Pesawat Ini Terpaksa Dialihkan akibat Power Bank di Bagasi
Penerbangan pesawat EasyJet terpaksa dialihkan ke Roma, Italia, usai ditemukannya power bank di dalam bagasi penumpang, Selasa (19/5/2026). Alat pengisi daya tersebut tengah dalam kondisi mengisi daya.
"Keselamatan penumpang dan awak pesawat merupakan prioritas utama EasyJet, dan EasyJet mengoperasikan armada pesawatnya dengan mematuhi sepenuhnya semua pedoman dari produsen," bunyi pengumuman dari EasyJet, dilansir dari BBC, Senin (25/5/2026).
- Turkiye Perketat Aturan Power Bank di Pesawat, hanya Boleh Bawa Maksimal 2
- Seluruh Maskapai di Korea Selatan Larang Penggunaan Power Bank di Dalam Pesawat
Pesawat ini terpaksa mendarat darurat akibat power bank
Penerbangan EasyJet tujuan Inggris terpaksa dialihkan dan mendarat di Italia akibat power bank dalam kondisi mengisi daya dalam bagasi penumpang.
Pesawat bernomor penerbangan EZY2618 ini terbang dari Hurghada, Mesir, dengan tujuan akhir Luton, Inggris.
Namun, pesawat harus mendarat di Roma pada Selasa (19/5/2026) malam sebagai tindakan pencegahan. Sebab, pilot memutuskan mengalihkan penerbangan demi mematuhi regulasi keselamatan.
Keputusan diambil setelah seorang penumpang mengaku pada awak kabin bahwa ia menyimpan pengisi daya portabel di dalam bagasi ruang kargo pesawat.
"Kami ingin meminta maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pengalihan rute dan keterlambatan yang terjadi," tulis pengumuman dari EasyJet.
Pesawat tersebut mendarat dengan aman di Bandara Fiumicino, Roma. Penerbangan akhirnya dijadwalkan ulang pada hari berikutnya.
Data dari situs web FlightRadar24 menunjukkan, pesawat awalnya terbang normal di ketinggian 36.000 kaki (sekitar 10,97 kilometer).
Setelah hampir tiga jam terbang di atas Laut Adriatik, pesawat berbelok tajam ke kiri untuk kemudian mendarat dengan selamat 20 menit setelahnya.
"Pesawat mendarat dengan selamat. Penumpang juga turun dari pesawat dengan normal. Kami menyediakan akomodasi hotel dan makanan gratis," tutur pernyataan dari EasyJet.
Untuk pelaku perjalanan yang memilih tetap tinggal di bandara, pihak maskapai penerbangan memberikan makanan ringan.
- Bawa Power Bank ke Pesawat Mulai Diperketat, Ini Batas Maksimalnya
- Liburan ke Singapura? Catat Batas Power Bank di Pesawat Mulai 15 April 2026
Aturan ketat bawa power bank ke pesawat
Penerbangan EasyJet tujuan Inggris terpaksa dialihkan dan mendarat di Italia akibat power bank dalam kondisi mengisi daya dalam bagasi penumpang.
Saat ini, banyak maskapai penerbangan memperketat aturan membawa power bank. Pelaku perjalanan biasanya wajib menyimpan alat ini di dalam bagasi kabin atau tas jinjing guna mengurangi risiko kebakaran pada baterai lithium-ion.
Terkait insiden yang terjadi di pesawat EasyJet, sebenarnya tidak ada masalah teknis pada power bank milik penumpang tersebut.
Kendati demikian, regulasi penerbangan melarang keras power bank dalam kondisi mengisi daya di dalam bagasi kargo selama penerbangan berlangsung.
Aturan EasyJet menyatakan bahwa power bank hanya boleh dibawa ke dalam kabin pesawat. Alat tersebut dilarang keras untuk digunakan selama berada di dalam pesawat.
Setiap penumpang EasyJet hanya boleh membawa maksimal dua power bank, dengan kapasitas tidak boleh melebihi 160 Watt-hour (Wh) untuk baterai jenis lithium.
Penumpang juga harus melindungi setiap power bank secara terpisah, dengan menyimpannya dalam kemasan asli atau kantong plastik khusus.
Sementara itu, awak kabin juga sering memberikan pengumuman langsung dan memperingatkan penumpang agar tidak menggunakan alat tersebut selama penerbangan.
- Aturan Baru Power Bank di Pesawat Jepang, Ini Batasannya
- Aturan Bawa Power Bank di Pesawat, Ada Lion Air hingga Garuda Indonesia
Tag: #pesawat #terpaksa #dialihkan #akibat #power #bank #bagasi