Kini Ada Asuransi Khusus Kanker Payudara, Premi Mulai Rp 300.000
PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan Asuransi Jiwa PRULady, produk perlindungan kanker payudara.
Peluncuran produk ini dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional.
Vice President Director Prudential Indonesia, Vikas Sinha, mengatakan, PRULady hadir sebagai respons terhadap kebutuhan perlindungan kesehatan perempuan, khususnya terkait risiko kanker payudara.
Baca juga: Prudential Syariah Rilis Asuransi Pendidikan, Kontribusi Mulai Rp 200.000
Ilustrasi asuransi.
“PRULady merupakan inovasi yang lahir dari kebutuhan dan kekhawatiran masyarakat khususnya para perempuan di Indonesia terhadap kondisi kesehatannya," ujar Vikas dalam keterangan resmi, Kamis (21/5/2026).
"Berdasarkan data GLOBOCAN 2022, kanker payudara merupakan kanker dengan kasus baru tertinggi pada perempuan di Indonesia, yaitu sekitar 66 ribu kasus atau lebih dari 30 persen dari total kasus kanker pada perempuan,” imbuh dia.
Ia juga mengutip hasil survei Studi Prudential - Suara Pasien Indonesia yang dilakukan bersama Economist Impact. Dalam survei tersebut, 9 dari 10 responden mengaku menunda perawatan dan hampir setengahnya menyatakan berulang kali menunda pengobatan.
Hal ini menyebabkan banyak pasien kanker baru terdeteksi di stadium lanjut.
Baca juga: Industri Asuransi Kini Andalkan Produk Simpel dan Distribusi B2B
"Untuk itu melalui PRULady, Prudential Indonesia menghadirkan solusi perlindungan komprehensif yang mencakup deteksi dini hingga pengobatan, sekaligus penguatan upaya promotif, dan preventif sehingga perempuan di Indonesia dapat terus menjalani hari mereka dan menjadi versi terhebatnya,” kata dia.
Prudential menyebut, PRULady juga dirancang untuk mendukung upaya promotif dan preventif, termasuk mendorong deteksi dini kanker payudara melalui fitur PRULady Save.
Fitur tersebut memberikan keringanan biaya premi hingga 5 persen apabila hasil pemeriksaan tidak menunjukkan gejala kanker payudara sesuai ketentuan perusahaan.
Ilustrasi kanker payudara. BPJS Kesehatan mencatat lonjakan sekitar 860 ribu kasus kanker payudara dalam empat tahun terakhir, disertai peningkatan biaya layanan hingga hampir dua kali lipat.
Prudential menyatakan inisiatif tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini sekaligus menekan angka kematian akibat kanker payudara di Indonesia.
Baca juga: Risiko Serangan Siber Bayangi Industri Asuransi, OJK Minta Penguatan Tata Kelola
Langkah ini juga disebut sejalan dengan Rencana Kanker Nasional 2024-2034 yang menempatkan upaya preventif dan deteksi dini sebagai fokus utama.
Dokter Spesialis Bedah Konsultan Onkologi RS EMC Grha Kedoya, dr. Arif Winata, Sp.B (K) Onk, mengatakan deteksi dini berperan penting dalam meningkatkan peluang kesembuhan pasien kanker payudara.
“Kesadaran untuk melakukan deteksi dini kanker payudara sangat penting karena berdasarkan American Cancer Society, peluang sembuh dan tingkat kelangsungan hidup akan jauh lebih tinggi sampai 99 persen apabila kanker ditemukan saat masih berupa benjolan kecil dan belum memasuki stadium lanjut,” ujar Arif.
Ia menambahkan, keterlambatan diagnosis dapat membuat penanganan menjadi lebih kompleks dengan biaya pengobatan yang lebih besar.
Baca juga: Jangan Asal Pilih Asuransi, Bandingkan Polis Secara Online lewat Marketplace Asuransi
“Sebaliknya, jika terlambat terdeteksi dan sudah masuk stadium lanjut, penanganan menjadi lebih kompleks, proses pengobatan lebih panjang, dan biaya yang dibutuhkan juga jauh lebih besar. Kita perlu memahami, bahwa biaya pengobatan kanker tidak kecil, sehingga langkah promotif, preventif, dan deteksi sejak dini menjadi kunci utama,” katanya.
Prudential Indonesia menyebut PRULady merupakan produk perlindungan jiwa tradisional dengan premi mulai dari kisaran Rp 300.000 per bulan.
Produk tersebut menawarkan manfaat perlindungan terhadap risiko kanker payudara dengan uang pertanggungan hingga 140 persen.
Nasabah dapat memperoleh manfaat kondisi kritis tahap awal sebesar 25 persen sejak terdiagnosis, serta manfaat 100 persen uang pertanggungan apabila terdiagnosis kondisi kritis tahap akhir.
Baca juga: Krisis di Selat Hormuz Bikin Premi Asuransi Kapal Melonjak Tajam
Selain itu, perusahaan menyatakan produk ini juga memberikan manfaat bebas premi bagi nasabah yang terdiagnosis kondisi kritis selama masa pembayaran premi.
“Kami percaya bahwa perlindungan bukan hanya tentang kesiapan menghadapi risiko, tetapi juga tentang memberdayakan perempuan untuk lebih peduli pada kesehatan diri dan berani mengambil langkah preventif sejak dini termasuk memiliki proteksi keuangan,” tutur Vikas.
“Melalui PRULady, kami ingin menjadi mitra bagi perempuan Indonesia untuk hidup lebih sehat, lebih kuat, dan lebih siap menghadapi masa depan,” lanjut dia.
Tag: #kini #asuransi #khusus #kanker #payudara #premi #mulai #300000