Perusahaan Sawit Disidak untuk Antisipasi Karhutla, Kementan Cek Pompa Air hingga Menara Api
Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar inspeksi mendadak atau sidak ke perusahaan sawit untuk memeriksa kesiapan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan risiko karhutla perlu diantisipasi. Terlebih, fenomena El Nino Godzilla berpotensi memicu kekeringan panjang di sejumlah wilayah.
Amran mengatakan seluruh pemangku kepentingan, terutama perusahaan sawit, harus mencegah kebakaran hutan dan lahan pada musim kering.
“Jangan setelah terjadi kebakaran baru melakukan pemadaman. Pencegahan menjadi langkah utama yang harus dilakukan,” kata Amran dalam keterangan resmi Kementan, Jumat (22/5/2026).
Baca juga: Pemerintah Tambah Bantuan Pangan di Masa El Nino, Isinya Beras 10 Kg
Direktorat Jenderal Perkebunan kemudian menggelar sidak ke salah satu perusahaan perkebunan sawit terintegrasi di Musi Banyuasin, Sabtu (9/5/2026).
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perkebunan, Ali Jamil, dan Direktur Perlindungan Perkebunan dari Dinas Perkebunan Musi Banyuasin turun langsung ke lokasi.
Tim dari Dinas Perkebunan Sumatera Selatan juga ikut memeriksa kesiapan perusahaan.
Pemeriksaan mencakup satuan tugas pengendalian kebakaran, sumber daya manusia, sistem deteksi dini, sistem pelaporan, serta sarana dan prasarana pengendalian kebakaran.
Sejumlah kelengkapan yang dicek meliputi pompa air, perahu karet, alat pelindung diri, gepyok, selang, embung, dan menara pemantau api.
Kelengkapan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pembukaan dan/atau Pengolahan Lahan Perkebunan Tanpa Membakar.
“Kami ingin memastikan seluruh sarana pengendalian kebakaran benar-benar berfungsi optimal dan siap digunakan kapan saja,” ujar Ali.
Baca juga: El Nino Ancam Sawah Sukoharjo, Mentan Amran Andalkan Pompanisasi
Kementan menemukan perusahaan masih perlu memperbaiki sejumlah aspek untuk mengantisipasi karhutla.
Sistem pemantauan titik api secara real time masih perlu diperkuat.
Perusahaan juga diminta menambah menara pemantau api, memelihara embung untuk cadangan air, dan meningkatkan pemasangan pompa.
Selain itu, perusahaan diminta melakukan pemeliharaan peralatan pemadam secara rutin.
Manajemen perusahaan menyatakan berkomitmen memperbaiki sistem pengendalian kebakaran lahan agar bekerja lebih maksimal.
Tag: #perusahaan #sawit #disidak #untuk #antisipasi #karhutla #kementan #pompa #hingga #menara