Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000
IHSG mulai menuju level psikologis 6.000. [Suara.com/Alfian Winanto]
17:01
21 Mei 2026

Danantara Sumberdaya Jadi Biang Kerok, IHSG Masuk Level 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berdarah terus hingga tembus level psikologis pada penutupan perdagangan Kamis, 21 Mei 2026. IHSG ditutup turun 3,54 persen ke posisi 6.094.

Riset Phintraco Sekuritas mengungkapkan, tekanan jual yang terjadi sepanjang hari membuat IHSG betah di zona merah.

Riset itu menjelaskan seluruh sektor saham berada di zona merah pada perdagangan hari ini. Tekanan paling dalam terjadi pada sektor energi yang anjlok 6,91 persen.

"Pelemahan dipicu oleh turunnya harga minyak mentah dan kebijakan Menteri ESDM yang memerintahkan seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) migas untuk segera menyerahkan hak partisipasi sebesar 10 persen kepada pemerintah daerah," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.

Pengunjung melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (8/4/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]IHSG mulai menuju level psikologis 6.000. [Suara.com/Alfian Winanto]

Selain itu, pasar juga merespons negatif kebijakan pemerintah terkait ekspor CPO dan batu bara melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia. Sentimen kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia turut menekan saham-saham sektor perbankan dan pertambangan.

Tidak hanya itu, isu margin call yang menyeret saham PT Chandra Asri Pacific Tbk atau TPIA ikut memperburuk psikologis pasar.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah juga mengalami pelemahan. Mata uang Garuda ditutup turun 0,07 persen ke level Rp17.667 per dolar AS.

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai IHSG telah menutup gap di area 6.092. Namun apabila tekanan jual terus berlanjut, IHSG diperkirakan berpotensi menguji level psikologis 6.000.

"Support kuat berikutnya berada di level 5.882," tulis Phintraco Sekuritas.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan hari ini, sebanyak 33,81 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 18,47 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,12 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 91 saham bergerak naik, sedangkan 700 saham mengalami penurunan, dan 168 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada hari ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain SOTS, BOBA, ENAK, APLI, dan KOBX.

Sementara saham yang mengalami pelemahan terbesar adalah BUKK, IRSX, ENRG, POLU, dan RAJA.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #danantara #sumberdaya #jadi #biang #kerok #ihsg #masuk #level #6000

KOMENTAR