Expor Minyak Kuwait 0 Persen, Pertama Kali Sejak 1988
Ilustrasi Kenapa Kuwait Jadi Negara Kaya? Sejarah Minyak yang Mengubah Negeri Gurun Ini(canva.com)
13:32
9 Mei 2026

Expor Minyak Kuwait 0 Persen, Pertama Kali Sejak 1988

- Kuwait disebut sama sekali tidak mengekspor minyak mentah pada April 2026, setelah perang di Asia Barat meletus.

Informasi ini dilaporkan TankerTrackers.com, Inc., perusahaan independen yang memantau pengiriman dan penyimpanan minyak mentah dunia.

Melalui akun media sosial resminya, Tanker Trackers menyebut, fenomena “0 persen ekspor” minyak mentah Kuwait itu merupakan yang pertama kali sejak Perang Teluk berakhir pada 1988.

“Selama April 2026, Kuwait mengekspor 0 barrel minyak mentah untuk pertama kalinya sejak Perang Teluk I berakhir,” tulis akun TankerTrackers.com, Inc. pada Sabtu (2/5/2026) lalu.

Adapun Kuwait merupakan salah satu negara di Asia Barat. Daratan negara tersebut berbatasan dengan Irak, Arab Saudi, dan Iran. Semantara, sisi lain negara tersebut berbatasan dengan Teluk Persia.

Baca juga: Bersahabat Sejak 1968, Indonesia-Kuwait Jajaki Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Data Trading Economics melaporkan, Kuwait merupakan eksportir minyak terbesar nomor 8 di dunia.

Ia menempati posisi kesepuluh produsen minyak terbesar dunia.

Minyak mentah dan minyak hasil olahan menjadi komoditas utama yang menyumbang 95 persen dari total ekspor.

Pada 2025, pangsa pasar utama ekspor minyak Kuwait adalah Korea Selatan yang mencapai 18 persen dari total ekspor minyak, Jepang 14 persen, China 10 persen, dan Amerika Serikat 8 persen.

Penyedia data ekonomi makro, CEIC melaporkan ekspor minyak Kuwait pernah mencapai rekor tertinggi sepanjang 2025 dengan volume 1,329 juta barrel per hari.

Pada 2024, negara tersebut pernah mengekspor 1,175,8 juta barrel per hari; 1,567,5 juta barrel per hari pada 2023; dan 1,878,8 juta barrel per hari pada 2022.

Rekor tertinggi terjadi pada 2016 dengan ekspor 2,125 juta barrel per hari.

Berada di Kawasan Teluk, Kuwait tidak luput dari dampak perang Israel dan Amerika Serikat (AS) melawan Iran.

Perang tersebut menutup perairan Selat Hormuz, jalur utama perdagangan minyak dari kawasan Teluk.

Pangkalan militer AS di Kuwait juga tidak luput dari sasaran rudal Iran.

Baca juga: 10 Mata Uang Terkuat di Dunia 2025, Dinar Kuwait Masih di Puncak

Tag:  #expor #minyak #kuwait #persen #pertama #kali #sejak #1988

KOMENTAR