piala Asia U17, Timnas U17 Indonesia vs Qatar, di Lapangan A King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026) pukul 23.30 WIB.

“Saya rasa seperti itu mereka terus mendapatkan perhatian bahwa mereka gagal harus diakui tapi inilah pemain-pemain yang masih berkembang," kata Kesi.

"Penampilannya masih labil kadang bagus kadang buruk begitukan. Ya harus terus di berikan perhatian oleh PSSI terutama agar pemain ini tidak mandek,” pungkasnya.

Menurut Kesit, perkembangan pemain muda memang sering naik turun. Ada momen ketika mereka tampil luar biasa, tetapi ada juga masa ketika performa mereka menurun. Hal itu menjadi bagian normal dari proses pembentukan pemain muda.

Perjalanan Garuda Muda di Piala Asia U17 2026

Timnas U17 Indonesia memulai Piala Asia U17 2026 ini dengan cukup baik setelah menang tipis 1-0 atas China.

Namun, Garuda Muda kurang beruntun pada dua pertandingan berikutnya.

Baca juga: Hasil Timnas U17 Indonesia Vs Jepang 1-3: Garuda Muda Terhenti

Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kalah 0-2 dari Qatar sebelum kembali tumbang 1-3 dari Jepang pada laga terakhir babak penyisihan Grup B.

Hasil tersebut membuat Indonesia hanya memperoleh tiga poin, sama seperti China dan Qatar. Namun regulasi AFC menggunakan klasemen mini untuk menentukan posisi akhir, sehingga Indonesia kalah selisih gol dan finis di dasar klasemen.

Tag:  #pengamat #pssi #jangan #biarkan #talenta #muda #timnas #indonesia #mandek

KOMENTAR