Harga Token Listrik 26-31 Mei 2026, Rp 50.000-Rp 100.000 Dapat Berapa kWh?
Ilustrasi meteran listrik, harga token listrik, token listrik. Harga token listrik 26-31 Mei 2026. Harga token listrik Mei 2026.(Shutterstock)
10:20
26 Mei 2026

Harga Token Listrik 26-31 Mei 2026, Rp 50.000-Rp 100.000 Dapat Berapa kWh?

Informasi harga token listrik pekan ini, 26-31 Mei 2026, masih menjadi hal penting bagi pelanggan prabayar PLN. Pasalnya, tanpa isi ulang token, pasokan listrik di rumah bisa terputus sewaktu-waktu.

Berbeda dengan pulsa telepon, token listrik diubah menjadi satuan energi kilowatt hour (kWh). Karena itu, jumlah listrik yang diterima setiap pelanggan bisa berbeda meski nominal pembeliannya sama.

Baca juga: KIP Kuliah 2026 Gunakan DTSEN, 39.662 Peserta Lolos Jalur SNBT

Perbedaan tersebut dipengaruhi tarif dasar listrik sesuai golongan daya, serta besaran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) di masing-masing daerah.

Lantas, berapa harga token listrik pekan ini dan berapa kWh yang didapat dari pembelian Rp 50.000 hingga Rp 100.000?

Baca juga: Cara Cek Bansos Kemensos Mei 2026, Ini Daftar Bantuan yang Cair

Harga token listrik pada 26-31 Mei 2026

Harga token listrik untuk periode 26-31 Mei 2026 masih mengacu pada tarif listrik triwulan II-2026. Pemerintah belum melakukan perubahan tarif listrik bagi pelanggan nonsubsidi.

Artinya, tarif token listrik Mei 2026 tetap sama seperti periode sebelumnya.

Sebagai informasi, penyesuaian tarif listrik nonsubsidi biasanya dilakukan setiap tiga bulan dengan mempertimbangkan sejumlah indikator ekonomi, seperti kurs rupiah, inflasi, Indonesian Crude Price (ICP), dan Harga Batubara Acuan (HBA).

Baca juga: Cek Desil Kemensos Mei 2026 Pakai NIK KTP, Begini Cara Lihat Status Bansos Online lewat HP

Namun, untuk triwulan II-2026, pemerintah memutuskan tarif listrik tidak mengalami kenaikan.

"Pemerintah telah menetapkan tarif listrik periode Triwulan II tahun 2026 tetap. Penetapan ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno dalam keterangan resmi, Senin (16/3/2026).

Baca juga: Masih Aktif Bekerja Bisa Cairkan BPJS Ketenagakerjaan, Ini Syarat dan Caranya

Ilustrasi tarif listrik Mei 2026, tarif listrik 26-31 Mei 2026. Tarif listrik per kWh. Harga token listrik. Tarif listrik 2026.KOMPAS.com/MELA ARNANI Ilustrasi tarif listrik Mei 2026, tarif listrik 26-31 Mei 2026. Tarif listrik per kWh. Harga token listrik. Tarif listrik 2026.

Tarif listrik Mei 2026

Mengacu informasi resmi PLN, berikut tarif listrik per kWh untuk pelanggan rumah tangga nonsubsidi prabayar:

  • 900 VA (R-1/TR): Rp 1.352 per kWh
  • 1.300 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
  • 2.200 VA (R-1/TR): Rp 1.444,70 per kWh
  • 3.500 VA-5.500 VA (R-2/TR): Rp 1.699,53 per kWh
  • 6.600 VA ke atas (R-3/TR): Rp 1.699,53 per kWh

Dengan mengetahui tarif listrik yang berlaku, pelanggan bisa memperkirakan jumlah kWh yang diperoleh dari setiap pembelian token.

Baca juga: Tarif Pasang Baru PLN Mei 2026: Pasang Listrik 450 VA-3.500 VA Segini Biayanya

Cara menghitung kWh token listrik

Jumlah kWh token listrik bisa dihitung menggunakan rumus berikut: (Harga token – PPJ) ÷ tarif dasar listrik

Besaran PPJ berbeda di tiap daerah. Untuk simulasi berikut, digunakan PPJ 3 persen seperti yang berlaku di Jakarta.

- Simulasi beli token listrik Rp 50.000

Pelanggan rumah tangga 1.300 VA membeli token listrik Rp 50.000.

Perhitungannya sebagai berikut:

  • Nominal token: Rp 50.000
  • PPJ 3 persen: Rp 1.500
  • Sisa saldo setelah dipotong PPJ: Rp 48.500
  • Tarif listrik 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh

Jumlah listrik yang diperoleh adalah: (Rp 50.000 – Rp 1.500) ÷ Rp 1.444,70 = 33,57 kWh.

Artinya, pembelian token Rp 50.000 menghasilkan sekitar 33,57 kWh.

Baca juga: Cara Dapat Diskon Tambah Daya Listrik PLN 50 Persen, Berlaku sampai 2 Juni 2026

- Simulasi beli token listrik Rp 100.000

Untuk pembelian token Rp 100.000, perhitungannya sebagai berikut:

  • Nominal token: Rp 100.000
  • PPJ 3 persen: Rp 3.000
  • Sisa saldo setelah dipotong PPJ: Rp 97.000
  • Tarif listrik 1.300 VA: Rp 1.444,70 per kWh

Jumlah listrik yang diperoleh: (Rp 100.000 – Rp 3.000) ÷ Rp 1.444,70 = 67,14 kWh.

Dengan demikian, token listrik Rp 100.000 menghasilkan sekitar 67,14 kWh.

Itulah harga token listrik 26-31 Mei 2026. Pelanggan PLN prabayar disarankan rutin mengecek sisa kWh agar tidak kehabisan listrik, terutama saat aktivitas di rumah sedang tinggi pada akhir pekan.

Baca juga: Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026 Secara Online lewat HP, Bisa Tanpa ke Puskesmas

Tag:  #harga #token #listrik #2026 #50000 #100000 #dapat #berapa

KOMENTAR