BCA Ajak Mahasiswa Garap Solusi Desa Wisata Gunung Padang lewat Genera-Z Berbakti
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk terlibat aktif dalam pengembangan potensi dan penguatan ekonomi desa melalui kompetisi inovasi sosial bertajuk Genera-Z Berbakti 2026.
Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi kreatif dan berkelanjutan bagi persoalan yang dihadapi masyarakat desa di berbagai daerah Indonesia.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan, program Genera-Z Berbakti diharapkan menjadi penghubung strategis antara mahasiswa dan masyarakat, tidak sekadar menjadi ajang kompetisi ide atau gagasan.
Baca juga: Idul Adha, Kantor Cabang BCA Buka atau Tutup? Ini Jadwalnya
Adapun program ini diikuti oleh Institut Pertanian Bogor atau IPB University dan Universitas Padjadjaran, dengan lokasi Desa Wisata Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Keduanya akan saling beradu gagasan pada babak final program Genera-Z Berbakti 2026.
“Kami berharap tim yang mendapatkan kesempatan merealisasikan ide-idenya di Desa Wisata Situs Gunung Padang bisa menyumbangkan solusi bermanfaat, serta mengimplementasikannya demi kemajuan sosial, kesehatan, dan kelestarian lingkungan di sana,” kata Hera dalam keterangan resmi, Rabu (27/5/2026).
Kedua tim akan mempresentasikan berbagai solusi inovatif yang dirancang untuk membantu pengembangan potensi desa sekaligus menjawab sejumlah tantangan sosial dan lingkungan di masyarakat.
Rangkaian kompetisi final akan ditayangkan pada YouTube @SolusiBCA serta saluran resmi mitra program lainnya. Selain penilaian dewan juri, dukungan publik juga menjadi bagian penting dalam kompetisi ini.
Para pendukung dapat memberikan suara bagi tim favorit melalui akun Instagram resmi BCA (@goodlifebca) selama periode 21 Mei hingga 5 Juli 2026. Voting tersebut akan menentukan satu tim yang berhak meraih predikat Fan Favourite Team dari total delapan finalis Genera-Z Berbakti 2026.
“Melalui pengabdian masyarakat di desa binaan Bakti BCA ini, inovasi dari para finalis mampu memberikan dampak nyata yang menyelaraskan pelestarian warisan budaya dengan peningkatan kesejahteraan warga lokal,” tambah Hera.
Sebagai informasi, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 dan dikenal memiliki situs megalitikum berupa punden berundak terbesar di Asia Tenggara.
Desa tersebut dinilai merepresentasikan peradaban manusia sejak sekitar 3.000 tahun lalu. Desa tersebut berada di kawasan perbukitan dan pegunungan, Desa Wisata Situs Gunung Padang menawarkan panorama alam yang asri dengan hamparan perkebunan, udara sejuk, hingga keberadaan Curug Ciwung sebagai salah satu daya tarik wisata alamnya.
Selain mengandalkan sektor pertanian dan pariwisata, warga desa yang berjarak sekitar 30,8 kilometer dari pusat Kota Cianjur tersebut mulai mengembangkan potensi ekonomi kreatif dan produk UMKM lokal seiring meningkatnya kunjungan wisatawan.
Namun di balik potensi besar yang dimiliki, Desa Wisata Situs Gunung Padang masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari belum optimalnya layanan kesehatan di Puskesmas Pembantu, tingginya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), ditemukannya kasus pneumonia pada bayi, hingga persoalan sanitasi karena sebagian warga masih buang air besar di sungai.
Permasalahan lain yang dihadapi desa tersebut meliputi pengelolaan sampah yang belum memadai, belum berkelanjutannya program penghijauan, pengelolaan limbah pariwisata yang belum optimal.
Desa itu juga minim fasilitas literasi seperti taman baca, kebutuhan pelatihan pemasaran produk UMKM, hingga belum tersedianya fasilitas pelestarian alat musik tradisional seperti karinding, kacapi suling, dan gendang penca bagi generasi muda.
Berangkat dari berbagai tantangan sekaligus potensi yang dimiliki desa tersebut, Desa Wisata Situs Gunung Padang menjadi salah satu lokasi implementasi program Genera-Z Berbakti 2026.
Tim IPB University mengusung pendekatan edukasi dan penguatan kesadaran masyarakat melalui sejumlah program, mulai dari konsep waste to wallet, edukasi tanaman obat keluarga, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Sementara itu, tim Unpad menggagas program pemberdayaan pemuda dan pelestarian budaya lokal melalui peningkatan kapasitas sekitar 40 pemuda desa agar mampu menjadi eco-tour guide sekaligus penggerak aktivitas wisata berbasis budaya dan lingkungan.
Tag: #ajak #mahasiswa #garap #solusi #desa #wisata #gunung #padang #lewat #genera #berbakti